Kamis,10 Nov 2016 17:07 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Yamaha XV1900 Midnight Star 2008, Gara-gara Nge-Gym

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Modifikasi Yamaha XV1900, Gara-gara Nge Gym

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Setangnya unik banget, menyatu dengan triple tree

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Braket lampu depannya enggak biasa, pegangannya malah melingkar sampai ke depan

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Masih ada sokbreker belakangnya, pinggang enggak pegal

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Blarrrr, knalpotnya seakan menunjukan otot pemilik motor, meliuk sangar

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Tangki diberi tekstur bersirip dan dibalur grafis warna oranye yang mewah

Yogyakarta - Pemilik motor ini body builder, suka nge-gym bikin badan padat dan berotot. Alhasil motornya pun harus satu style, sama-sama berotot. Makanya pilih Modifikasi Yamaha XV1900, motor dengan mesin besar, meski buatan Jepang tapi mesin V-Twin ini kapasitas ruang bakarnya 1.900 cc, wow!

Modal cukup buat Indra Syailendra untuk mewujudkan motor custom yang berotot. Apalagi ketika menyambangi Robot Motoworks (RM) di Jl. Godean km 6, Demak Ijo, Sleman, Yogjakarta, ia langsung disodori konsep prostreet chopper. Klop!

“Saya mau motor ini terlihat berotot tapi harus kinclong juga. Dan satu lagi, kesan old school-nya mesti kental,” beber Indra panggilan akrab pria yang baru berumur 21 tahun bulan Mei lalu. Oke, penggarapan dimulai dari pembuatan frame.

“Saya buat dari besi seamless 4 mm biar kuat menopang mesin yang sangat besar. Untuk bagian belakang, tetap dikasih peredam kejut supaya nyaman saat dipakai riding harian,” beber Muhammad Robbi, empunya Robot Motoworks.

“Untuk bagian depan, saya buat model springer. Biar terlihat rapi, per daunnya diletakan di bagian dalam agak tersembunyi di balik headlamp,” tambah pria ramah yang juga membuat setang nyentrik. “Setang dibuat menyatu dengan triple tree,” jelas Robbi panggilan akrabnya.

Dengan desain sok depan yang melengkung dinamis ini, Robbi dengan percaya diri memasang pelek jari-jari ring 23 inci dengan lebar 4.00 inci. Wah, besar ya! Kontras dengan roda belakang yang lebarnya 12 inch kemudian dibalut pakai ban Shinko.

Sentuhan akhir, warna gelap dipadu pernik kuningan seperti pada handgrip, rumah kunci, velocity stack dan cat dengan lis warna serupa. Jadi mewah kan? 

Jadi Karburator
Setelah jadi, eh mesin enggak nyala. “Beberapa part injeksi rusak dan susah cari gantinya. Akhirnya diubah pakai karburator, dua pulser dan pick up sensor dibuat baru. Saya minta buatkan juga CDI rakitan pada seorang teman agar bisa menyala lagi,” ungkap Robbi yang asli Jogja ini. • (Sigit / otomotifnet.com)

Plus: Finishing rapi dan semua benar-benar handmade
Minus: Minim perangkat lalu lintas 

Modifikasi Yamaha XV1900

Data Modifikasi:
Setang : Custom
Headlamp : Custom
Stoplamp : Aftermarket
Master rem & kopling : Performance machine USA
Sokbreker depan : Custom
Sokbreker belakang : Showa custom
Swing arm : Custom
Rangka : Custom
Karburator : Weber 42mm
Pengapian : Custom
Ban : Shinko
Pelek depan : custom ring 23x4.00 inch
Pelek blkng: custom ring 18x12.00 inch
Teromol : custom
Robot Motorworks : 087838508113

EDITOR

Dimas Pradopo

Top