Kamis,12 Mei 2016 17:09 WIB

Penulis: otomotifnet

First Ride Ducati Multistrada 1200, Cantik Tapi Galak!

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Semua pengaturan menu ada di panel setang sebelah kiri

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Buka tutup klep canggih, usung teknologi Desmodromic Variable Timing dengan 4 klep tiap silinder

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Joknya tampak tipis tapi masih empuk kok!

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Suspensi depan dan belakang Sachs full adjustable, bisa diatur manual

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Lihat dari belakang, single arm tetap jadi ciri khasnya

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Multistrada dibekali dengan riding mode, yang bisa disesuaikan dengan jalan yang akan dilalui

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Teknologi yang diunggulkan dari mesin seperti line up Ducati terkini, sudah aplikasi DVT atau Desmodromic Variable Timing

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Joknya ramah untuk postur Asia

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Spidometer full digital lengkap dengan informasi

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Body guard optional

Jakarta - Ducati Multistrada 1200 resmi diperkenalkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 yang lalu, oleh PT Garansindo Euro Sports selaku APM di Indonesia. Harga jualnya mencapai Rp 669 juta off the road Jakarta.

Seperti apa sensasi pertama mengendarai motor Ducati Multistrada 1200 yang tampangnya garang tinggi besar khas besutan penjelajah, namun detailnya tetap cantik khas motor Italia.

Simak deh! • (otomotifnet.com)

First Ride Ducati Multistrada 1200  Cantik tapi Galak!
 

Fitur & Teknologi
Khas motor kelas atas, fitur yang ditawarkan bejibun kendati yang dicoba adalah versi paling murah. Sebut saja ada Riding Modes, Power Modes, Ducati Safety Pack (cornering ABS + DTC), Ducati Wheelie Control, Cruise control, Hands-Free, BacKlit handlebar switches dan Anti-theft preparation.

Dari sisi kaki-kaki, kedua suspensi sudah full adjustable kendati pengaturan masih manual. Windshield juga bisa disetel manual. Teknologi yang diunggulkan dari mesin seperti line up Ducati terkini, sudah aplikasi DVT atau Desmodromic Variable Timing dengan 4 klep tiap silinder dan dual spark.

Riding Position & Handling
Dimensinya memang tinggi besar, namun ternyata joknya ramah untuk postur Asia, karena tingginya bisa diset minimal 825 mm dengan low seat, ketika berhenti kaki bisa menapak sempurna, namun dengan catatan tinggi rider di atas 170 cm.

Saat duduk posisinya cukup santai, tapi tetap khas motor penjelajah, setang fatbar yang dipakai posisinya cukup tinggi dan lebar, jadi lengan membuka agar selalu sigap.

Kesan pertama naik Multistrada ini cukup mudah dikendalikan, tinggal adaptasi dengan bobot basahnya yang mencapai 232 kg, jadi menikung mesti main badan dan mengerem lengan mesti siap menahan beban yang cukup berat.

First Ride Ducati Multistrada 1200  Cantik tapi Galak!
 

Performa
Asyiknya Multistrada dibekali dengan riding mode, yang bisa disesuaikan dengan jalan yang akan dilalui, karena akan mengatur muntahan tenaga, traction control, ABS dan wheelie control. 4 mode yaitu sport, touring, urban dan enduro.

Pada posisi sport dan touring tenaga keluar maksimal sebesar 160 dk, dan torsinya juga galak banget dari rpm rendah. Pada mode urban dan enduro tenaga dilimit 100 dk, makanya terasa respon dari bukaan gas lebih halus kendati tetap lah cepat, iyalah namanya juga moge 1200 cc! Dibetot tetap saja ngacir.

Oh ya khusus di mode enduro, wheelie control otomatis mati sehingga roda depan bisa diajak loncat-loncat.

Data Spesifikasi Ducati Multistrada 1200 :
Type: Ducati Testastretta DVT with Desmodromic Variable Timing, L-Twin cylinder, 4 valve per cylinder, Dual Spark, liquid cooled
Displacement: 1198,4 cc
Bore x Stroke: 106 x 67,9 mm
Compression ratio: 12,5:1
Power: 160 hp @9.500 rpm
Torque: 136 Nm @7.500 rpm
Fuel injection: Bosch electronic fuel injection system, elliptical throttle bodies with Ride-by- Wire, equivalent diameter 56 mm
Exhaust: Stainless steel muffler with catalytic converter and 2 lambda probes, aluminium tail pipes
Gearbox: 6 speed
Primary drive: Straight cut gears, Ratio 1.84:1
Ratio: 1=37/15 2=30/17 3=27/20 4=24/22 5=23/24 6=22/25
Final drive: Chain; Front sprocket 15; Rear sprocket 40
Clutch: Light action, wet, multiplate clutch with hydraulic control. Self-servo action on drive, slipper action on over-run
Frame: Tubular steel Trellis frame
Front suspension: 48mm fully adjustable usd forks.
Front wheel: Y-shaped 3-spoke in light alloy 3.50 x 17
Front Tyre: Pirelli Scorpion Trail II 120/70-17
Rear suspension: Fully adjustable Sachs monoshock unit. Remote spring preload
adjustment. Aluminium single-sided swingarm
Rear wheel: Y-shaped 3-spoke light alloy 6.00 x 17
Rear tyre: Pirelli Scorpion Trail II 190/55-17
Front wheel travel: 170 mm
Rear wheel travel: 170 mm
Front brake: 2 x 320 mm semi-floating discs, radially mounted monobloc Brembo callipers, 4-piston, 2-pad, radial pump with Cornering ABS
Rear brake: 265 mm disc, 2-piston floating calliper, with cornering ABS as standard equipment
Dry weight: 209 kg
Wet weight: 232 kg
Seat height: Adjustable 825 - 845 mm
Wheelbase: 1.529 mm
Rake: 24°
Trail: 109 mm
Fuel tank capacity: 20 l

EDITOR

Dimas Pradopo

Top