Sabtu,8 Agust 2015 09:17 WIB

Penulis: pewete pewete

Modifikasi Honda Tiger 2000, Angkat Kebudayaan Indonesia

Foto: OTO-TEGUH

Modifikasi Honda Tiger 2000, Angkat Kebudayaan Indonesia


Mengikuti pakem café racer, kaki-kaki diperbesar dengan pelek dan jari-jari custom serta dipadukan cakram ala Buell

Jakarta - Memadukan konsep cafe racer dari Eropa yang sedang booming di Indonesia dengan kebudayaan asli Tanah Air jadi konsen dalam modifikasi Honda Tiger 2000 milik Yuwono Jati. Pria berperawakan kekar ini memberikan sentuhan tradisional lewat airbrush realis dan seni ukir pada komponen logam hingga jok kulit motornya.

“Gak mudah mencari tema yang cocok meski sebenarnya di Indonesia ada banyak budaya yang bisa diangkat. Untuk mencari tema airbrush realis ini saya lakukan sambil traveling ke berbagai daerah di Pulau Jawa. Hingga akhirnya pilihannya jatuh pada Prabu Siliwangi, penguasa Kerajaan Pasundan,” papar Jati yang mengaku pernah tinggal lama di Bandung ini.

Kesan gagah berani sang Prabu bisa dilihat pada area tangki bahan bakar lengkap dengan sosok macan. Aksen gold juga melengkapi sentuhan airbrushnya yang membuat tampilan motor ini makin mewah. Warna ini konsisten diaplikasi hingga ke komponen kecil di area mesin, jari-jari pelek hingga piranti kecil seperti penutup baut.


Mencari tema airbrush realis sambil traveling ke berbagai daerah di Pulau Jawa, akhirnya Prabu Siliwangi menarik perhatiannya


Tak hanya itu, pemilik rumah modifikasi Lunatic Inc. di daerah Joglo, Jakbar ini juga mengunggulkan detailing dengan grafir dan penambahan ornament kayu Ruyung atau Damar di beberapa komponen. Bisa dilihat pada bak kopling hingga tabung sokbreker depan dan tangki. Wajar jika prosesnya menjadi sangat lama, untuk merampungkan modifikasi ini butuh waktu 8 bulan.

Jati yang doyan riding naik Harley-Davidson ini juga cukup total pada detail cafe racer garapannya. Jok misalnya, dipilih menggunakan kulit sapi yang diukir, handgrip juga nyentrik dari kayu Damar. Ke area pengereman, disc brake super besar ala Buell dibuat handmade.

Detail lain yang cukup menyita perhatian adalah footstep-nya. Mengambil bentuk kujang, pisau khas Jawa Barat yang ditumpuk tiga sebagai pijakan kaki. Kreatif! Totalnya, duit Rp 40 juta habis dalam proyek cinta Tanah Air ini. Meski begitu, Jati enggak menyesal pasalnya sudah 21 piala kontes modifikasi dibawa pulang. Nih, detailnya, bro!.• (otomotifnet.com) 


Bodi dan tangki custom terlihat mewah dengan airbrush Prabu Siliwangi



Pisau khas Sunda, Kujang jadi pijakan kaki



Tampil beda, handgrip ini terbuat dari kayu Damar



Data Modifikasi
Pelek Custom
Ban Swallow, 120/80-17 & 140/70-17
Sokbreker depan Honda Win
Sokbreker belakang Aftermarket
Disk brake Custom ala Buell
Swing arm Custom
Body Custom
Rangka Honda CB Custom
Setang Aftermarket
Speedometer Aftermarket
Karbu Honda NSR SP PE 28
Grafir FIM Kustom Kulture
Airbrush A2R Custom Paint
Estimasi Biaya Rp 40 jutaan
Lunatic Inc 0812-80005758

EDITOR

Otomotifnet

Top