Kamis,1 Des 2016 09:18 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Honda Tiger Café Racer Dua Silinder, Enggak Biasa!

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Modifikasi Honda Tiger, Cafe Racer Enggak Biasa

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Suspensi depan salah satu daya tarik “Spesialis”

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Tangkinya dicat dengan motif kue lapis, klasik dan unik

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Jok pakai single seat yang bisa dilepas biar bisa boncengan

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Sekarang pakai sokbreker belakang ganda nih, jadi lebih cafe racer

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Mesin boxer 2 silinder jadi daya tarik utamanya!

Purwokerto – Modifikasi Honda Tiger bernama “Spesialis” ini pernah masuk OTOMOTIF edisi 35:XXV. Dan jelang Kustomfest 2016 silam, motor milik Deddy Sulistiyono ini dirombak ulang untuk mengejar gelar.

“Enggak sia-sia dapat salah satu piala sebagai favorit juri Kaichiroh Kurosu dari Cherry’s Company,” bangga Siswo Winoto, dari Win’s Paddock yang menggarap motor ini. “Temanya tetap cafe racer modern classic, tapi dibikin enggak biasa,” ujar Wiwin, yang beralamat di Jl. Sunan Ampel 9, Pabuaran, Purwokerto.

Tak heran banyak bagian yang tampak nyeleneh, tapi ternyata itu yang membuat juri jadi tertarik. Enggak biasa utama tentu mesin boxer. Yang mana mesti bikin crankcase baru di atas crankcase aslinya, sebagai dudukan 2 silinder di sisi kanan dan kirinya. Isinya kruk as Tiger yang dimodif pakai 2 setang piston. Bore dan stroke tetap standar Tiger, kapasitas mesin jadi 393,8 cc. Suplai bensin tiap silinder dilayani 1 karburator.

“Sedang pengapian pakai 1 CDI dan dicabang ke 2 koil, pulser juga cuma 1 tapi pakai 2 pick up,” terang M. Yusuf Adib Mustofa dari Psyco Engine, Purwokerto yang membuat mesin ini. Hasil gerakan dari kruk as disalurkan ke poros yang ujungnya dibikin mirip gardan mobil, gunanya untuk menyalurkan ke as lagi yang posisinya horisontal dan tersambung dengan gigi primer.

Lalu ke kopling dan rangkaian girboks. Sisi enggak biasa berikutnya dari kaki depan. “Cafe racer kalau pakai suspensi teleskopik atau upside down sudah biasa, makanya saya pakai model springer custom,” papar modifikator 31 tahun ini.

Menurut Wiwin, sebagai tumpuan utama kaki depan menggunakan besi kotak 3x6 cm. As roda terikat pada link yang diteruskan ke besi bulat di belakangnya, kemudian di bawah komstir ada link lagi yang tertumpu pada monosok yang diletakkan di depan komstir.

“Dengan konstruksi ini, ketika direm kerjanya tetap menukik bukan mendongak,” imbuhnya. Bagian nyeleneh lainnya pakai sepatbor belakang panjang, biasanya cafe racer absen komponen ini.

“Lagi-lagi ini biar beda dari cafe racer kebanyakan,” terangnya. Hhmmm... Tapi agak aneh ya?

Sementara tangki didesain membulat, dengan finishing cat putih berselimut garis oranye dan kuning, “Itu motifnya terinspirasi kue lapis hehee,” kekeh ayah dari Syekhan Wins Safaraz yang baru lahir 16 Oktober silam ini. Wah selamat ya! • (Aant / otomotifnet.com)

Plus: Mesin boxer out of the box
Minus: Spionnya mana?

Modifikasi Honda Tiger
Mesin boxer 2 silinder jadi daya tarik utamanya!

Data Modifikasi:
Ban: Firestone 3.50x18 & 5.00x16
Pelek: custom 3.00x18 & 3.00x16
Cakram: TDR
Suspensi depan: custom
Lengan ayun: custom
Sokbreker: YSS
Rangka: custom
Setang: custom
Body: custom
Karburator: Keihin PE28
CDI: Honda Tiger
Knalpot: DRC
Win’s Paddock: 0815-4888-6755
Psyco Engine: 0857-4706-4611 

EDITOR

Dimas Pradopo

Top