Selasa,4 Okt 2016 12:30 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Honda Tiger 2009, Vintage Scrambler Konsep Menyesuaikan Bahan

  • Foto: ronie/otomotifnet

    Modifikasi Honda Tiger, Konsep Menyesuaikan Bahan

  • Foto: ronie/otomotifnet

    Tangki custom model Sportster

  • Foto: ronie/otomotifnet

    Sokbreker depan comot Honda CB400, kekar!

  • Foto: ronie/otomotifnet

    Knalpot Supertrapp bikin tampilan makin macho

  • Foto: ronie/otomotifnet

    Perpaduan klasik di buritan dan setang baplang khas motor vintage

  • Foto: ronie/otomotifnet

    Perhatikan mesinnya, siripnya lebar jadi pangling ya?

Denpasar - Jika mundur mengintip proses custom alias Modifikasi Honda Tiger ini, memang cukup unik. Konsepnya justru menyesuaikan bahan yang ada, pasalnya saat datang ke workshop Craze Genuine Custom (CGC), sang pemilik motor sudah membeli banyak barang dan aksesori sebagai bahan modifikasi yang akan dipasang di motornya ini.

Setelah melihat semua barang yang ada, baru diputuskan akan mengangkat konsep modifikasi vintage scrambler. Motor dan ketersediaan part-nya dirasa cocok oleh tim CGC untuk jadi penggaruk tanah sekaligus pacuan jalan raya.

Meski begitu, menurut Budi Setiawan punggawa bengkel CGC di Denpasar, Bali, tidak semua terpakai. Secara estetika kurang bagus sehingga diambil beberapa part yang memang dibutuhkan saja. Seperti roda, swing arm, suspensi, setang dan headlamp.

Modifikasi Honda Tiger
 

Selebihnya barang yang sudah terlanjur dibeli mau tidak mau harus digudangkan. Sedang prosesnya, rangka langsung diobrak-abrik.

“Rangka original bawaan motor kita custom dengan memotong bagian belakang agar lebih simpel dan merombak sektor depan. Area komstir dibuat lebih tinggi agar tampilan terlihat jenjang,” terangnya. Wah, klop dengan konsep scrambler-nya.

Setelah memodifikasi rangka, proses selanjutnya menjadi lebih mudah. Seperti aplikasi ban dengan tekstur kasar untuk menguatkan konsep. Atribut lain yang diaplikasi juga tinggal mengalir saja.

Cover aki dan sepatbor kita buat berbahan fiber. Sengaja tidak menggunakan pelat untuk efisiensi waktu pengerjaan. Tapi khusus untuk tangki tetap pakai pelat,” terang Budi yang workshopnya ada di Jl. Pulau Kawe, Denpasar Selatan.

Uniknya, saat tampil di final battle Honda Modif Contest (HMC) 2016 di La Piazza, Kelapa Gading, Jakut ada penyempurnaan pada mesin. Bukan performa ya, tapi sirip blok silindernya dibuat lebih lebar, hasilnya bikin pangling, ciri mesin Tiger-nya hampir hilang.

Secara proporsi dan estetika, hasil pengerjaan selama 3 bulan pada motor ini langsung mendapat apresiasi oleh dewan juri di ajang kontes modifikasi HMC seri regional maupun final battle. Apresiasi tertinggi diperoleh yakni menjadi salah satu dari tiga jawara Nasional Champion 2016. Selamat! • (Ronie / otomotifnet.com)

Modifikasi Honda Tiger
 

Plus: Konsep modifikasi sederhana tapi fresh
Minus: Beberapa jalur kabel terlihat kurang Rapi 

Data Modifikasi:
Ban depan : Swallow
Ban belakang : Swallow
Pelek depan : Champ
Pelek belakang : Champ
Setang : Custom
Tangki : Custom
Sok depan : Honda CB400
Sok belakang : YSS
Knalpot : Supertrapp
CGC : 082147240592

EDITOR

Dimas Pradopo

Top