Selasa,3 Nov 2015 16:00 WIB

Penulis: pewete pewete

Modifikasi Suzuki Inazuma 2012, Bergaya Classy Classic Tracker

Foto: OTO-RIAN

Modifikasi Suzuki Inazuma 2012, Bergaya Classy Classic Tracker


Jakarta - Dengan pede Denny M. Sundara berseru, “Ini classy classic tracker ala gue!” Wah, yakin lu bro? “Yakin dong, coba lihat Suzuki Inazuma 250 ini, bergaya tracker klasik sekaligus memiliki warna gelap yang menggambarkan kemewahan,” tutur pria ramah yang mempercayakan modifikasinya pada The Katros Garage (TKG).

Di bengkel yang lokasinya sekarang pindah ke Jl Kepodang Raya, Bintaro, Tangsel ini kaki-kaki justru dibongkar duluan. Tentunya menyesuaikan konsep tracker yang diinginkan Denny. Pelek casting palang tiga dipensiunkan ganti jari-jari. Eh, ada kendala karena kesulitan cari teromol yang pas.

“Akhirnya harus membuat teromol set depan dan belakang menggunakan bahan besi. Alasannya agar struktur teromol lebih rigid dan kuat, walau diakui lebih berat dari teromol aftermarket kebanyakan yang memakai bahan dasar aluminium,” jelas Andi Akbar, owner TKG yang mengawinkannya dengan pelek berlabel TK.

Selanjutnya pilihan ban, sesuai tema ban Shinko dengan pattern kotak-kotak khas penggaruk tanah sengaja dipilih. Ukurannya 120/80-18 inci depan dan 140/80-17 inci belakang masih pas dipeluk sokbraker dan swing arm standar.

Setelah kaki-kaki rampung, sang builder yang akrab disapa Atenk ini mengaku lebih mudah meracik proporsi rangka dan bodi yang pas. “Yup, jangan sampai kedodoran,” yakinnya sambil memotong rangka belakang dan memasang dudukan sokbraker baru. Suspensi tunggal bawaan Inazuma digusur, gantinya “stereo” biar tampil makin klasik.

Bodi pun dibuat dari nol, bak kerajinan tangan, Atenk dengan terampil menyulap lembaran plat galvanis 1,2 mm dan 0,8 mm jadi tangki, cover aki dan sepatbor. Hasilnya, silakan lihat sendiri bukan hanya rapi tapi juga proporsional.

Sesuai mandat sang pemilik yang demen warna hitam, kelir gelap dijadikan warna dasar. Agar tak monoton, dikombinasikan dengan warna cokelat paduan garis silver yang makin menonjolkan kesan mewah. “Prosesnya memakan waktu hampir 5 bulan, cukup lama tapi yang penting hasilnya gue banget,” tutup Denny yang berkacamata ini. Keren bro! (motor.otomotifnet.com)

Area kemudi pakai setang baplang dan tetap pertahankan spidometer standar


Detail pengecatan cukup rapi


Teromol custom dari besi, lebih berat tapi kuat


Radiator dicat hitam


Knalpot standar menjulur kanan-kiri, tetap matching dengan baju baru


Buritan simpel namun sexy


Ban Shinko kembang tahu dipasang duluan sebagai acuan custom rangka dan bodi agar proporsional

DATA MODIFIKASI:
Ban depan : Shinko 120/80-18
Ban belakang : Shinko 140/80-17
Pelek depan : TK 2,50 inci
Pelek belakang : TK 3,00 inci
Tangki : Handmade
Lampu depan : Honda Tiger Revo
Lampu belakang : Aftermarket
Tromol set : By Katros
Setang : Tracker
Spion : Afetrmarket
Tutup tangki : Duralium
The Katros Garage : 0838-97-888-333

EDITOR

Otomotifnet

Top