Rabu,20 April 2016 12:03 WIB

Penulis: otonet

Modifikasi Yamaha YZF-R15, Kemenangan Yang Tertunda

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Disc brake dan kaliper rem andalkan produk Nissin

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Master rem Nissin empuk dan pakem

  • Foto: Salim/otomotifnet

    ECU andalkan produk Taiwan aRacer

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Mekanik asal Yogyakarta, knalpotnya juga buatan lokal Cream-Pie asal Yogyakarta

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Kemenangan yang Tertunda

  • Foto: Salim

    Modifikasi Yamaha YZF-R15 Syahrul Amin

  • Foto: Salim

    Modifikasi Yamaha YZF-R15 Syahrul Amin

  • Foto: Salim

    Modifikasi Yamaha YZF-R15 Syahrul Amin

  • Foto: Salim

    Modifikasi Yamaha YZF-R15 Syahrul Amin

Sentul  -  Yamaha YZF-R15 besutan Syahrul Amin ini dominan di barisan depan Kejurnas Indospeed Race Series (IRS) kelas sport 150 di seri perdana. Saat race juga finish pertama dengan rekor best time 1 menit 51 detik.

Ternyata ubahan yang dilakukan Widya Krida, mekanik Yamaha Yamalube NHK Bahtera Racing memang spesial untuk sirkuit Sentul. Kuncinya ada di buka tutup klep yang diatur dengan noken as custom.

“Durasinya 265º dengan lift 8,4 mm sama untuk in dan ex. Noken as dibuat berkarakter kuat di putaran atas. Yang pasti pembalap harus menjaga jangan sampai drop di bawah 10.000 rpm, naiknya akan lama lagi,” jelas Gendut sapaan akrabnya. Sedang klep tetap mempertahankan diameter standar tapi diganti dengan buatan Jepang yang berbahan titanium.

“Piston kita pakai ukuran standar 57 mm tipe forging sehingga lebih ringan. Untuk itu kompresi, dipatok pada angka 12,4:1,” ungkap mekanik asal Yogyakarta ini seraya membuka kuncian sistem injeksi oprekannya. Throttle body pakai UMA Racing diameter 32 mm yang kemudian dikombinasikan dengan injektor SRP.

“Injektor ini punya semprotan 160 cc/ min,” papar Gendut sambil menunjukan ECU aRacer yang dipilihnya. Untuk pelumas, Yamalube Racing Oil bermaterial full synthetic ester dipilih. Agar handling lincah, pelek lebar bawaan R15 dilucuti.

“Pakai Racing Boy, lebarnya cuma 1.60x17 di depan dan 1.85x17 di belakang,” jelasnya. Sokbreker depan hanya ganti oli dengan yang lebih kental agar rebound melambat, sedang suspensi belakang pakai peredam kejut Penske asal Amerika.

Meski finish pertama sayangnya kena diskualifikasi gara-gara aplikasi timing gear keluaran UMA Racing. “Padahal saat scrutineering aman, eh ada yang protes jadi kena diskualifikasi,” sedih Gendut. Hemm.. kemenangan yang tertunda nih.

Gas lagi di seri dua! • (otomotifnet.com)

Data Modifikasi
Piston : FJN forged 57 mm
Noken as : Custom
Kompresi : 12,4: 1
Throttle body : UMA 32mm
Injector : SRP 160 CC/min
ECU : aRacer
Knalpot : Cream-Pie
Pelek : Racing Boy
Sok belakang : Penske USA
Rasio : Moto1

EDITOR

Dimas Pradopo

Top