Kamis,30 Juni 2016 08:00 WIB

Penulis: Dimas Pradopo

Lebih Mahal 20 %, Pemakai Lampu Motor Philips Dapat Benefit Sebanyak Ini

Foto: Fariz

lampu-philips-motor.

Jakarta - Jika pada segmen lampu mobil atau bahkan lampu rumah, produk Philips sudah terkenal punya daya tahan lebih lama meski harga jualnya sedikit lebih mahal. Hal yang sama juga terjadi pada lampu sepeda motor.

"Harga kami memang sedikit di atas kompetitor, beda sekitar 20% tapi memiliki banyak keunggulan," beber Andri Wahyu Dewanto Aji Country Manager Philips Automotive Lighting Indonesia. Lalu fitur apa saja yang bikin Philips tetap percaya diri?

Salah satunya dari penggunaan material quartz glass pada kacanya. Kaca jenis ini memiliki kemampuan menahan tekanan dan perubahan suhu lebih baik ketimbang kaca biasa.

"Saat lampu menyala akan menimbulkan panas, untuk membuktikan, coba teteskan air. Kalau kaca lain pasti pecah, pakai quartz glass lebih kuat sehingga umur pakainya lebih lama," jelasnya panjang lebar.

Selain itu, kaca ini juga memiliki UV Block, benefitnya mika lampu enggak mudah menguning karena sinar UV yang terpancar tertahan terlebih dahulu.

Keunggulan lainnya adalah memiliki filament yang lebih kokoh dan konsisten. "Kalau filament-nya enggak lurus nyala lampunya jadi kurang fokus," ungkap pria ramah ini sembari menunjukan ada bridge yang membuat dudukan filament lebih stabil sekaligus mengurangi tegangan dari filament itu sendiri. "Efeknya tentu saja umur pakainya jauh lebih panjang," imbuh Andri.

Secara line up produk, Philips memiliki beberapa varian mulai dari CrystalVision Moto, BlueVision Moto, CityVision Moto, PremiumVsion Moto sampai Essential Moto. CrystalVision Moto adalah varian halogen yang memberikan sorot lampu lebih putih, spesifikasinya 4.300 Kelvin tersedia untuk fitting HS1. Kemudian ada juga BlueVision Moto.

"Meski putih, lampu yang kami jual ini masih mampu menembus hujan. Enggak sekedar gaya namun fungsinya tetap diperhatikan," tutupnya. Sedang lainnya memiliki keunggulan lebih jauh sorot lampunya bila dibandingkan dengan produk standar. (Otomotifnet.com)

EDITOR

Dimas Pradopo

Top