Selasa,22 Sept 2015 14:14 WIB

Penulis: pewete pewete

Modifikasi Honda CRF250L, Gaya Supermoto Bisa Dihitung Jari

Foto: OTO-FARIZ

Modifikasi Honda CRF250L, Gaya Supermoto Bisa Dihitung Jari


Sudah motornya jarang, dimodif supermoto pula. Bisa dihitung jari yang kaya gini


Jakarta - Honda CRF250L sejati masuk golongan rare bike, diimpor dari Thailand dan dipasarkan oleh importir umum sehingga populasinya tak banyak di Indonesia. Jalan-jalan dengan tampang standarnya saja sudah pasti bikin mata melirik. Tapi, buat mejeng di kota jadi kurang sip karena kaki-kakinya trail tulen. Bannya masih pacul lingkar 21 inci di depan dan 18 inci di belakang.

“Biar bisa garuk aspal, cocoknya jadiin supermoto. Sudah motornya jarang, dimodif supermoto pula. Bisa dihitung jari yang kaya gini,” kompor Lerry Rahmat Rizky, owner Caos Custome Bike (CCB). Kompornya meledak, Dony Kusmedya sang pemilik pun memutuskan modifikasi Honda CRF250L gaya supermoto.

Sebelum Donny berubah pikiran, modifikator yang gerainya ada di Pancoran Barat, Jaksel ini buru-buru menyiapkan pelek lebar 3.50 inci untuk depan dan belakang 4.25 inci berlabel TK Japan. “Lebarnya cocok untuk supermoto 250cc,” papar Lerry yang melakukan pengecatan ulang pada pelek yang dipasang pada modifikasi Honda CRF250L supermoto ini.  

Bukan cuma hitam tapi ada aksen merah senada dengan beberapa aksesori yang dipasang seperti radiator hose, selang rem, grip gas dan footstep. Agar dapat dipasang, pelek yang memiliki lubang jari-jari 36 ini dikawinkan dengan teromol Kawasaki KLX 250S. 



“Perbedaan ada pada jumlah hole jari-jarinya, CRF hanya 32 hole,” papar pria yang aktif di komunitas Supermoto Owner Group (SMOG). Sedang bannya pakai Avon Distanzia. “Pattern-nya dual purpose, enak untuk on dan off road,” cetus Lerry yang masih mempertahankan suspensi depan standar.

Upside down produk Showa ini masih mumpuni baik secara fungsi maupun dimensinya. Tapi di buritan, modifikasi Honda CRF250L supermoto ini pakai swing arm Aprilia SXV lengkap dengan kaliper rem belakang. “Pemasangan arm ini tidak bisa plug an play, ada perubahan pada link unitrack yang harus dibuat ulang serta bikin bushing untuk as roda dan as swing arm,” jelasnya.

Selebihnya tinggal memasang beragam aksesori seperti setang fatbar Renthal, handguard Zeta dan grip gas Orca. Piranti pengereman pun tidak luput dari ubahan, penggantian disc brake Moto-Master dipadukan dengan selang rem Hell bikin lebih cieeeet! Mesin dibiarkan standar, hanya pasang knalpot FMF full system yang dilengkapi megabomb.

Sebagai finishing, modifikasi Honda CRF250L supermoto ini pakai decal bermotif camo semakin melengkapi gaharnya CRF250 ini. Siap diajak main aspal dan tanah nih! . • (otomotifnet.com)


Setang fatbar Renthal menambah kenyamanan saat berkendara


Tampak belakang kekar dengan lengan ayun Aprilia SXV


Knalpot FMF megabomb cocok dengan karakter supermoto yang butuh torsi lebih




Tail light DRC, mungil tapi multifungsi

DATA MODIFIKASI:
Pelek: TK Japan 3.50x17 & 4.25x17
Ban: Avon Distanzia 120/70-17 & 150/70-17
Knalpot: FMF full system
Setang: Fatbar Renthal
Hand Guard: Zeta
Disk Brake: Moto-Master
Arm: Aprilia SXV
Kaliper Belakang: Aprilia SXV
Selang Rem: Hell
Selang Radiator: DRC
Tail light: DRC
Handle: Zetta
Grip: Orca
Footstep: Orca
Rantai: Regina
Gear: Vortex
Decal: Camo by Tryink
CAOS Custom Bike : 08170089400

EDITOR

Otomotifnet

Top