Rabu,17 Agust 2016 14:30 WIB

Penulis: Dimas Pradopo

Motor Baru Tengah Tahun 2016

Ada Dua Distributor KTM di Indonesia? Apa Bedanya?

Foto: Aant

KTM di GIIAS

Tengerang Selatan - Distributor KTM di Indonesia menurut PT Penta Jaya Laju Mandiri (PJLM) ada perubahan. Khusus untuk produk entry level KTM yang diproduksi di India yang merupakan kolaborasi antara KTM asal Austria dan Bajaj Auto, penjualannya kini dipegang oleh PT PJLM. Sedang untuk line up big bike dan dirt bike atau motor trail masih dipasarkan oleh distributor sebelumnya.

"Sekarang semua produk KTM yang diproduksi di India kami yang memasarkannya di Indonesia," buka Kristianto Goenadi, President Director PT PJLM. Oiya sebagai tambahan info, KTM dan Bajaj memang punya sejarah kerjasama. Tercatat Bajaj punya saham lebih dari 48 persen di tubuh KTM sejak 2008 silam.

Dengan kerjasama KTM-Bajaj, teknologi Eropa bisa diproduksi dengan biaya hemat di India yang dikenal memiliki biaya produksi rendah khususnya untuk produk otomotif. Line up KTM yang diproduksi di India diantaranya adalah Duke 390, Duke 250, Duke 200, RC390, RC250 dan RC200.

Di India sendiri, kolaborasi keduanya cukup sukses, setahun bisa jual 35 ribu unit! Wajar jika kesuksesan ini ingin dibawa ke negara-negara lain di Asia, termasuk Asia Tenggara. "Pasar Indonesia dinilai sangat potensial untuk meraih kesuksesan yang sama," ungkapnya.

Kembali ke bisnis KTM di Indonesia, Perubahan APM tentunya membawa perubahan strategi bisnis baru. PT PJLM disupport penuh KTM dan Bajaj untuk bersama-sama melakukan investasi membangun pabrik perakitan di Indonesia. Rencananya pabrik ini akan dibangun di Gresik, Jawa Timur dengan luas area hingga 15 ribu m2 dan ditargetkan bisa beroperasi 1 atau 1,5 tahun mendatang.

Kenapa Gresik? Ternyata di belakangnya, PT PJLM ditopang oleh salah satu perusahaan komponen yang cukup besar di Indonesia yang bermarkas di Jawa Timur. Perusahaan ini juga memiliki pengalaman panjang memproduksi part OEM (Original Equipment Manufacturer) dan part aftermarket. Selain itu, juga memegang distribusi beragam komponen dari luar negeri seperti Jepang.

"Pihak KTM-Bajaj akhirnya percaya untuk bekerjasama karena latar belakang dan pengalaman panjang yang kami miliki di dunia otomotif," bisik pria ramah yang akrab disapa Kris ini seraya menjelaskan jika sudah ada orang dari KTM-Bajaj yang pindah domisili ke Indonesia melakukan persiapan proyek jangka panjang ini.

"Ada yang sudah membawa keluarga, itu bukan main-main artinya mereka memang berkomitmen dengan kerjasama ini. Beberapa ada yang dipindahkan dari KTM di Amerika Latin ke Indonesia," ungkapnya dalam obrolan di pameran GIIAS 2016.

Dengan adanya pabrik perakitan ini, harga jual KTM akan jauh lebih terjangkau. Tiba-tiba harga jualnya turun drastis, bikin kaget sekaligus membuat motor yang awalnya dianggap tidak rasional secara harga jadi menggiurkan.

harga-baru-KTM-Duke-200
Kini harga KTM RC200 hanya Rp 37 juta, sedang Duke200 Rp 33 juta saja

KTM RC250 dibanderol Rp 48 juta, Duke250 Rp 44 juta, sementara untuk KTM RC200 Rp 37 juta dan Duke200 Rp 33 juta. Harga tersebut sudah berstatus on the road Jakarta. Jelas jauh lebih murah dari harga lama, karena awalnya Duke250 dijual Rp 67 juta, RC250 Rp 74 juta. Sedang Duke200 sebelumnya dijual Rp 57,5 juta dan RC200 dilego Rp 59,9 juta.

"Dengan dirakit secara CKD bisa menurunkan cost hingga 25 persen, dan akan berdampak penurunan harga hingga ke konsumen sampai 40 persen. Sedang secara kualitas tidak ada yang berbeda, kita pastikan tidak ada spec down," jelas Kris.

Lalu, pabriknya kan belum ada, bagaimana bisa memberikan harga CKD? "Sambil menunggu pembangunan dan persiapan pabrik, kami berikan subsidi untuk konsumen. Harapannya, saat pabrik sudah beroperasi, demand dari market di Indonesia sudah sesuai dengan kapasitas minimum yang kami targetkan untuk mengoperasikan pabrik perakitan. Minimal 6.000 unit setahun kita bisa jalan," bebernya. Dalam lima tahun kedepan, Kris berharap jumlah produksinya bisa mencapai 30 ribu setahun.

Ternyata APM-nya baru sob! (Otomotifnet.com)

EDITOR

Dimas Pradopo

Top