Kamis,24 Nov 2016 14:00 WIB

Penulis: otomotifnet

First Ride Honda Gold Wing F6C, Cruiser 6 Silinder

  • Foto: Istimewa

    First Ride Honda Gold Wing F6C

  • Foto: Istimewa

    First Ride Honda Gold Wing F6C

  • Foto: Istimewa

    Besar dan panjang, rangka aluminium twin spar dan mesin flat 6 silinder sama persis dengan Gold Wing tipe turing dan F6B

  • Foto: Istimewa

    Spidometernya sederhana tapi full digital. Oiya ring krom di sisi sampingnya ternyata plastik

  • Foto: Istimewa

    Swing arm menyatu dengan rumah gardan dan jadi braket untuk rem belakang. Lengkap!

  • Foto: Istimewa

    Sisi kiri pelek belakang clean berkat lengan ayun tunggal

  • Foto: Istimewa

    Joknya rendah, tebal dan empuk, nyaman banget

Thailand - Negeri Gajah Putih adalah salah satu negara di Asean yang line up moge Honda-nya cukup lengkap. Yang menarik perhatian OTOMOTIF untuk menjajalnya saat bergabung di Honda Asian Journey (26-30/11) lalu adalah keluarga Gold Wing yang satu ini, Honda Gold Wing F6C.

Sesuai nama belakangnya, ‘C’ berarti cruiser. Sesuai konsep cruiser, boleh dibilang ini adalah Gold Wing yang ditelanjangi lalu diberikan desain bodi baru yang lebih sangar. Tidak ada lagi side box, fairing dan windshield tinggi.

Headlamp berubah sederhana dengan sorot LED. Di belakang, roda besarnya juga tampak jelas. Shroud tangki besar jadi unik karena di dalamnya jadi tempat radiator yang terpisah kanan dan kiri dengan posisi menghadap samping. Dengan posisi ini arah udara panas dibuang ke samping lalu terhempas ke belakang tanpa menabrak kaki rider, jadinya tetap adem.    

First Ride Honda Gold Wing F6C
 

Coba duduk di joknya, pendek banget cuma 734 mm sehingga kaki bisa dengan mudah menapak ke aspal. Posisi setangnya sedikit lebih maju ketimbang Gold Wig versi turing, sehingga badan terasa lebih tertarik ke depan. Sedang kakinya, sangat dekat dengan blok silinder.

Mendirikan motor dari posisi standar samping ke tegak terasa berat, wajar bobotnya 341 kg! Meski sempat ketar-ketir dengan impresi awal ini, tapi langsung bernafas lega ketika sudah berjalan. Wheelbase-nya 1.707 mm tapi tetap lincah. Center gravity yang rendah dari sasis twin-spar aluminium-nya diyakini jadi salah satu penyebab utamanya.

Bahkan ketika meliuk trek sempit yang disuguhkan Honda Safety Riding Center di Phuket, Thailand tetap mudah belok patah. Buat menikung parabolik juga stabil meski karakter suspensinya nyaman banget, empuk tapi enggak mentul-mentul.

Karakter mesinnya kurang lebih sama seperti Gold Wing yang lain. Tenaga yang disalurkan mesin 1.832 cc-nya sangat halus. Meski pakai gigi satu untuk bukaan awal, badan enggak mudah terhentak. Tenaga langsung nendang sejak di bawah 2.000 rpm, sedang limiter ada di kisaran 6.000 rpm. Di rentang tersebut, tenaga 116,67 dk dan torsi 167 Nm melimpah ruah.

Membesut motor yang dijual 855 ribu Bath Thailand atau Rp 322 jutaan ini di trek panjang pasti mengasyikan (Popo / Otomotifnet.com)

First Ride Honda Gold Wing F6C
First Ride Honda Gold Wing F6C

Data Spesifikasi:
Mesin : Pendingin air, 4-tak 12-klep SOHC flat-6
Kapasitas ruang bakar : 1,832cc
Bore × Stroke : 74 × 71 mm
Rasio kompresi : : 9.8 : 1
Tenaga maksimal : 87kW/5.500 rpm
Torsi maksimal : 167Nm/4.000 rpm (95/1/EC)
Pengabutan bahan bakar : PGM-FI fuel injection
Kapasitas tangki : 23,2 liter
Transmisi : 5 percepatan, kopling tipe basah, multiplate
Rangka : Triple box section aluminium twin spar
P x L x T : 2.473 × 942 × 1.154 mm
Jarak sumbu roda : 1,707 mm
Tinggi jok : 734 mm
Berat : 341kg
Suspensi depan : 45 mm teleskopik
Suspensi belakang : Pro-Link, Pro-arm
Ban depan : 130/60 R19
Ban belakang : 180/55 R17
Rem depan : Dual disc brake 296 mm
Rem belakang : Single disc brake 316 mm

EDITOR

Dimas Pradopo

Top