Kamis,21 April 2016 19:07 WIB

Penulis: otonet

Data Test Ride All New Honda CBR150R, Lengkap Akselerasi dan Hasil Dyno!

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Performa

  • Foto: Salim

    Test Ride All New Honda CBR150R

  • Foto: Salim

    Test Ride All New Honda CBR150R

  • Foto: Salim

    Test Ride All New Honda CBR150R

  • Foto: Salim

    Test Ride All New Honda CBR150R

  • Foto: Salim

    Test Ride All New Honda CBR150R

Jakarta - Sesi first ride All New Honda CBR150R sudah dilakukan dua kali, pertama di area terbatas dan kedua di sirkuit Sentul kecil . Tentu penasaran dong impresi berkendara jika dipakai harian. Nah baru kali ini sesi test ride dilakukan, karena menunggu unit tes tersedia.

Berikut hasil lengkapnya dari motor yang tersedia dalam 4 pilihan warna, Revolution White dan Nitro Black yang dijual Rp 32,5 juta, Honda Racing Red Rp 33,1 juta dan MotoGP Edition Rp 33,3 juta. Semua OTR Jakarta. • (otomotifnet.com)

Test Ride All New Honda CBR150R
 

Riding Position & Handling
Posisi duduk cukup racy, badan agak condong ke depan dan kaki posisinya ke belakang dengan tangki yang lekukannya pas dijepit paha. Posisi ini saat dipakai di sirkuit memang sangat cocok, pas saat menaklukkan tikungan.

Beda cerita saat dipakai harian, apalagi kalau sering stop and go di kemacetan, telapak tangan jadi cepat pegal, karena harus menahan beban saat mengeram. Namun jika jalanan lancar enggak terlalu lekas lelah.

Dari sisi handling, ini memang yang harus diakui top banget. Enggak hanya sangat nurut dan lincah ketika di sirkuit, di jalan raya juga enak banget. Kemana aja rider mengarahkan motor, motor berbobot kosong 135 kg ini selalu nurut. Belum lagi dimensinya yang ramping hanya 694 mm dan radius belok setang lebar, sehingga mudah selap-selip.

Menikung kencang menaklukkan tikungan juga istimewa, motor tetap diam alias stabil dan line selalu sesuai seperti yang rider inginkan.  Tentu berkat rancangan sasis diamond teralis dipadu suspensi prolink dan ban lebar 100/80-17 di depan dan belakang 130/70-17. Kekurangannya kalau jalan pelan sendirian, ketika melibas speed trap suspensi belakang terasa agak keras.

Test Ride All New Honda CBR150R
 

Performa
Mesin baru dengan rancangan bore x stroke square (57,3 x 57,8 mm), karakternya lebih enak dipakai harian dibanding CBR150R lama yang overbore (63,5 x 47,2 mm). Lantaran torsi besar tersedia sejak putaran mesin rendah.

Bisa dilihat dari hasil dyno pakai Dynojet 250i milik Sportisi Motorsport, Rawamangun, Jaktim. Di 4.000 rpm saja sudah lebih dari 10 Nm, sehingga buka gas sedikit dorongan sudah kuat dan langsung ngacir.

Namun di sekitar 4.800 rpm torsi turun sedikit, makanya jika mau beranjak di sekitar angka itu, misal mau menyalip, seakan ada kosong sesaat dan baru cepat lagi setelah 6.000 rpm. Torsi maksimalnya mencapai 12,58 Nm di 7.200 rpm.

Semakin digeber, putaran mesin dengan throttle body 30 mm ini akan cepat melesat sampai 9.500 rpm, tepatnya setelah peak power sebesar 14,77 dk di 9.200 rpm. Setelah itu akan naik pelan dan mentok kena limiter di sekitar 10.800 rpm.

Test Ride All New Honda CBR150R
 

Dengan tenaga sebesar itu dan dipadu transmisi 6 speed yang cukup close, akselerasinya tergolong cepat. Diukur pakai Racelogic oleh tester berpostur 173 cm 64 kg, kecepatan 100 km/jam diraih dalam waktu 11,9 detik. Sementara jarak 201 meter cukup 11,3 detik. Top speed di spidometer mencapai 138 km/jam, diraih di lintasan 1 km, masih mau naik namun pelan.

Yang jadi catatan positif mesin yang dipakai minim getaran dan suhunya tak terasa panas di kaki, extra fan juga jarang hidup. Minusnya soal pindah gigi, ketika jalan cukup kencang tak ada masalah.

Namun saat mesin panas dan jalan perlahan di kemacetan, ketika turun gigi dari 3 ke 2 dan 2 ke 1 tuas gigi jadi keras, mesti ditambah teknik bliping atau geber sedikit agar prosesnya lebih mudah. Satu lagi saat tutup gas engine brake terasa minim, mungkin karena stasioner diset mencapai 1.800 rpm.

Konsumsi Bensin
Salah satu fitur menarik pada All New CBR150R dan tak dijumpai di rival sekelas, di spidometernya ada info konsumsi bensin real dan average A dan B. Sehingga penggunaan bensin langsung terpantau.

Dengan karakter torsi besar sejak putaran rendah, berkendara harian jadi jarak betot gas dalamdalam, hasilnya penggunaan bensin jadi efisien. Tak heran kendati Tester OTOMOTIF berkarakter agresif, konsumsi bensin rata-rata untuk penggunaan di Jakarta dan sekitarnya masih mencapai 42,4 km untuk tiap liternya. Irit!

Data Test  All New Honda CBR150R
0-60 km/j : 4,3 detik
0-80 km/j : 7,2 detik
0-100 km/j : 11,9 detik
0-100 m : 7,2 detik (@80,3 km/j)
0-201 m : 11,3 detik (@97,9 km/j)
0-402 m : 18,1 detik (114,4 km/j)
Top speed spido : 138 km/j
Top speed Racelogic : 129,5 km/j
Konsumsi bensin : 42,4 km/lt

EDITOR

Dimas Pradopo

Top