Kamis,23 Juni 2016 12:23 WIB

Penulis: otomotifnet

First Ride Piaggio Medley, Punya Fitur Start Stop!

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    First Ride Piaggio Medley

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Tampangnya terlihat elegan khas skutik Eropa yang tinggi, besar dan bergaris bodi serba melengkung

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Bagasinya super lega, bisa muat 2 helm!

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Ada fitur start stop system, mirip ISS Honda nih

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Mesin i-get 4 klep dan pendingin cairan

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Panel spidometernya lengkap banget isinya, termasuk suhu mesin dan suhu udara

  • Foto: Rizky/otomotifnet

    Lampu serba membulat dan masih pakai bohlam biasa

  • Foto: Rizky

    First Ride Medley

  • Foto: Rizky

    First Ride Medley

  • Foto: Rizky

    First Ride Medley

  • Foto: Rizky

    First Ride Medley

Jakarta - Guna mengisi kelas di atas Vespa Sprint, PT Piaggio Indonesia (PID) memasarkan Piaggio Medley yang dijual sekitar Rp 46 juta OTR Jakarta. Skutik ini diperkenalkan pertama kali akhir 2015 silam di Italia. Apa saja keunggulan yang ditawarkan? Ternyata bejibun, simak deh kalau enggak percaya, hehee... (Otomotifnet.com / Aant)

Desain
Tampangnya terlihat elegan khas skutik Eropa yang tinggi, besar dan bergaris bodi serba melengkung, apalagi dibalut dengan warna kalem dikombinasi sentuhan kulit coklat di jok dan motif yang sama di area setang dan bawahnya.

Bedah Fitur Start & Stop System Piaggio Medley 150
Piaggio Medley 150 dibekali fitur Start & Stop System yang akan membuat mesin otomatis mati saat berhenti dan langsam.

Fitur & Teknologi
Bejibunnya fitur bisa dilihat dari area setang, info yang dihadirkan sangat lengkap. Yang disajikan dengan analog ada 3; fuelmeter, spidometer dan suhu mesin. Di bawahnya ada layar digital yang menampilkan jam, voltmeter, suhu luar, odometer, odo 1 dan 2 (trip).

Geser ke sampingnya, di kanan ada saklar start stop system. Ya Medley telah mengusung teknologi start stop seperti idling stop system (ISS). Sedang tombol lain seperti Liberty, ada passing dan bukaan jok elektrik.

Fitur unggulan lain tentu dari sisi akomodasi, bagasi di bawah jok saja muat 2 buah helm. Sedang di bawah setang ada soket USB untuk mengecas HP. Ada juga tuas bukaan jok manual. Jika kurang, di samping kontak ada cantolan barang.

Dari sektor kaki-kaki, Medley pakai ban depan 100/80-16 an belakang 110/80-14. Suspensi depan teleskopik, sedang belakang dual shock dengan setelan preload 5 step. Untuk keamanan, kedua rem sudah model cakram dan pakai ABS 2 channel.

Teknologi mesin i-get yang diusung Medley sangat modern, malah mirip skutik Jepang. Adanya fitur start stop, sistem starternya pun mirip ACG starter Honda, yang mana tak lagi pakai dinamo konvensional, yang disebut “direct mount” type “brushless” motor on the crankshaft.

First Ride Piaggio Medley
Ada fitur start stop system, mirip ISS Honda nih

Ketika mesin mati otomatis setelah sekitar 5 detik gas ditutup, terasa ada swing back. “Crankshaft akan memposisikan berhenti di langkah dekompresi sehingga akan lebih mudah saat menyala kembali,” tutur Yudi Riswanto, Technical Trainer Manager PT PID.

Ketika digas lagi otomatis mesin menyala kembali, tujuan fitur start stop ini tentu agar konsumsi bensin lebih irit. Untuk mengaktifkan fitur ini, mesin sudah harus mencapai pada suhu kerja optimal di 35˚C dan sudah mencapai kecepatan 10 km/jam.

Kepala silinder diisi 4 klep dengan kem tunggal (SOHC), sistem pendinginan radiator yang built in dengan mesin, sehingga lebih ringkas. Sisi CVT sudah pakai v-belt double toothed, yang minim slip.

Jika dirasakan, respon mesin memang sangat bagus. Gas dibuka langsung mau ngacir. Asyiknya getaran sangat minim, cukup terasa di area setang dan jok justru saat stasioner.

Upgrade Performa Yamaha YZF-R25
 

Riding Position & Handling
Walaupun tinggi jok hanya 787 mm, namun karena penampangnya cukup lebar, saat berhenti tumit jadi masih sedikit mengambang. Beda dengan Liberty, setang Medley lebih tinggi dan lebar sehingga saat belok patah enggak akan membentur kaki. Joknya ada punuk, jadi bisa sebagai bantalan saat duduk sehingga terasa lebih nyaman.

Karakter sasis dan suspensinya cenderung kaku dan berat, tak heran diajak meliuk kencang Medley terasa nurut tanpa gejala mengayun sedikit pun. Namun kekurangannya suspensi terasa keras saat menginjak lubang atau gundukan. 

Data spesifikasi:
Tipe mesin: 4 langkah SOHC 4 klep berpendingin cairan
Bore x stroke: 58 x 58,6 mm
Kapasitas: 154,8 cc
Pengabutan: injeksi
Tenaga maksimal: 14,7 dk/7.750 rpm
Torsi maksimal: 14,4 Nm/6.500 rpm
Starter: electric
Transmisi: CVT
Ban depan: 100/80-16
Ban belakang: 110/80-14
Bobot basah: 138 kg
Jarak sumbu roda: 1.396 mm
Kapasitas tangki: 7 liter
Tinggi jok: 787 mm

EDITOR

Dimas Pradopo

Top