Minggu,2 Agust 2015 13:51 WIB

Penulis: Dimas Pradopo

First Ride Honda CBR650F, Enak di 5.000 Rpm Ke Atas

Foto: Honda, Aant

First Ride Honda CBR650F, Enak di 5.000 Rpm Ke Atas


Mari kita ulas impresi berkendara Honda CBR650F. Moge yang dijual oleh PT Astra Honda Motor seharga Rp 240 juta OTR Jakarta ini  punya desain sporty full fairing namun diciptakan untuk easy riding sehari-hari. Yuk kita coba!

Desain
Tampangnya terlihat cukup sporti dengan fairing yang berkesan ramping, karena menggunakan head lamp model v-shape. Fairingnya enggak menutup penuh mesin, masih tampak bongkahan mesin 4 silinder segarisnya, termasuk sepotong leher knalpot.

Jok model menyatu dan pelek melengkung bercabang sayangnya mengurangi kesan sporti, termasuk suspensi depan teleskopik. Sementara lengan ayun aluminiumnya tampak kokoh.

Full digital tapi mungil dan sederhana banget ya?
Fitur & Teknologi
Dari kaki-kaki, sistem rem dibekali ABS untuk mencegah roda mengunci. Suspensi belakang kendati model konvensional, namun punya 7 tingkat setelan preload. Kunci kontak pakai Honda Ignition Security System untuk mencegah pencurian.

Panel instrumen terlihat sangat sederhana dan mungil yang terpisah jadi 2, kiri untuk takometer dan spidometer, sedang kanan ada jam, fuelmeter, odometer dan tripmeter. Mesin mengusung teknologi DOHC 16 klep dengan pasokan bensin injeksi PGM-FI. Knalpotnya menerapkan konfigurasi 4-1.

Setang jepit namun masih cukup tinggi

Riding Position & Handling
Dengan tinggi jok 810 mm dipadu jok yang sempit, kaki jadi enak menjepit jok dan ketika berhenti kaki menapak sempurna. Setang jepitnya tak terlalu merunduk, memberikan posisi duduk mirip CBR250R. Untuk jarak dekat masih cukup nyaman, namun untuk perjalanan jauh terasa sedikit pegal di tangan dan pinggang, joknya pun panas di bokong.

Pengendalian motor berbobot 211 kg ini terbilang masih cukup mudah, dengan rake sempit 25,5° jadi gampang diajak belok. Redaman suspensi depan teleskopik dan belakang konvensional terbilang empuk, guncangan dari kondisi jalan bisa diredam maksimal.

Performa

Mesin berkapasitas murni 648,7 cc ini punya tenaga maksimal 85,8 dk/11.000 rpm dan torsi 63 Nm/8.000 rpm. Dari posisi peak power terlihat jika mesin ini main di putaran menengah ke atas. Power terasa mulai 5.000 rpm ke atas khas mesin overbore.

Penyaluran tenaganya terasa lembut dan linear, sehingga terbilang mudah dikendalikan. Hanya saja saat engine brake ada getaran halus yang merambat sampai setang.


Jok menyempit di depan, enak dijepit



Suspensi belakang konvensional dengan 7 setelan preload




Data spesifikasi CBR650F           
P x L x T : 2.110 x 755 x 1.145 mm       
Jarak sumbu roda : 1.450 mm
Jarak terendah : 130 mm
Tinggi jok : 810 mm
Bobot basah : 211 kg               
Caster Angle/Trail : 25.5°
Kapasitas tangki : 17,3 liter
Tipe mesin : Liquid-Cooled, 4-Stroke, 16-Valve, DOHC Inline 4-Cylinder
Kapasitas : 648,7 cc
Pengabutan : PGM-FI [Programmed Fuel Injection]
Diameter x langkah : 67 x 46 mm
Tipe transmisi : Constant Mesh 6-Speed Return
Rasio kompresi : 11,4:1
Tenaha maksimal : 85,8 dk/11.000 rpm
Torsi maksimal : 63 Nm/8.000 rpm
Starter Type : Electric Starter
Kapasitas oli : 3,5 liter
Tipe kopling : Wet Multiplate with Coil Springs
Tipe sasis : Diamond Steel
Suspensi depan  : Telescopic 43 mm
Suspensi belakang : Monoshock Damper with Spring-Preload Adjustability, 43,5 mm Stroke.
Rem depan : 320 mm x 5.0 mm Dual Hydraulic Disc with Dual Piston Caliper
Rem belakang : 240 mm x 5 mm Hydraulic Disc with Single-Piston Caliper
Ban depan : 120/70–ZR17M/C [58W]
Ban belakang : 180/55 – ZR17M/C [73W]

EDITOR

Dimas Pradopo

Top