Selasa,6 Sept 2016 15:54 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Kawasaki Ninja 300 Cafe Racer, Stabil Tapi Ringan

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Silincer Akrapovic, desainnya sederhana dan suaranya menggelegar

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    LED seperti perhiasan ini jadi lampu rem dan sein

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Spion Rizoma model bar end menguatkan kesan café racer

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Steering dumper Ohlins bikin handling makin stabil

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Rangka belakang tetap kuat meskipun tanpa tahanan dari bawah, buntut tawonnya seakan melayang

  • Foto: Fariz

    Modifikasi Kawasaki Ninja 300 Cafe Racer

Jakarta - Ingin punya motor seringan 250 cc tetapi handling seperti moge 600 cc Keinginan Mr AH memiliki motor dengan handling moge 600 cc akhirnya terwujud pada motor kesayangannya, “Ingin punya motor seringan 250 cc tetapi handling seperti moge 600 cc,” curhatnya pada kru Arkha Motor (AM) yang biasa menangani penggantian kaki–kaki lebar dan pemasangan limbah moge.

“Yang sulit dari pengerjaan motor ini yaitu membuatnya stabil juga tidak berat sebelah ketika dikendarai,” ucap Yusa Firdaus mekanik AM sambil menjelaskan pemasangan limbah moge yang presisi juga akan membuat handlingnya jadi tetap nyaman. Untuk mendapatkan kesan kekar, upside down pakai copotan Kawasaki ZX-6R lengkap dengan sepatbornya. “Sedangkan pelek depan pakai Marchesini dari Ducati 1198. Ini ringan banget,” yakin Yusa sapaan akrabnya.

Di bagian belakang single arm Honda VFR400 NC 30 dipasang, karena motor ini cuma 399 cc, dimensi dan bobotya juga enggak kedodoran disandingkan dengan mesin Ninja 250. Menariknya lagi, desain pelek moge yang diproduksi sampai awal 1990-an ini mirip dengan pelek depan. Enggak kelihatan belang kan?

Modifikasi Kawasaki Ninja 300 Cafe Racer
 

“Setiap pemasangan swing arm moge di sini tidak pernah mengorbankan rangka sehingga motor masih bisa dikembalikan seperti semula. Contohnya swing arm ini, agar bisa masuk kita papas dengan 4 cm di kedua sisi.

Lalu dibuat bushing baru,” jelas Yusa. Kelar kaki-kaki, tampilan dibenahi. “Sudah beberapa kali ganti konsep, sebelumnya pakai fairing sekarang telanjang ala café racer,” terang pemilik motor yang sehari-hari berwiraswasta ini.

Tangki desainnya klasik, sedang untuk memasang buntut tawon, sub frame yang menungging dipotong. “Dibuat datar dan agar tampil beda, pegangan dari bawah ke belakang ikut dipotong. Sudah dicoba, masih kuat karena menggunakan material seamless pipe yang biasa digunakan untuk roll bar mobil balap,” yakin AH.

Area tengah motor jadi lebih simpel dan buntut tawonnya seakan melayang. Boleh juga bro! (Fariz / otomotifnet.com)

Kawasaki Ninja 300 Stabil Tapi Ringan
 

Data Modifikasi
Headlamp: Honda X4
Sein depan: Rizoma
Stablizer setang: Ohlins
Gas spontan: Active
Spion: Rizoma
Tabung minyak rem: Rizoma
Selang rem: Hell
Master rem: Brembo RCS 19 Radial
Master kopling: Brembo RCS 15 Radial
Handle rem & kopling: CRG
Tutup tangki: Equinox
Sepatbor depan: Kawasaki ZX-6R
Sokbreker depan: Kawasaki ZX-6R
Kaliper depan: brembo GSX 600
Sokbreker belakang: Yamaha YZF-R6
Pelek depan: Marchesini Ducati 1198
Pelek belakang: Honda VFR400 NC 30
Ban depan: Michelin Pilot Road 4 120/70 - 17
Ban belakang: Michelin Pilot Road 4 180/55 - 17
Swing arm: Honda VFR400 NC 30
Footstep: Daytona
Header: Custom
Silincer: Akrapovic Titanium Megaphone
Plat kopling: Barnett
Rantai: Daytona
Filter udara: K&N
Filter hawa mesin: K&N
Arkha Motor : 085692139629

 

EDITOR

Dimas Pradopo

Jumat,23 Sept 2016 10:30 WIB

Toyota Sienta - Test Drive Review

Senin,19 Sept 2016 15:15 WIB

All New Honda BeAT ESP 2016 - Test Ride

Jumat,9 Sept 2016 13:30 WIB

KUN Bali & Banyuwangi 2016

Top