Kamis,10 Sept 2015 15:15 WIB

Penulis: pewete pewete

Data Lengkap Test Ride All New Honda CB150R, Bandingkan Dengan CB150R Old

Foto: SALIM

Data Lengkap Test Ride All New Honda CB150R, Bandingkan Dengan CB150R Old


Tampilan dan mesinnya benar-benar baru, bagaimana dengan performanya? Ini dia ulasan lengkapnya!


Jakarta - Kendati diluncurkan bersamaan dengan New Honda Sonic 150R 5 Agustus silam, namun All New Honda CB150R  StreetFire diproduksi massal belakangan, makanya unit tesnya pun baru ada sekarang. Pastinya penasaran kan dengan performa motor yang dijual Rp 25,4 juta OTR Jakarta ini? Yuk langsung kita kupas tuntas. • (otomotifnet.com)

DESAIN
Sebagai naked bike, All New CB150R didesain serba tajam sehingga memberi kesan agresif. Dari lampu, shroud, hingga lampu rem semua serba lancip. Sasis model teralisnya tampak berotot, eh finishing pengelasannya sekarang halus banget! Sementara penggunaan kaki-kaki yang lebih lebar membuat CB150R tampak lebih gagah.


FITUR DAN TEKNOLOGI

Lampu serba LED jadi fitur yang diunggulkan, kelebihannya hemat listrik dan tahan lama. Lampu utama terang sih, namun karena sorotan LED terlalu putih, jika malam dan ada rintik hujan jadi remang-remang. Sein LED-nya unik, ketika pertama kali diaktifkan kedipannya cepat namun sesaat kemudian langsung normal.


Busa jok empuk, nyaman diduduki

Panel spidometer full digital dan bentuknya kompak. Tengah ada takometer model bar lurus, karena cukup kecil dan padat tak bisa sekali lirik. Asyiknya karena pakai background biru, di mata jadi terasa adem.Fitur berikutnya kontak kini menempel di ujung tangki, jika dikunci setang dan dicabut maka otomatis pengaman magnet menutup.

Paling keren tentu tangki sudah dilengkapi tutup model rata atau istilah kerennya aero plane fuel cap, yang ketika ditekan otomatis langsung mengunci. Kaki-kaki dikasih spek baru, tak hanya desain pelek mirip CB650F, ukurannya juga diperlebar. Kini pakai ban 110/80-17 dan 130/70-17 yang membalut pelek 2,50x17 dan 3,50x17.

Rem juga diupgrade dengan menyematkan cakram depan lebar 276 mm. Dari sisi mesin, All New CB150R dibekali dapur pacu baru. Bore x stroke mendekati square 57,3 mm x 57,8 mm. Berikut  teknologi minim gesekan seperti roller rocker arm.

RIDING & POSITION

Jok All New CB150R yang hanya 797 mm termasuk pendek, kaki Tester OTOMOTIF yang berpostur 173 cm 65 kg bisa menapak sempurna ke tanah. Posisi setang yang rendah dan pendek, menjadikannya terasa jauh saat diraih, makanya kala duduk lengan jadi lurus.



Namun segitiga berkendara masih cukup nyaman, punggung hanya sedikit condong ke depan.Kenyamanan berkendara ditunjang bentuk jok dan tangki yang menyempit, sehingga lebih nyaman saat dijepit paha. Apalagi busa joknya empuk, jadi bokong enggak mudah panas.

Yang bikin kurang nyaman posisi tuas persneling yang terlalu tinggi, sehingga saat harus menginjak untuk menurunkan cukup susah. Tuas mesti diturunkan 1 strip nih. Belum lagi ketika awal pemakaian kopling kurang pas, sehingga pindah gigi 2 ke 1 keras, tapi setelah setel ulang jadi empuk.

Handlingnya sangat cocok untuk yang suka cornering

Karakter handling All New CB150R ini pas untuk pengendara yang suka memacu adrenalin. Kombinasi sasis teralis yang fleksibel, dipadu suspensi belakang monosok pro-link yang kaku, dan depan teleskopik 31 mm dengan redaman pas, memberikan handling yang lincah di dalam kota, namun yang lebih penting sangat stabil ketika dipakai cornering.

Dipakai melibas tikungan dalam kecepatan tinggi tak ada goyangan, tentu juga berkat penggunaan ban yang lebih lebar. Kelemahannya buat yang suka jalan santai sendirian, saat melibas jalan tak rata suspensi belakang jadi terasa agak keras. Tapi kalau untuk berboncengan empuknya pas.


Tuas persneling tinggi, enaknya diturunkan 1 strip

PERFORMA
Ujian pertama diukur performa on wheel pakai dynamometer Dynojet 250i milik Sportisi Motorsport di Rawamangun, Jaktim. Setelah beberapa kali run tercatat tenaga maksimal 14,65 dk di putaran mesin 9.100 rpm, sedang torsi 13 Nm di 7.000 rpm. Angka itu sedikit lebih rendah dari klaim Honda, tenaga 16,7 dk @9.000 rpm dan torsi 13,8 Nm @7.000 rpm.


Torsi besar sejak rpm rendah, gampang diajak wheelie

Grafik tenaganya naik linear sejak putaran bawah, kemudian turun perlahan setelah melewati peak power di 9.100 rpm. Sedang torsi langsung sekitar 10,5 Nm sampai 5.000 rpm, dan naik sampai maksimal di 7.000 rpm lalu turun perlahan. Dari grafik terlihat limiter ada di sekitar 10.800 rpm.

Bagaimana jika kita bandingkan dengan CB150R lawas? Ternyata generasi baru menang telak! Tenaga maksimal CB150R generasi lama hanya 13,45 dk @10.300 rpm dan torsi 10,83 Nm @7.800 rpm. Uniknya grafik tenaga dan torsi kedua motor ini di 10.500 rpm bertemu.

Karena grafik torsi All New CB150R ini sudah berisi sejak rpm rendah, tak heran karakternya nyaman dipakai harian maupun luar kota. Lantaran di 3.500 rpm dorongan mesin sudah ngisi, kemudian akan ngacir jika menyentuh 5.000 rpm sesuai kenaikan torsi. Jadi tak perlu buka gas dalam-dalam sudah ngacir, khas mesin dengan langkah panjang.



Ini grafik performa dibanding CB150R lama

Kekurangannya mesin langkah piston panjang ini teriaknya terlalu cepat, seakan nafasnya pendek-pendek karena gampang kena limiter, tak heran akselerasinya kalah dari generasi lama. Loh padahal tenaga dan torsi lebih besar ya? Mesti diingat juga selain limiter lebih rendah, bobotnya naik jadi 136 kg dari 129 kg.

Contoh untuk meraih kecepatan 100 km/jam butuh waktu 13,5 detik, CB150R lawas 11,7 detik. Jarak 0-201 meter ditempuh dalam tempo 11,5 detik, versi lama 11 detik saja. Berapa top speed-nya? Di trek 1 km di spidometer mentok 130 km/jam, sedang di Racelogic 117,2 km/jam. Data lengkap silakan baca tabel

KONSUMSI BENSIN
Punya torsi besar sejak putaran rendah, tak heran bila konsumsi bensin All New CB150R ini cukup hemat. Menggunakan Pertamax dan dipakai harian dengan metode full to full, tiap liternya ternyata bisa untuk menempuh jarak 41,5 km, lebih irit dari klaim Honda yang hanya 40,58 km/lt. Dan tentu jauh lebih irit dari CB150R lawas yang hanya 36,3 km/lt.


DATA TES
Honda All New CB150R

0-60 km/j : 4,1 detik
0-80 km/j : 7,6 detik
0-100 km/j : 13,5 detik
0-100 m : 7,3 detik (77,9 km/j)
0-201 m : 11,5 detik (92 km/j)
0-402 m : 18,6 detik (111,2 km/j)
Top speed spido : 130 km/j   
Top speed Racelogic : 117,2 km/j
Konsumsi bensin : 41,5 km/lt

Honda CB150R old

0-60 km/j : 3,8 detik
0-80 km/j : 6,8 detik 
0-100 km/j : 11,7 detik
0-100 m : 7 detik (77,9 km/j)
0-201 m : 11 detik (92 km/j)  
0-402 m : 18,2 detik (111,2 km/j)
Top speed spido : 135 km/j
Top speed Racelogic : -
Konsumsi bensin : 36,3 km/lt

DATA SPESIFIKASI
P x L x T: 2.019 x 719 x 1.039 mm
Jarak Sumbu Roda: 1.293 mm
Jarak terendah ke tanah: 169 mm
Tinggi jok: 797 mm
Berat kosong:136 kg
Kapasitas tangki: 12 liter
Tipe rangka: Diamond Truss Frame
Tipe suspensi depan: Teleskopik
Tipe suspensi belakang: Lengan Ayun dengan Suspensi Tunggal (Sistem Pro-Link)
Ukuran ban depan: 100/80–17 52P (Tubeless)
Ukuran ban  belakang: 130/70-17 62P (Tubeless)
Rem depan: Cakram Hidrolik
Rem belakang: Cakram Hidrolik
Tipe mesin: 4 langkah, DOHC 4 katup, silinder tunggal, berpendingin cairan
Diameter x langkah: 57,3 x 57,8 mm
Kapasitas: 149,16 cc
Perbandingan kompresi: 11,3:1
Daya maksimum: 16,7 dk/9.000 rpm*
Torsi maksimum: 13,8 Nm/7.000 rpm*
Kapasitas minyak pelumas mesin: 1,1 
Transmisi: 6 percepatan
Pola pengoperan gigi: 1-N-2-3-4-5-6
Starter: Pedal & Elektrik
Sistem pengapian: Full Transistorized
Tipe baterai: MF Wet 12V 5AH
Busi: NGK MR9C-9N atau ND U27EPR-N9
Ket: *klaim pabrikan

PESAING
Yamaha New V-Ixion Advance



Harga: Rp 24,25-24,65 juta
Mesin: 4 langkah SOHC 4 klep berpendingin cairan
Transmisi: 5 speed
Bore x stroke: 57 x 58,7 mm
Kapasitas: 149,7 cc
Rasio kompresi: 10,4:1
Tenaga maksimal: 16,36 dk @8.500 rpm*
Torsi maksimal: 14,5 Nm @7.500 rpm*
P x L x T: 1.925 x 720 x 1.030 mm
Jarak sumbu roda: 1.300 mm
Tinggi jok: 790 mm
Bobot isi: 131 kg
Kapasitas tangki: 12 lt
Ket: *klaim pabrik


EDITOR

Otomotifnet

Top