Kamis,12 Nov 2015 11:08 WIB

Penulis: pewete pewete

Komparasi Knalpot Honda Sonic 150R, Punya Keunggulan Berbeda

Foto: OTO-SIGIT

Komparasi Knalpot Honda Sonic 150R, Punya Keunggulan Berbeda


Pilih power besar, torsi galak atau tampilan dan fitur keren

Jakarta
- Baru tiga bulan rilis, sudah banyak yang nafsu meningkatkan performa Honda Sonic 150R. Cara paling gampang, ganti saja knalpotnya dengan produk aftermarket. Kali ini kami kumpulkan empat merek yang sudah rilis di pasaran, ada WRX, USR, WRC dan terakhir Prospeed.

Biar enggak penasaran, langsung dites di Honda Sonic 150R standar ‘ting-ting’, alat ukurnya pakai dynamometer Dynojet i250 milik Aerospeed74 di Jl, Deplu Raya, Jaksel. Dilihat pada grafik dyno-nya, semua knalpot racing ini menunjukan lonjakan tenaga di putaran mesin yang sama dan grafiknya tidak langsung turun. Penasaran? • (otomotifnet.com)




USR (Ultraspeed Racing) Oval K1

Riset Sonic 150R untuk balap sembari riset knalpot, hasilnya tipe Oval K1 ini. Bahannya stainless berwarna biru titanium dengan silincer pendek ini mampu dongkrak tenaga hingga 15,1 dk, paling tinggi di antara yang lain. "Tapi, knalpot ini cocoknya untuk trek panjang. Dilihat dari grafik torsinya, malah lebih rendah dari knalpot standar," komentar Memet Adi Kurniawan, kepala mekanik Aerospeed 74.



Prospeed Blackseries

Desain paling keren dan finishing berkelas silahkan pilih produk ini, cocok buat yang doyan fashion. Di atas dynometer, hasil tesnya memang tidak terlalu istimewa. Knalpot dengan silincer warna hitam ini hanya mampu menyeburkan tenaga 14,92 dk @ 8.750 rpm naik tipis dari standar pabrik. Oiya, ada keunggulan lainnya, sudah dilengkapi dengan db killer dan suaranya enggak terlalu berisik.



WRX Oval K2

Power WRX tipe Oval K2 ini jadi tertinggi kedua, hasil pengetesan menunjukan 15,05 dk @ 8.850 rpm, torsi maksimalnya 12,68 Nm @ 8.000 rpm. Karakternya mirip knalpot USR, torsinya maksimumnya kurang galak. Di rpm rendah cukup tinggi tapi sedikit turun di 6.000 rpm, lalu naik lagi meski tak setinggi standar. Untuk menyempurnakannya, butuh ubahan lain di sektor mesin atau bisa dimulai dari seting ulang ECU, maklum pada pengetesan ini otak pengapian dan bahan bakar masih standar.



WRC

Produsen knalpot dari Depok, Jabar ini unggul pada torsi, sejak putaran rendah sampai atas konsisten lebih tinggi dari standar. Bahkan karakternya serupa standar, di 6.600 rpm grafiknya mulai turun. Untuk harian yang stop and go, rasanya karakter seperti akan lebih asyik digunakan. Saluran gas buang ini berbahan stainless dengan las argon.


WRX Oval K25
Power 15,05 @8.850 rpm
Torsi 12,68 @8.000 rpm
Harga Rp 1,2 juta silver
Rp 1,350 juta blue titanium
WRX : 082112858080

USR (Ultraspeed Racing)
Power 15,10 dk @8.850 rpm
Torsi 12,56 Nm @8.200 rpm
Harga  Rp 1,1 juta
USR : 082112858080

WRC
Power 14,54 dk @8.900 rpm
Torsi 13,12 Nm @6.650 rpm
Harga Rp 850 ribu
WRC : 081327490208

Prospeed
Power 14,92 dk @8.900 rpm
Torsi 12,61 dk @7.500 rpm
Harga Rp 1,5 juta
Prospeed : 081316898280

Knalpot standar
Power 13,84 dk @8.500 rpm
Torsi 12,74 Nm @6.600 rpm



Dilihat pada grafik dyno-nya, semua knalpot racing ini menunjukan lonjakan tenaga di putaran mesin yang sama dan grafiknya tidak langsung turun

EDITOR

Otomotifnet

Top