Rabu,4 Mei 2016 16:41 WIB

Penulis: otomotifnet

Lima Fakta Aki Untuk Balap, Bukan Cuma Kecil, Ringan dan Kuat

Foto: Aant/otomotifnet

Aki Untuk Balap Kecil, Ringan dan Kuat

Aki Untuk Balap Kecil, Ringan dan Kuat
Aki Untuk Balap Kecil, Ringan dan Kuat

Meski demikian bukan berarti cocok untuk semua kendaraan

Jakarta - Pada umumnya, kendaraan balap baik mobil maupun motor identik dengan pengurangan bobot demi meraih waktu tercepat. Salah satunya dengan ‘meringankan’ aki alias mengganti dengan yang berdimensi mungil dan ringan, umum disebut aki racing. Lalu seperti apagambaran aki racing? • (otomotifnet.com / Tejja)

1. Siapa yang Perlu Aplikasi aki Racing?
“Kalau di mobil tergantung jenis balapannya. Kalau untuk drag bisa jadi butuh ganti aki racing. Beda dengan balap turing yang bobot kendaraannyatidak boleh terlalu enteng.” ujar Leon Chandra, tuner dari bengkel Racetechdi Daan Mogot, Jakbar.

Sedangkan untuk motor balap, lebih utama untuk yang mengusung mesin injeksi. “Karena banyak kebutuhan kelistrikan seperti untuk mendukung kinerja fuel pump,” ungkap Eddo Tan dari Tiara Sutan Motorsport.

2. Aki Balap Isinya Apa?
Ringan dan mungilnya aki balap disebabkan materialnya. “Itu karena bahan baterai menggunakan Lithium, sehingga dengan dimensi yang kecil namun tetap bisa menghasilkan kekuatan yang besar,” sebut Kusworo, mekanik Racetech.

3. Ada Apa Saja Aki Racing Yang Tersedia Di Pasaran?
Untuk motor ada beberapa seperti merek AHRS, Motobatt, Unibat ataupun Racing Batteries. Untuk roda empat, umumnya Champion, Pulse, Braille Auto dan lainya. Urusan harga, dibanderol Rp 500 ribu hingga Rp 5 jutaan.

4. Ampere Besar Bukan Utama
“Aki untuk kendaraan balap sebetulnya tidak membutuhkan ampere yang besar, yang paling penting adalah kemampuannya untuk menyalakan mesin yang rata-rata sudah berkompresi tinggi,” ujar Tedy dari gerai Jiester di Kebon Jeruk, Jakbar.

Hal ini karena aki sudah tidak perlu lagi mengerjakan tugas aslinya seperti menyalakan lampu-lampu. Tugas aki balap selain untuk starter juga berfungsi sebagai penstabil arus listrik selama mesin menyala.

5. Off Season? Wajib Dicharge
Aki balap sejatinya bisa awet sampai dengan 2 tahun, asal perawatannya diperhatikan dengan telaten. “Kalau sedang tidak dipakai dalam jangka waktu yang lumayan lama, seperti saat off-season balapan, aki harus sering di charge, paling tidak setiap seminggu sekali agar voltasenya tidak menurun,” jelas Leon yang saat ini sedang sibuk mengerjakan sejumlah motor sport balap 150 cc.

Lain halnya bila aki terpasang di mobil balap. “Rutin dipanaskan saja mesinnya agar aki selalu mendapat pengisian,” tambah Leon lagi.

 

EDITOR

Dimas Pradopo

Top