Selasa,8 Nov 2016 09:10 WIB

Penulis: Haryadi Hidayat

Laporan Langsung Dari Milan, Italia

Ducati 1299 Superleggera World Premiere, Berat Rangkanya Cuma 2,6 Kilo!

Foto: Iday

World Premiere Ducati 1299 Superleggera di Milan, Italia (7/11)

Milan- Ducati 1299 Superleggera menjalani prosesi World Premiere di Teatro Naziole, Via Giordano Rota, Milan, Italia (7/11).

Motor sport super ini dirancang superringan dan mengadopsi teknologi canggih MotoGP Ducati.

Paling menarik, bobot sasis atau rangkanya, cuma 2,6 kilogram. Rangka berbahan karbon fiber ini 1,7 kg atau 40 persen lebih ringan dari rangka aluminium.

Lalu berat  lengan ayun juga berhasil dipangkas. Menjadi 4,1 kilogram.

Pelek berbahan hi-strength carbon fibre dan resin tahan panas ini 18 % (900 gram) lebih ringan dari lengan ayun forged aluminium.

Turut menyumbang bobot ringan yakni pelek.

Komponen ini dibuat dari  hi-strength carbon fibre. Jika digabung, berat kedua peleknya lebih ringan 1,4 kg dibanding pelek aluminium.

Begitu juga suspensi depan, Ohlins FL936 dengan per titanium ini memiliki bobot ringan.

Ada pun tenaga yang dihasilkan kedua silindernya mencapai 220 dk, terkencang di kelas dua silinder.

Swing arm Carbon Fibre Ducati 1299 Superleggera
Swing arm Ducati 1299 Superleggera, salah satu penyumbang ringannya bobot

Sementara bobot motornya, versi untuk pasar eropa 167 kg. Lalu untuk pasar Amerika 167 kg dan jika menggunakan versi kit racing beratnya hanya 162 kg.

“Rasio tenaga terhadap bobot yakni  1,40 dk per kilogram (persisnya 1,36 dk/kg) . Sulit menemukan produk dengan perbandingan yang seperti ini di motor lain,” ucap Claudio Domenicali, CEO Ducati Motor Holding.

Jika ditelanjangi, maka akan terlihat rangka karbonnya. “Ini motor produksi massal pertama menggunakan bahan karbon,” terang Domenicali yang juga menerangkan emisi dari motor ini sudah sesuai regulasi Euro 4.

Namun di luar tampilan, Ducati 1299 Superleggera didukung teknologi canggih bak besutan MotoGP.

Yakni Bosch Inertial Measurement yang mengatur Ducati Traction Control Evo, Ducati Wheelie Control Evo, Advanced Slide Control, Launch Control dan ABS.

“Dengan teknologi ini mereka bisa mengontrol salah satu, bagian belakang atau roda sliding. Atau sebaliknya, mengontrol roda sliding bukan belakang motor. Pengendara tetap percaya diri,” ucap Domenicali sambil terpampang video motor sedang ngedrift di tikungan dengan kecepatan tinggi ala Casey Stoner di MotoGP.

Adapun soal prodksi, motor super ini hanya dibuat 500 unit saja. Juga hadir dalam World Premiere di Milan, Casey Stoner yang turut mengembangkan motor ini. (Otomotifnet.com)

EDITOR

Haryadi Hidayat

Top