Jumat,11 Nov 2016 09:45 WIB

Penulis: Dimas Pradopo

Sampai Surabaya, Gesits Jadi Bintang Dies Natalis ITS ke 56

  • Foto: Garansindo

    Gesits Jadi Bintang Dies Natalis ITS ke 56

  • Foto: Garansindo

    Gesits Jadi Bintang Dies Natalis ITS ke 56

  • Foto: Garansindo

    Gesits Jadi Bintang Dies Natalis ITS ke 56

  • Foto: Garansindo

    Gesits Jadi Bintang Dies Natalis ITS ke 56

  • Foto: Garansindo

    Gesits Jadi Bintang Dies Natalis ITS ke 56

Surabaya - Sampai di kota kelahirannya (10/11), Surabaya, skuter listik Gesits (Garansindo Electric Scooter ITS) menjadi bintang dalam perayaan Dies Natalis ke 56, Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Acara Dies Natalis ini dihadiri oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Direktur Jendral Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Dr. Ir. Jumain Appe, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Muhammad Nuh, Rektor ITS, Joni Hermana dan Operations Director PT Garansindo Technologies, Rahmat Septriwan.

“Kehadiran motor listrik Gesits dalam acara Dies Natalis ITS ke 65 merupakan kebanggaan untuk keluarga ITS dan Garansindo serta sebagai salah satu bukti nyata bahwa anything is possible dengan passion, kreativitas, kecerdasan dan bakat,” ujar Operations Director PT Garansindo Technologies, Rahmat Septriwan.

Dari Surabaya, rider Gesits akan melanjutkan tuuring "Gesits Tour de Jawa Bali". Hari rencananya perjalanan Surabaya-Banyuwangi akan dilakukan. Sebelumnya, Gesits telah menempuh jarak sekitar 785 kilometer dari Jakarta–Surabaya, dan berangkat dari Jakarta pada Senin 7 November 2016 yang lalu.

Selama perjalanan ini, para rider skuter GESITS dari ITS bersama kru Garansindo melewati beberapa check point di Indonesia termasuk Cirebon, Tegal, Kota Pati, dan Gresik untuk melakukan pengisian baterai. Selama perjalanan para rider ITS menghadapi kondisi perjalanan dan cuaca yang menantang.

Dalam kegiatan turing ini, skuter listrik GESITS akan melakukan beberapa pengujian untuk melihat kesiapan dan semua persyaratan sebelum diproduksi secara masal. Pengujian itu termasuk pengujian performa, pengujian jarak tempuh dan konsumsi energi, serta pengujian keselamatan. (Otomotifnet.com)

EDITOR

Dimas Pradopo

Top