Sabtu,13 Agust 2016 14:30 WIB

Penulis: Harryt MR

Biar Makin Kekinian All New Honda BeAT eSP Bidik Pasar Anak Muda

Foto: Harryt

All New Honda BeAT eSP menyasar pangsa pasar anak muda

Jakarta - Biar makin kekinian All New Honda BeAT eSP bidik pasar anak muda. Skutik 110 cc ini dibanderol mulai Rp 14,7 juta.

Sebagai model yang kekinian All New Honda BeAT eSP dibekali desain dan fitur baru. Desain sharp-compact merupakan pendekatan selera terkait gaya dan tren anak muda.

Adapun target jualan All New Honda BeAT eSP sebanyak 170 ribu unit per bulan. Secara serentak turut diluncurkan di 26 kota seluruh Indonesia.

Perkembangan pasar Honda BeAT sejak dipasarkan 2008 10 juta unit. Segmen pasar anak muda rupanya menyerap pangsa pasar Honda BeAT.  Demografis anak muda Indonesia yang besar inilah yang dibidik AHM sebagai pangsa pasar.

"Saya setuju pendapat tersebut. Anak muda Indonesia bisa menjadi penentu tren masa kini. Populasi anak muda kian besar," ucap Koji Sugita, Marketing Director AHM.

Pergeseran target konsumen yang mulai membidik pangsa pasar anak muda ini juga telah menjadi strategi AHM. "Setelah sebelumnya kami luncurkan All New Honda CBR 150R. Hal itu merupakan usaha kami agar tak kalah dengan anak muda sekarang yang ingin aktif dan punya selera aktif," lanjutnya.

All New Honda BeAT eSP dipasarkan dengan 8 warna serta 2 tipe CW dan CBS. Tipe  CW ada warna Hard Rock Black dan Dance White dibanderol Rp 14,7 juta OTR Jakarta.

Lalu tipe CBS hadir dengan warna Garage Black, Techno Blue White dan Funky Red White 14,9 juta OTR Jakarta. Kemudian turunan dari tipe CBS, yakni CBS-ISS hadir warna Electro Blue White, Soul Red White dan Fusion Magenta Black dijual Rp 15,4 juta OTR Jakarta.

"All New Honda BeAT eSP diproduksi di 5 lini perakitan dengan memanfaatkan kapasitas produksi yang ada di 3 pabrik kami, di Sunter, Cikarang dan Karawang. Melibatkan 17 ribu karyawan serta perusahaan pemasok tier 1 dan tier 2, jumlah yang terlibat 128 ribu orang," papar Johannes Loman, Executive Vice President Director PT AHM.

EDITOR

Harryt MR

Top