Kamis,18 Agust 2016 13:00 WIB

Penulis: otomotifnet

First Ride All New Honda BeAT eSP, Makin Mungil dan Bejibun Fitur baru

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Dua konsul di bawah setang bisa untuk tempat botol

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Lampu makin meruncing, berkesan agresif

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Bentuk pelek baru dan ban sudah tubeless, cakep!

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Hore spidometer sudah digital! Good bye kabel spido di roda depan!

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Bagasi kini berkapasitas 11 liter, lumayan lega

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Tangki bensin membengkak jadi 4 liter, bisa berkendara lebih jauh

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Lampu rem juga meruncing, klop dengan bodi belakang yang ramping

  • Foto: Rizky

    Test Ride All New Honda BeAT eSP

  • Foto: Rizky

    Test Ride All New Honda BeAT eSP

  • Foto: Rizky

    Test Ride All New Honda BeAT eSP

  • Foto: Rizky

    Test Ride All New Honda BeAT eSP

  • Foto: Rizky

    Test Ride All New Honda BeAT eSP

  • Foto: Rizky

    Test Ride All New Honda BeAT eSP

Jakarta - Bertempat di Central Park, Jakbar dan serentak di 26 kota seluruh Indonesia, Sabtu (13/8) PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan All New BeAT eSP.Model yang sangat penting bagi Honda, karena sejak diluncurkan 2008 silam terjual lebih dari 10 juta unit, tiap bulan rata-rata terjual 150 ribu unit. Harus digarisbawahi juga, BeAT ini masih menyandang gelar motor paling laris di Indonesia.

Sebegitu pentingnya keberadaan BeAT, tak heran walaupun masih laku tetap dipoles. Tak cuma tampilannya, disematkan juga fitur baru. "Modelnya lebih ramping dan meruncing, sesuai selera konsumen Indonesia, fitur barunya juga menarik," buka Johannes Loman, Executive Vice President PT AHM.

Apa saja sih fitur barunya dan bagaimana impresi pertama mengendarai motor yang dijual dalam 3 tipe; CW Rp 14,7 juta, CBS Rp 14,9 juta dan CBS-ISS Rp 15,4 juta (OTR Jakarta) ini? Yuk kita simak. (Otomotifnet.com / Aant)

Test Ride All New Honda BeAT eSP
 

Lebih Ramping
Menurut Hikaru Tsukamoto, President of Honda R&D Southeast Asia Co., Ltd., dari hasil survei ke konsumen BeAT, didapat bahwa semua sudah ‘PAS’, namun tetap ada masukan. Pertama mengenai ukuran yang dibikin makin slim dan compact.

Dengan ukuran lebih ramping, diharapkan lebih mudah dikendalikan, lincah di kemacetan, gampang parkir dan lebih leluasa membawa pemboceng atau barang bawaan. Oh ya, ground clearance ditinggikan jadi 146 mm dari 140 mm biar sisi bawah lebih aman dari benturan.

Makin Agresif
Dari sisi style mengusung konsep wedge shape atau serba meruncing, yang memberikan kesan agresif. Tampak jelas dari lampu utama yang bersudut tajam dan dipadu sein yang menyembul di atasnya. Leg shield juga didesain makin ramping. Batok setangnya juga kecil, diet nih! Bodi belakang juga dirampingkan dan diakhiri lampu rem dan sein yang juga tajam. Agar bisa makin ramping, sasis direvisi dan bobot lebih ringan 15%. Bobot total hanya 93 kg dari 95 kg (tipe CBS-ISS).

Test Ride All New Honda BeAT eSP
 

Beragam Fitur Baru
Biar value for money makin tinggi, berbagai fitur baru disematkan pada All New BeAT eSP. Pertama ada eco indicator, “Untuk memandu berkendara secara efisien,” jelas Tsukamoto-san. Saat berkendara efisien, lampu ini akan menyala, dan makin terang jika semakin efisien.

Panel spidometer digital jadi fitur andalan berikutnya. Tampilannya perpaduan analog untuk spidometer, dan layar digital berisi odometer dan fuelmeter. Berikutnya ada info eco indicator, ISS dan lampu-lampu. Dengan spidometer baru, kecepatan dibaca pakai speed sensor di girboks CVT, tepatnya pas di belakang sokbreker, persis Vario 150 eSP.

Sektor kaki-kaki mendapat pembaruan pada pelek dan ban. Desain pelek lebih berkesan modern dan ringan karena 5 palangnya berlubang. Sedang ban kini adopsi jenis tubeless, sehingga jika kena paku enggak langsung kempis. Yang kurang enak dilihat sokbreker belakangnya, dengan adanya bonggol di sisi atas, jadi seperti sokbreker yang pemasangannya terbalik.

Sisi akomodasi juga diupgrade, boks membesar volume jadi 11 liter. Dua konsol di bawah setang juga dipertahankan. Lalu tangki bensin diperbesar jadi 4 liter untuk menambah jarak tempuh, klaimnya sekali ini bisa menempuh jarak 236 km. Fitur tadi melengkapi yang sudah ada seperti parking brake lock, secure key shutter dan side stand switch.

Test Ride All New Honda BeAT eSP
 

Mungil dan Responsif
Seusai selubung dibuka oleh petinggi PT AHM dan personel JKT48, sebagai brand ambassador BeAT, jurnalis yang hadir langsung dikasih kesempatan untuk mencoba di seputaran Central Park. Memang sih tempatnya terbatas dan macet, tapi lumayan untuk impresi pertama.

Pertama kali nyemplak, kesan yang dirasakan adalah mungil! Dimensi seputaran setang dan sayapnya mengingatkan pada BeAT karburator, ya terasa mungil banget. Dengan sayap yang mengecil, berita bagus buat yang punya postur tinggi, karena lutut jadi lebih aman tanpa takut membentur saat akan naik atau turun. Buat bawa barang juga tentu makin leluasa nih!

Kendati tinggi jok jadi 740 mm, naik 5 mm dari versi lama yang hanya 735 mm, namun enggak terasa bedanya. Buat pengendara dengan tinggi kurang dari 170 cm pun dijamin mudah menapakkan kaki ke aspal.
Apalagi joknya terasa lebih empuk, mungkin lantaran karakter kulitnya lebih lentur. Putar kunci ke on, maka spidometer langung melakukan kalibrasi.

Pencet tombol starter, dengan ACG starter maka suara senyap banget dan mesin langsung menyala. Respon mesin saat gas dibuka rasanya tak mengalami ubahan, tetap responsif. Enak untuk selap-selip di kemacetan siang itu, apalagi handlingnya terasa lincah banget.

Yang asyik tentu ketika memperhatikan gelagat eco indicator. Ternyata benar jika gas dientak, maka lampu tetap mati, namun jika diurut perlahan langsung menyala, dan jika kita sabar maka perlahan nyalanya semakin terang. Pas nih untuk memandu berkendara efisien!

Data spesifikasi All New Honda BeAT eSP:
Tipe mesin: 4 langkah, SOHC 2 klep berpendingin udara, eSP
Diameter x langkah: 50 x 55,1 mm
Kapasitas: 108,2 cc
Rasio kompresi: 9,5:1
Tenaga maksimal: 8,6 dk (6,38 kW) @ 7.500 rpm
Torsi maksimal: 9,01 Nm @ 6.500 rpm
Kopling: otomatis, sentrifugal, tipe kering
Starter: ACG Starter, pedal & elektrik
Busi: NGK MR9C-9N / Denso U27EPR9-N9
Sistem bahan bakar: injeksi PGM-FI
Transmisi: otomatis, v-matic
Sistem pengapian: Full Transisterized, baterai
Tipe rangka: tulang punggung
Suspensi depan: teleskopik
Suspensi belakang: lengan ayun dengan peredam kejut tunggal
Ban depan: 80/90-14 M/C 40P Tubeless
Ban belakang: 90/90-14 M/C 46P Tubeless
Rem depan: Cakram hidrolik dengan piston tunggal
Rem belakang: tromol
Sistem pengereman: standar (CW) & combi brake system (CBS & CBS-ISS)
P x L x T: 1.856 x 666 x 1.068 mm
Jarak sumbu roda: 1.256 mm
Berat kosong: 92 kg (CW) 93 kg (CBS & CBS-ISS)
Tinggi jok: 740 mm
Kapasitas tangki: 4 liter
Kapasitas oli: 0,7 liter pada penggantian periodik
Kelistrikan: baterai 12 V-3 Ah, tipe MF (CW & CBS), baterai 12 V-5 Ah, tipe MF (CBS-ISS)

 

EDITOR

Dimas Pradopo

Top