Senin,14 Sept 2015 11:03 WIB

Penulis: pewete pewete

Modifikasi Yamaha Scorpio Z, Kembali ke Perang Dunia

Foto: OTO-Teguh

Modifikasi Yamaha Scorpio Z, Kembali ke Perang Dunia



Jakarta
- Ketika modifikasi gaya japstyle, café racer atau street tracker sudah dianggap biasa, Topo Goedel Atmoejoe, builder Tauco Custom Motorcycle (TCMC) ini punya kreasi sendiri. “Sudah pasaran, sekarang gue coba yang baru.

Enggak harus mengikuti jaman, seperti Yamaha Scorpio Z ini yang gue sebut old skul rotreng,” ungkap Topo, panggilan akrab pria yang workshop-nya ada di Jl. Kebagusan, Jaksel. Menurut pria humoris ini, rotreng kental dengan era Perang Dunia (PD) ke II. Motor-motor sebelum tahun 1950 memiliki desain yang sangat sederhana, bahkan boleh dibilang mirip sepeda.

Beberapa cirinya adalah, sasis belakang rigid tanpa sokbreker belakang dan menggunakan suspensi depan model springer. Tangkinya ada di bawah sasis juga membuatnya tampil beda. Alhasil, Topo yang sekarang tampil sangar pakai brewok ini, harus membuat dan mendesain ulang rangka bawaan Scorpio.
“Hanya menyisakan komstir. Karena untuk harian, agar nyaman rangka belakang tetap pakai sokbreker. Hanya saja soknya disembunyikan, sekilas tetap seperti rigid,” bangga Topo yang meletakkan sokbreker monoshock di bawah jok ini.

Sedang finishing-nya, sokbraker depan-belakang hingga headlamp bulat berjajar dua mengingatkan kita pada sang legenda Harley-Davidson WL series. Siap tempur! • (otomotifnet.com)



Desain sasis belakang bergaya rigid, tapi tetap nyaman pakai sok Yamaha Jupiter MX



Layaknya motor PD ke II, bagian belakang ditambah aksesori tas kulit

Data Modifikasi:
Pelek : 3.00x18 & 3.5x18
Ban : Swallow, 4.00-18
Setang kemudi : Ethana Performance
Sok depan : Springer custom by Ethana Performance
Monosok : custom Yamaha MX
Jok : custom by Ethana Performance
Knalpot : handmade by Kwangen Exhaust Specialist
Rangka : handmade by Ethana Performance
Bodi Full Set : Tauco Custom Motorcycle
Tauco Custom Motorcycle (TCMC): 0812-88534865

EDITOR

Otomotifnet

Top