Selasa,19 Jan 2016 08:00 WIB

Penulis: Denta

Masih Penasaran Sama Yamaha Aerox 125LC? Yuk Kita Kupas Lebih Dalam

  • Foto: Denta

    Yamaha Aerox 125LC Depan

  • Foto: Denta

    Yamaha Aerox 125LC Belakang

  • Foto: Denta

    Headlamp sudah LED

  • Foto: Denta

    As sokbreker depan diberi cover pelindung kotoran

  • Foto: Denta

    Setang telanjang, spidometer mirip X-Ride

  • Foto: Denta

    Tidak ada tempat penyimpanan di depan

  • Foto: Denta

    Jok sporty berdesain ala single seater

  • Foto: Denta

    Ruang kaki punya 2 posisi berkendara, nyaman dan racing

  • Foto: Denta

    Volume bagasi cukup besar, muat helm half face

  • Foto: Denta

    Pelek belakang lebar 2.50 inci dengn ban100/70-14

  • Foto: Denta

    Lampu belakang mirip New V-Ixion Advance

  • Foto: Denta

    Rear grip handel menyatu dengan bodi, mirip New V-Ixion Advance

  • Foto: Denta

    Spatbor depan nempel di ban, bergaya ala motor sport

Bogor - Kehadiran Yamaha Aerox 125LC cukup mengejutkan dunia skutik di Tanah Air. Pasalnya, Yamaha telah membuka segmen skutik baru yang bermain di blue ocean layaknya X-Ride.

"Aerox 125LC ini merupakan totally new product dari Yamaha yang bermain di segmen blue ocean karena belum ada pabrikan lain yang bermain di segmen ini," tutur Dyonosius Beti, selaku Executive Vice President PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Mengambil platform yang sama seperti Xeon RC dan GT125, Aerox 125LC punya banyak perbedaan. Misalnya seperti di bagian bodi, Aerox 125LC menganut desain bergaya balap dengan headlamp LED, lampu sein yang terpisah dengan headlamp dan lampu rem, setang telanjang seperti X-Ride, spatbor depan yang nempel dengan ban, desain bodi belakang runcing dengan pegangan tangan tersembunyi, jok yang berdesain ala single seater, pelek belakang lebar (2.50 inci), dan lainnya.

Sedangkan untuk mesin, speknya sama persis dengan Xeon RC dan GT125. Yamaha mengklaim mesin Aerox 125LC ini paling powerful jika dibanding kompetitor di kelas skutik 125cc. Power maksimum yang dimiliki yaitu 8,4 kW di 9.000 rpm dan torsi maksimum 10,4 Nm di 6.500 rpm.

Untuk kapasitas bagasi juga masih cukup besar dan mampu menampung helm half face. Sayangnya, tidak ada tempat penyimpanan kecil di bagian dek depan yang dekat dengan kunci kontak.

Spidometer yang digunakan Aerox 125LC sepintas mirip dengan X-Ride, namun memiliki desain warna dan angka berbeda dan dilengkapi indikator suhu mesin. Lampu belakangnya juga sepintas mirip New V-Ixion Advance, namun hanya bentuknya saja yang mirip sedangkan dudukannya beda. Biar lebih jelas, kita lihat foto-fotonya aja yuk! (motor.otomotifnet.com)

Data Spesifikasi Aerox 125LC:
Dimensi
P X L X T : 1857mm X 742mm X 1070mm
Jarak Sumbu Roda : 1265mm
Jarak Terendah ke Tanah : 135mm
Tinggi Tempat Duduk : 760mm
Berat Isi : 102 kg
Kapasitas Tangki Bensin : 3,8L

Mesin
Tipe Mesin : Liquid cooled, 4-stroke, SOHC
Jumlah / Posisi Silinder : Single cylinder
Ddiameter x Langkah : 52,4 x 57,9 mm
Perbandingan Kompresi : 10,9 ± 0.4 : 1
Daya Maksimum : 8.4kW/9000rpm
Torsi Maksimum : 10.4Nm/6500rpm
Sistem Starter : Elektrik & kick starter
Sistem Pelumasan : Basah
Kapasitas Oli Mesin : Total = 0,90 L ; Berkala = 0,80 L
Sistem Bahan Bakar : Fuel Injection
Tipe Kopling : Kering, sentrifugal
Tipe Transmisi : V-belt automatic

Rangka
Tipe Rangka : Underbone
Suspensi Depan : Teleskopik
Suspensi Belakang : Unit swing
Ban Depan : 70/90-14M/C 34P
Ban Belakang : 100/70-14M/C 51P
Rem Depan : Disc brake
Rem Belakang : Drum brake

Kelistrikan
Sistem Pengapian : TCI
Battery : YUASA/YTZ5S
Tipe Busi : NGK/CR7E

EDITOR

Denta

Top