Rabu,5 Agust 2015 11:23 WIB

Penulis: Dimas Pradopo

First Ride Honda CB650F, Posisi Riding Lebih Santai

Foto: Aant,Honda

First Ride Honda CB650F, Posisi Riding Lebih Santai


Jakarta - Sebelumnya sudah dibahas Honda CBR650F , nah yang ini giliran versi telanjangnya, CB650F. Secara basik mesin dan sasis sama persis, namun beda genre sehingga memberikan sensasi berbeda pula saat dikendarai. Apa saja bedanya? Ini dia ulasan motor yang dijual Rp 235 juta OTR Jakarta. Aant

Desain
CB650F ibarat CBR650F yang ditelanjangi fairingnya, sehingga mesin dan sasis diekspos maksimal memperlihatkan tampang kekarnya. Tangki dibekali shroud sporti, lampu tetap mengusung konsep v-shape.
Pada sisi mesin, terlihat unik desain knalpotnya yang berkonfigurasi 4-1, kalau dilihat dari samping seperti pisang goreng ya, hehehee...

Fitur & Teknologi
Sama persis dengan CBR650F, ada HISS di kontak untuk pengaman. Rem depan double disc brake dengan ABS. Suspensi belakang konvensional 7 tingkat setelan preload. Panel instrumen digital yang terpisah jadi 2. Dan sisi mesin pakai konfigurasi 4 silinder segaris DOHC 16 klep berpendingin cairan, pasokan bensin injeksi PGM-FI.


Setang melengkung dengan raiser, cukup tinggi

Riding Position & Handling

Tinggi jok dan bentuk tangki sama dengan CBR650F, sehingga nyaman dijepit dan ketika berhenti kaki bisa menapak sempurna. Bedanya di posisi duduk, karena setang model melengkung cukup tinggi dan ditambah raiser. Efeknya duduk lebih tegak, hanya saja agak aneh karena dikombinasi footstep yang mundur khas besutan sport murni. Namun dibanding CBR650F jalan jauh hasilnya lebih nyaman dan tak mudah pegal.

Dengan bobot lebih ringan, tepatnya 208 kg dan tanpa fairing, naik CB650F terasa lebih lincah. Redaman suspensi sama nyamannya, karena tergolong lembut.

Performa

Tenaga yang dihasilkan mesin 648,7 cc terasa sangat cukup untuk melibas jalanan Indonesia seperti kala di Lombok. Jarang bisa sampai redline di 11.500 rpm. Penyaluran tenaga lewat transmisi 6 speed terasa halus. Suara yang dihasilkan dari mesin 4 silinder ini terdengar sangat merdu saat digeber. Namun sama dengan CBR650F, saat engine brake terasa sedikit getaran di setang. (otomotifnet.com)


Rem dobel cakram dilengkapi ABS


Mesin dan leher knalpot terekspos maksimal




Lengan ayun aluminium terlihat kokoh



Data spesifikasi CB650F           
P x L x T :  2.110 x 775 x 1.120 mm     
Jarak sumbu roda : 1.450 mm
Jarak terendah : 130 mm
Tinggi jok : 810 mm
Bobot basah : 208 kg               
Caster Angle/Trail : 25.5°
Kapasitas tangki : 17,3 liter
Tipe mesin : Liquid-Cooled, 4-Stroke, 16-Valve, DOHC Inline 4-Cylinder
Kapasitas : 648,7 cc
Pengabutan : PGM-FI [Programmed Fuel Injection]
Diameter x langkah : 67 x 46 mm
Tipe transmisi : Constant Mesh 6-Speed Return
Rasio kompresi : 11,4:1
Tenaha maksimal : 85,8 dk/11.000 rpm
Torsi maksimal : 63 Nm/8.000 rpm
Starter Type : Electric Starter
Kapasitas oli : 3,5 liter
Tipe kopling : Wet Multiplate with Coil Springs
Tipe sasis : Diamond Steel
Suspensi depan  : Telescopic 43 mm
Suspensi belakang : Monoshock Damper with Spring-Preload Adjustability, 43,5 mm Stroke.
Rem depan : 320 mm x 5.0 mm Dual Hydraulic Disc with Dual Piston Caliper
Rem belakang : 240 mm x 5 mm Hydraulic Disc with Single-Piston Caliper
Ban depan : 120/70–ZR17M/C [58W]
Ban belakang : 180/55 – ZR17M/C [73W]

EDITOR

Dimas Pradopo

Top