Jumat,24 Juni 2016 16:26 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Honda VTX 1300 2011, Yakuza Berbaju Chinchano

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Modifikasi Honda VTX 1300 Chichano Lowrider

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Joknya dicustom, single seat dilapis kulit warna coklat. Desainnya mewah

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Tangkinya sekarang jadi lebih lebar, dilabur dengan motif sekop dan dadu, wah gambler banget nih

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Lampu klasik ini buatan Arlen Ness, dikirim langsung dari Amrik

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Knalpotnya model fish tail bro, blaarrrrrr!

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Sepatbor belakang lebih panjang, menutupi ban belakang standar yang sulit diutak-atik karena pakai gardan

Ini jadinya jika moge dari negeri Yakuza, Jepang bergaya chichano lowrider?

Chichano lowrider dipopulerkan oleh orang asli Meksiko yang doyan custom gaya lowrider. Cirinya, Harley-Davidson (HD) dibuat full dress tapi tetap simpel. Namun apa jadinya jika moge dari negeri Yakuza, Jepang didandani dengan style ini?

Yup, pastinya jadi seperti motor milik Piere Sanjaya. “Saya penasaran bikin Honda VTX 1300 jadi seperti ini, karena secara size VTX 1300 enggak terlalu beda dengan HD Roadking,” buka warga Kelapa Gading, Jakut sambil menunjuk Tedja Widjaja dari Imagineering Custom (IC) sebagai eksekutornya.

Tedja yang tenar dengan modifikasi bagger ini langsung bikin sketsa dan bongkar sana-sini. Di depan, pelek Fat Daddy ring 26 inci dengan 60 spoke dijejalkan. Enggak asal pasang lho.

“Biar gak mentok rangka, triple tree dibuat lebih miring, sekarang rakenya jadi 43º. Tetap pakai sokbreker teleskopik standar yang dikondom agar terlihat lebih elegan,” jelasnya.

Tantangannya justru ada di roda belakang yang berpenggerak gardan, kurang leluasa ganti pelek di buritan. Solusinya, sepatbor dibuat full dress, panjang menutupi roda standar. Kesannya jadi lebih berisi dan tampak ceper sesuai konsep low rider.

Khas IC, sepatbor depan dan belakang dibuat dari composite fiber. Bukan fiber yang murahan loh, ini levelnya satu step di bawah carbon fiber. Namun untuk tangki, Tedja membuatnya dari pelat besi agar lebih kuat dengan desain yang lebih lebar dari standar.

Perniknya, IC yang bermarkas di Muara Karang membuat knalpot fish tail berlapis kroom. Ada juga beberapa komponen branded seperti headlamp Arlen Ness. Sedang pengecatan, Tomi Airbrush mengusung konsep desain mafia judi, motor ini dilabur dengan warna dominan oranye dan hitam, glamor!.

 

Plus: Anti mainstream pakai moge Jepang jadi bahannya

Minus: Karena baru banget jadi, belum sempat merapikan kabel-kabel di area setang

 

Data Modifikasi

Triple tree : Imagineering Custom

Tangki : Imagineering Custom

Floorboard : Imagineering Custom

Headlamp : Arleness retro

Handlebar : Ballistic cycle

Jok : single seat by Imagineering Custom

Sepatbor belakang : Imagineering Custom

Sepatbor depan : Imagineering Custom

Pelek depan : Fat Daddy ring 26 inci

Pelek belakang : DID ring 16 inci

Ban depan : Vee Rubber

Ban belakang : Bridgestone

Knalpot : Imagineering Custom

Tommy Airbrush : 021-5652607

Imagineering Custom : 0816853414

EDITOR

Bagja

Top