Kamis,21 Jan 2016 09:30 WIB

Penulis: Denta

Komparasi Fitur dan Spek Mesin Yamaha Aerox 125LC vs. Honda Vario 125, Pilih Mana?

Foto: Dok. OTOMOTIFNET.COM

Yamaha Aerox 125LC vs. Honda Vario 125 eSP

Jakarta - Honda Vario 125 generasi terbaru yang dirilis pada awal tahun 2015 kemarin kini mendapat lawan baru. Meski tidak berada di segmen yang sama, namun kehadiran Yamaha Aerox 125LC diperkirakan cukup bisa memberi perlawanan.

Seperti apakah detail fitur dan spek mesin Aerox yang menjadi kompetitor terdekat Vario 125? Yuk kita bahas lebih dalam.

Mulai dari fitur. Yamaha Aerox 125LC memiliki desain bodi yang sporty dengan membawa gen Aerox yang sudah sejak lama eksis di benua Eropa. Headlamp yang disusung juga sudah LED. Volume bagasi Aerox dapat menampung helm half face, sudah dilengkapi side stand switch, hand brake dan pelek belakang dengan lebar 2.50 inci.

Untuk Vario 125, fitur unggulan yang sedikit lebih banyak. Yaitu volume bagasi besar yang bisa menampung helm full face, headlamp LED, Combi Brake System (CBS), hand brake, side stand switch, Idling Stop System (ISS), dan ACG Starter yang membuat starter elektrik nyaris tanpa suara. Untuk pelek belakang, Vario 125 kalah lebar dari Aerox dengan pakai ukuran 2.15 inci, namun di pelek depan lebih lebar dengan 1.85 inci sedangkan Aerox hanya 1.60 inci.

Beralih ke bagian mesin. Yamaha Aerox memiliki power maksimum 11,4 hp di 9.000 rpm dan torsi maksimum 10,4 Nm di 6.500 rpm. Sedangkan Vario 125 punya power maksimum 11,2 hp di 8.500 rpm dan torsi maksimum 10,8 Nm di 5.500 rpm. Power Yamaha Aerox 125LC lebih unggul 0,2 hp dibanding Honda Vario 125 eSP, namun torsinya lebih kecil 0,6 Nm.

Bagaimana dengan bobot motor? Yamaha Aerox punya berat 102 kg dan Vario 125 beratnya 109 kg. Dengan begitu, Yamaha Aerox punya power to weight ratio yang lebih besar yaitu 0,082 sedangkan Vario 125 lebih kecil hanya 0,076 saja. Power to weight ratio ini merupakan perbandingan power mesin dengan bobot motor, semakin besar angkanya maka semakin bagus dan lebih kencang.

Untuk harganya sendiri, Yamaha Aerox 125LC dibanderol Rp 18,2 juta, dan Honda Vario 125 eSP memiliki harga Rp 18,1 juta OTR Jakarta. Aerox lebih mahal Rp 100 ribu dibanding Vario 125. Biar lebih jelas, bisa lihat perbandingan data spesifikasi di bawah ini. (motor.otomotifnet.com)

Data Spesifikasi : Honda Vario 125 eSP | Yamaha Aerox 125LC
Dimensi
Panjang X Lebar X Tinggi : 1.921 x 683 x 1.096 mm | 1.857 x 742 x 1.070 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.280 mm | 1.265 mm
Jarak terendah ke tanah : 135 mm | 135 mm
Berat kosong : 109 Kg | 102 Kg
Kapasitas tangki bahan bakar : 5,5 liter | 3,8 liter

Rangka
Tipe rangka : Rangka Tulang punggung | Rangka Tulang punggung
Tipe suspensi depan : Teleskopik | Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan shockbreaker tunggal | Lengan ayun dengan shockbreaker tunggal
Ukuran Ban Depan : 80/90 - 14 M/C 40P tubeless | 70/90-14 tubeless
Ukuran Ban Belakang : 90/90 - 14 M/C 46P tubeless | 110/70-14 tubeless
Rem Depan : Cakram hidrolik
Rem Belakang : Tromol - sistem pengereman CBS | Tromol

Mesin
Kelas Mesin : 125 | 125
Tipe Mesin : Liquid cooled, 4-stroke SOHC | Liquid cooled, 4-stroke SOHC
Volume Langkah : 124,8 cc | 124,8 cc
Diameter X Langkah : 52,4 x 57,9 mm | 52,4 x 57,9 mm
Perbandingan Kompresi : 11,0 : 1 | 10,9 : 1
Daya Maksimum : 8,3 kW / 8.500 rpm | 8,4 kW / 9.000 rpm
Torsi Maksimum : 10,8 N.m / 5.500 rpm | 10,4 Nm / 6.500 rpm
Kapasitas Minyak Pelumas Mesin : 0,8 liter pada penggantian periodik | 0,8 liter pada penggantian periodik
Tipe Kopling : Otomatis, sentrifugal, tipe kering | Otomatis, sentrifugal, tipe kering
Tipe Transmsi : Otomatis, V-belt automatic | Otomatis, V-belt automatic
Tipe Starter : Pedal & Elektrik

Kelistrikan
Tipe Battery : 12 V - 5 A.h (tipe MF) | Yuasa YTZ25S
Busi : ND U22EPR-9, NGK CPR9EA-9 | NGK CR7E
Pengapian : Full Transisterize, Baterai | TCI

EDITOR

Denta

Top