Selasa,10 Mei 2016 12:45 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Suzuki RGV250 VJ22 1994, Kesengsem Kevin Schwantz

  • Foto: Istimewa

    Master remnya modern, comot Brembo RCS 19

  • Foto: Istimewa

    Posisi setang jadi makin menunduk, efek pakai setang dan sokbreker Suzuki GSX-R600

  • Foto: Istimewa

    Knalpot custom buatan TNHM, perut stainless dan silencer-nya dry carbon

  • Foto: Istimewa

    Modifikasi Suzuki RGV250 VJ22 1994

  • Foto: Istimewa

    Modifikasi Suzuki RGV250 VJ22 1994

  • Foto: Istimewa

    Modifikasi Suzuki RGV250 VJ22 1994

  • Foto: Istimewa

    Modifikasi Suzuki RGV250 VJ22 1994

  • Foto: Istimewa

    Modifikasi Suzuki RGV250 VJ22 1994

  • Foto: Istimewa

    Modifikasi Suzuki RGV250 VJ22 1994

 

Modifikasi Suzuki RGV250 VJ22 1994
Modifikasi Suzuki RGV250 VJ22 1994

Mesin 2-taknya dua silinder ‘V’ 90º. Dalam kondisi standar, tenaganya sekitar 62 dk. Jos!

Tasikmalaya - Suara motor GP500 saat balap Sentul, Bogor tahun 1997 silam masih terekam kuat diingatan Edwin Christian. “Bunyinya itu loh asyik banget,” buka pria yang tinggal di Tasikmalaya, Jabar ini. Namun motor balap yang jadi idola justru lebih tua, Ia kesengsem berat sama tunggangan Kevin Schwantz dari Lucky Strike Suzuki.

Dua alasan tersebut menguatkannya untuk punya motor yang spesifikasinya minimal mirip tunggangan sang idola dan harus 2-tak kencang pada masanya. Beruntung hasil hunting, pria yang akrab disapa Edwin ini bisa mendapatkan Suzuki RGV250 VJ22 1994. Wah, sesuai dengan era kejayaan Kevin Schwantz nih. Cuma beda kapasitas mesin aja sih, motor ini hanya 250 cc.

Sedang untuk spesifikasi, mesin 2-taknya dua silinder ‘V’ 90º. Punya dual reed valve dan exhaust valves-nya punya tiga posisi, yang disesuaikan dengan putaran mesin. Dalam kondisi standar, tenaganya sekitar 62 dk. Jos!

Modifikasi Suzuki RGV250 VJ22 1994
 

Berhubung spare part-nya susah, mesin standar cuma dirapikan agar berfungsi normal oleh Dinasty Motor (DM) di Jl. Cihideung Balong, Tasikmalaya, Jabar. “Sedangkan yang lainnya seperti bodi custom dari fiber,” terang pria berperawakan tambun yang sudah empat kali gonta-ganti bodi custom.

“Awalnya dibuat fairing depan semi buta, masih ada lampu, tapi kurang puas. Dan beberapa kali ganti lagi, sampai yang keempat kalinya nyontek bodi Suzuki RGV500 balap tunggangan Kevin Schwantz,” kenangnya.

Karena hanya untuk koleksi dan jarang dipakai riding, bentuk fairing benar-benar dibuat mirip motor balap. “Fairing dan buntut tawon dibuat persis tanpa dipasangi lampu,” papar Edwin sambil menjelaskan jika sub frame-nya yang knock down ikut dirombak. “Bikin baru biar pantatnya enggak terlalu nungging,” jelas kolektor motor-motor 2-tak ini.

Karena rujukannya adalah GP500, wajar jika kaki-kakinya kurang besar. Swing arm, sokbreker depan-belakang lebih pas setelah comot Suzuki GSXR600 lansiran 2008. Nah, begini lebih montok. Finishing-nya, jiplak livery Lucky Strike Suzuki dengan angka 1 di fairing. Sedangkan frame, lengan ayun dan peleknya dilabur water painting dengan motif carbon. Cool! • (otomotifnet.com / Sigit)

Modifikasi Suzuki RGV250 VJ22 1994
 

Data Modifikasi Suzuki RGV250 VJ22 1994
Windscreen : Tyga tint
Gas spontan : Domino
Handgrip : Rizoma
Bar end : Rizoma
Tabung minyak rem : Rizoma
Gas cap : Rizoma
Levers : Bikers
Pivot cap : Bikers
Wheel protector : Bikers
Master rem : Brembo RCS 19
Kaliper Depan : Tokico radial
Selang Rem : Hell
Upside down : Suzuki GSX-R 600
Stabiliser : Suzuki GSX-R 600
Footstep : Tyga
Master belakang : Brembo
Kaliper Belakang : Brembo
Gear belakang : Daytona
Rantai : EK Racing 528
Swingarm : Suzuki GSX-R 600 2008
Sok belakang : Suzuki GSX-R 600 2008
Pelek : Suzuki GSX-R 600 2008
Ban : Dunlop GP 120/70-17 & 180/55-17
Knalpot : Custom stainless
Silincer : Carbon custom by TNHM
Single seat : Custom Tyga ex RGV250 VJ23
Dinasty Motor : 0265-337422

EDITOR

Dimas Pradopo

Top