Senin,6 Juni 2016 16:59 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Honda Tiger, Keren Bergaya Neo Classic Racer

  • Foto: RIAN/otomotifnet.com

    Sekilas mirip replika motor balap MotoGP, Honda RC213V-S versi jalanan.

  • Foto: RIAN/otomotifnet.com

    Braket kaliper padat, bergaya radial

  • Foto: RIAN/otomotifnet.com

    Dari belakang seksi ya, knalpot under tail custom

  • Foto: RIAN/otomotifnet.com

    Area setang clean, finishing CNC

  • Foto: RIAN/otomotifnet.com

    Kunci kontaknya putar baut, keren kan

  • Foto: RIAN/otomotifnet.com

    Mesin standar aja, tapi pakai oil cooler dan kopling hidrolis

Jakarta - Lunatic Inc. Jakarta sebelumnya lebih banyak main skutik, eh tiba-tiba ikut Honda Modification Contest dan langsung dapat juara 1 kelas Racing Style dengan Modifikasi Honda Tiger yang satu ini. “Challenge buat kita di Lunatic, harus bisa modifikasi semua jenis motor dan semua aliran,” buka Yuwono Jati owner rumah modifikasi yang gerainya baru pindah ke kawasan Ciledug, Tangsel ini.

Garapannya kali ini, konsep neo classic racer sengaja dipilih. “Ini mix and match antara old school cafe racer sama racing part modern,” terangnya. So, jika dilihat detailnya, kaki-kaki serba modern, sok depan dipilih upside down dengan finishing CNC.

Yang belakang comot swing arm aftermarket berlabel RD Racing dikawal pelek rare item yang sejatinya milik Cagiva Freccia 125. Diameter depan 16 inci sedang yang belakang 17 inci. “Keren tapi susah cari bannya, tadinya mau pakai slick semua tapi cari yang 16 inci susah. Ada info yang jual ban slick 16 inci?” tanya pria bertubuh kekar ini.

Modifikasi Honda Tiger
Sekilas mirip replika motor balap MotoGP, Honda RC213V-S versi jalanan.

Kesan modern lainnya didapat dari penggunaan spidometer digital merek Koso, dan yang menarik kunci kontak on/off di segitiga atas sokbreker depan bentuknya mirip baut. “Puter aja bautnya, langsung on. Bisa dilepas juga, tarik kelihatan kuncinya. Biar beda aja,” kekehnya.

Sedang untuk bodi, Jati memilih konsep klasik. Ala cafe racer dengan half fairing. Plat galvanis ini beberapa kali direvisi hingga dapat bentuk paling terakhir ini. Menariknya dibuat satu pieces dari fairing, tangki sampai ke buntut.

“Kalau buat balap beneran enak nih, bongkar pasangnya enggak ribet. Ringkas sekali lepas langsung copot semua,” bebernya. Untuk memasang bodi ini, rangka harus dipotong-potong, sub frame ke belakang dibuat ulang.

Modifikasi Honda Tiger
Dari belakang seksi ya, knalpot under tail custom

“Harus bikin baru karena bodi cafe racer ini lebih pendek dan datar,” tutur Jati yang memilih warna legendaris ala motor balap lawas Honda Racing Corporation (HRC). Sekilas malah replika motor balap MotoGP, Honda RC213V-S versi jalanan.

Agar makin terlihat mewah, perpindahan tiap warna diberi gradasi garis gold. Warna emas ini juga terlihat pada beberapa detail seperti mesin dan pelek.

Total Modifikasi Honda Tiger ini habis biaya Rp 15 jutaan dan butuh waktu 3 bulan menyelesaikan konsep yang menurut Jati masih belum sempurna ini. (otomotifnet.com / Popo)

Data Modifikasi
Bodi :  Custom plat galvanis ukuran 1,2 mm
Rangka: Custom sub frame
Sokbreker depan : Upside Down NUI Racing
Sokbreker belakang : Monoshock Ride It
Swing arm : Aftermarket RD Racing
Pelek : Grimeca 2.50x16 & 3.50x17
Ban depan : Maxxis 100/80-16
Ban belakang : IRC 120/70-17
Handle rem & kopling hidrolik : KTC Racing 
Handgrip : Progrip
Tabung minyak rem dan kopling : Bikers
Jalu Setang : Bikers
Spidometer : Koso
Cat : M-Design Paintbrush
Knalpot : Custom by MS3 Racing Exhaust
Lunatic Inc. Jakarta : 081353637168

EDITOR

Dimas Pradopo

Top