Kamis,31 Maret 2016 08:08 WIB

Penulis: Advetorial

Bongkar Spesifikasi Mio Z, Zagoan Baru Yamaha di Segmen Skutik

  • Foto: Salim

    Yamaha Mio Z Bedah Teknologi

  • Foto: Salim

    Yamaha Mio Z Bedah Teknologi

  • Foto: Salim

    Yamaha Mio Z Bedah Teknologi

Bogor - Teka-teki Yamaha 'Z' series di tayangan MotoGP Qatar minggu lalu di TV lokal terjawab sudah. Ternyata PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) merilis skutik barunya dengan kode belakang 'Z'. Yup, keluarga baru Mio Series, sambutlah Mio Z.

"Kini pilihan varian entry level motor Yamaha lebih lengkap dengan hadirnya Mio Z yang memenuhi semua kebutuhan berkendara sehari-hari khususnya pria," beber Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing PT YIMM.

Kalau diperhatikan lebih detail, ternyata kaki-kaki Mio Z lebih kekar! Tentunya sesuai dengan target market Mio Z yang diperuntukan untuk pria.

Menggunakan pelek depan 1,60x14 dibalut ban 80/80-14, sedang yang belakang pakai pelek 2,50x14 dengan ban 100/70-14. Dengan ban berprofil ceper, bentuk ban jadi membulat.

Efeknya menikung bisa lebih stabil dan karena ukuran ban lebih besar, redaman suspensinya juga sangat terbantu, bantingannya lebih lembut.

Sedang pilihan warnanya ada dua, yaitu Hitam Zagoan dan Putih Zuara. "Hitamnya keren, doff. Sesuai dengan hasil riset Indeks Kebahagiaan Berkendara yang dilakukan OTOMOTIF, warna hitam paling membahagiakan," ungkap Masykur.

Sedang mesinnya, tetap 125 cc yang sama seperti yang digunakan pada Mio M3. Tanpa radiator tapi telah mengusung teknologi Blue Core. Sebuah filosofi desain mesin Yamaha yang menawarkan tiga keunggulan.

"Kenggulan pembakaran, minim gesekan (reduce powerless) dan terakhir keunggulan pada pendinginan maksimal," terang M. Abidin GM Service & Motorsport PT Yamaha Indonesia (YIMM).

"Ending-nya, terciptanya motor yang maksimal dan sesuai dengan kemauan konsumen Yamaha," sambung Abidin. Keunggulan pada pembakaran diraih dengan melakukan optimalisasi durasi noken as in dan ex. Sehingga didapatkan campuran bahan bakar dan udara yang tepat.

Desain ruang bakar hemispherical juga memberikan keunggulan pembakaran. Dimana bentuk ruang bakar yang setengah lingkaran, membuat campuran bahan bakar dan udara lebih cepat berada di permukaan piston.

Offset Cylinder jadi terapan dalam urusan meminimkan gesekan. Benturan piston ke dinding silider jadi minim, juga berefek kurangnya getaran dan hasil akhirnya tenaga yang terdistribusi jadi besar. Bicara soal pendinginan maksimal, ada sistem pendinginan silinder terbaru yang meliputi sudut kipas besar, air shroud yang mengarah ke silinder dan sirip silinder yang tipis juga lebih banyak.

DiASiL Cylinder mampu melepas panas dengan baik dan kuat dikawinkan dengan Forged Piston yang membuat bobot part tersebut jadi ringan. Yang enggak kalah penting adalah Oil Jet Piston Cooler yang mampu mendinginkan suhu piston dari bawah.

"Dengan keunggulan tersebut, efek jangka panjangnya mesin Yamaha jadi lebih awet," yakin Armando Lung, Senior GM Marketing PT YIMM.
Fitur-fitur yang disematkan enggak kalah menarik.

Ada multifunction key yang bisa digunakan untuk menyalakan mesin, membuka bagasi dan mengunci motor dengan aman dan mudah berkat cover bermagnet. Bagasi yang luas dan lega juga tetap memanjakan pemakainya.

Dilengkapi pula dengan eco indicator yang akan menuntun untuk berkendara dalam kondisi paling hemat bensin. Lampu yang posisinya ada di sebelah kiri panel indikator ini akan menyala pada rentang kecepatan 20 sampai 60 km/jam secara stabil.

Pada kecepatan tersebut, konsumsi bensin Mio Z diklaim berada pada kondisi paling efisien.

Harganya, dilepas Rp 15,1 juta on the road Jakarta, cuma beda Rp 400 ribu dari Mio M3 tapi dapat pelek dan ban lebih besar juga kombinasi warna yang lebih maskulin. Keren! (otomotifnet.com)

Spesifikasi Mio Z :
Dimensi
P x L x T : 1.870 mm x 685 mm x 1.035 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.260 mm
Jarak Terendah ke Tanah : 135 mm
Tinggi Tempat Duduk : 750 mm
Berat Isi : 94 kg
Kapasitas Tangki Bensin    : 4,2 L
Mesin
Tipe Mesin : Air Cooled 4-Stroke, SOHC
Susunan Silinder : Single Cylinder
Diameter x Langkah : 52,4 x 57,9 mm
Perbandingan Kompresi : 9,5:1
Volume Silinder : 125 cc
Daya Maksimum : 9,38 dk (7,0 kW)/8.000 rpm
Torsi Maksimum : 9,6 Nm/5.500 rpm
Sistem Starter : Electric & Kick Starter
Sistem Pelumasan : Wet Sump
Kapasitas Oli Mesin : Total = 0,84 L; Berkala = 0,80 L; Ganti Filter Oli = 0,80 L
Sistem Bahan Bakar : Fuel Injection
Tipe Kopling : Dry, Centrifugal Automatic
Tipe Transmisi : V-Belt Automatic
Rangka
Tipe Rangka : Underbone
Suspensi Depan : Teleskopik
Suspensi Belakang : Swing
Ban Depan : 80/80-14M/C (43P)
Ban Belakang : 100/70-14M/C (51P)
Rem Depan : Single Disc Brake
Rem Belakang : Drum Brake
Kelistrikan
Sistem Pengapian : TCI
Battery : YTZ4V/GTZ4V
Tipe Busi : NGK/CR6HSA

 

EDITOR

Pilot

Top