Senin,7 Nov 2016 17:15 WIB

Penulis: Harryt MR

Baterai Motor Listrik Gesits Bisa Saling Tukar Layaknya Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram

Foto: Harryt

Mekanisme bisnisnya akan dijual di SPBU atau tempat-tempat umum lainnya

Jakarta - Garansindo Electric Scooter ITS (Gesits) resmi dilakukan test jalan Jawa-Bali, 7-12 November. Dalam seremonial pelepasan Gesits Tour De Jawa Bali, dibahas juga soal skema bisnis motor listrik Gesits. Terutama soal metode isi ulang baterai.

Pasalnya aftersales baterai menjadi salah satu poin penting agar motor listrik yang di support penuh oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) ini punya daya saing di pasar motor nasional.

Salah satunya dengan penyedian baterai motor listrik Gesits bisa saling tukar layaknya tabung gas Elpiji 3 kilogram. "Iya mekanismenya adalah seperti penukaran tabung gas Elpiji 3 kilogram. Jadi nanti mekanisme bisnisnya akan dibuat mudah," ungkap Mohammad Nasir, Menristekdikti.

Lantas seperti apa detailnya? "Jadi modelnya swap. Kita sediakan baterai pengganti di tempat-tempat seperti SPBU. Kita sewa tempat dengan stakeholder pengelola SPBU untuk menjual baterai isi ulang," ungkap Muhammad Al Abdulah, CEO PT Garansindo Technologies.

Masih menurut pria yang akrab disapa Memet, pihaknya juga tengah menjalin kerjasama dengan PLN untuk penyedian SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum). "Termasuk dengan PT PLN Persero, kita sedang bahas mekanisme bisnisnya," lanjutnya.

Melalui metode penukaran baterai isi ulang ini, pengguna motor listrik Gesits bisa langsung tukar baterai kosong. Lalu bagaimana dengan isu lingkungan terkait daur ulang baterai? "Baterai yang kosong akan di charge lagi. Nah kalau baterainya sudah tak layak pakai maka bisa didaur ulang. Kita sudah kerjasama dengan UGM untuk itu. Jadi 90 persen baterai bisa didaur ulang menjadi baterai baru," sambung Memet.

Secara spesifikasi motor listrik Gesits memiliki daya 5 kw, dengan daya motor sebesar itu diklaim bisa melaju 100 km/jam. Daya jelajah didukung kapasitas baterai sebesar 5 kwh. Diklaim dengan pola berkendara masyarakat Indonesia pada umumnya bisa melaju 60-80 km/jam.

Ketika baterai terisi penuh Gesits dapat melaju sejauh 100 km. Baterai pada Gesits juga didesain-bisa ditukar, sehingga mudah pada saat ingin di-charge di dalam rumah atau kantor serta juga untuk mendukung strategi battery swapping alias tukar tambah isi baterai. Sementara aplikasi monitoring baterai Gesits dibekali aplikasi melalui operating sistem Android. (otomotifnet.com)

Baca juga: Harga Jual Motor Listrik Gesits Bakal Dibawah Rp 20 juta

EDITOR

Harryt MR

Top