Rabu,9 Nov 2016 14:15 WIB

Penulis: advetorials

Uji Durabilitas Hella 2016

Tes Bohlam dan Lampu Hella, Dihajar Luar dan Dalam Kota

Foto: Salim

Uji Durabilitas Hella

Jakarta - Uji Durabilitas Hella memulai perjalannya di 2016 dengan spare part motor. Kualitasnya diuji oleh para tester OTOMOTIF dalam perjalanan turing selama empat hari dan dipakai sehari-hari selama satu bulan penuh.

Yup, spare parts sepeda motor memang menjadi menu utama setelah PT Sumber Berkat Anugerah (SBA) selaku distributor resmi produk asal Jerman ini di Indonesia serius menyasar segmen dua roda.

"Ini menjadi yang pertama kali bagi kami menyasar segmen roda dua di Indonesia. ada beberapa produk yang kami kenalkan," buka Vincent Lo, selaku General Manager dari PT SBA.

Untuk bohlam lampu yang digunakan pada pengetesan ini ada dua tipe, spesifikasi standar dengan sorot lampu lebih terang dan varian berjuluk 'dayview' dengan sorot lampu hingga 4.500 kelvin.

"Khusus bohlam lampu untuk motor yang umum, produk kami cukup lengkap. 90 persen yang ada populasi di Indonesia kami memilikinya," tuturnya.

Sedang klakson, Hella Motorcycle Horn Set Sound + yang khusus motor ini bisa dengan mudah dipasang tanpa relay. Pilihannya ada single dan duo tone dengan spesifikasi 109 db, sedikit lebih tinggi dari standar.

Lampu Hella Uji Durabilitas
 

IMPRESI BERKENDARA BOHLAM HELLA

"Kaget sejak pertama pakai, ternyata pancaran sinarnya lebih terang dari standarnya, fokus cahayanya juga bagus sehingga pandangan ke jalan jadi jelas," ungkap Antonius Yulianto, tester pada pengetesan ini yang riding pakai Honda BeAT.  

"Dan saat pakai lampu jauh sinarnya juga fokus jauh ke depan, membantu banget menaklukkan jalan pantura yang minim penerangan dan di beberapa wilayah sangat bumpy," testimoninya pada lampu M5 dari Hella.

Lampu Hella Uji Durabilitas
 

Sedang Hella 'Dayview' dipasang pada Vario 125 yang dikendarai Fariz Ibrahim. Bohlam berwarna biru ini memiliki spesifikasi 4.500 K. "Bohlam ini cocok sekali untuk pengendara yang ingin tampil beda," tuturnya.

"Cahayanya punya pancaran yang terang baik saat lampu jauh maupu dekat, sehingga gak perlu takut ketika harus melewati jalur pantura yang tidak dilengkapi dengan lampu jalan," yakin Fariz.

TES BOHLAM HELLA

Tren lampu dengan sorot putih masih jadi incaran penyuka modifikasi motor, jadi Hella Dayview berspesifikasi 4.500 K sengaja diuji. Sebagai pembanding, bohlam standar kisarannya ada pada 3.700 K.

Semakin tinggi maka warna lampu akan berubah makin putih bahkan sampai jadi biru. Tapi jangan asal pilih ya, pasalnya makin putih memang terang dan tampak keren tapi kemampuannya menembus kegelapan, kabut atau hujan jadi makin buruk.

“Pemilihan bohlam sesuai selera, jika ingin tampil beda dan sudah bosan melihat yang standar bisa memilih spek bohlam 4.500 K. Yang dikeluarkan Hella ini meskipun berwarna putih tapi masih ada unsur warna kuning sehingga dapat tembus hujan,” ungkap Wulandari selaku marketing dari PT Sumber Berkat Anugerah.

Produk Hella ini punya tiga pilihan watt yang bisa disesuaikan untuk mayoritas motor di Indonesia yaitu 18/18 W, 25/25 W dan 35/35 W. “Dengan watt yang sama dengan tipe standar namun dapat memberikan output cahaya lebih putih dan fokus menyinari aspal,” lanjutnya.

Lampu Hella Uji Durabilitas
 

Biar enggak penasaran, yuk langsung coba. Lampu Hella tipe Dayview ini diukur menggunakan light meter Krisbow, dibandingkan dengan lampu standar bawaan motor. Dalam ruangan gelap, motor diberi jarak 5 meter sampai di tembok, di sana light meter diletakan untuk melihat seberapa besar intesitas cahaya yang dihasilkan.

Bohlam standar dalam posisi lampu dekat, intensitas cahayanya 356 lux sedangkan lampu jauh 332 lux. Kemudian, bohlam Hella 4.500 K pada lampu dekat tercatat 519 lux dan lampu jauh 333 lux.

Pada lampu dekat terbukti sangat terang dan fokus, sedang pada lampu jauh memang tidak terlalu ada perbedaan signifikan selain warnanya yang lebih putih. Kondisi ini justru baik karena saat memposisikan lampu jauh, sorotnya tidak menyilaukan pengendara dari arah sebaliknya. Tetap safety dong!

Komparasi Bohlam 4.500 K dan Standar
 
Komparasi Bohlam 4.500 K dan Standar

IMPRESI BERKENDARA KLAKSON HELLA

Hella Motorcycle Horn Set Sound + yang khusus motor ini bisa dengan mudah dipasang tanpa relay. Pilihannya ada single dan duo tone dengan spesifikasi 109 db, sedikit lebih tinggi dari standar.

"Klakson Hella dengan dua suara, nada rendah dan tinggi yang terpasang di Honda BeAT suaranya enak didengar, karena jadi stereo. Selain itu karena ada dua otomatis volumenya juga jadi lebih keras dari standarnya," beber Antonius Yulianto, salah satu tester dalam pengetesan ini.

"Faktor tersebut membuat klakson Hella sangat cocok dipakai ketika menempuh jalan luar kota, yang mana banyak pengendara motor dan truk bandel jalan di tengah seperti di jalur Majalengka menuju Sumedang, suaranya bisa membuat sopir segera meminggirkan truknya," kekehnya.   

Hella Motorcycle Horn Set Sound + Dual Tone
 
Hella Motorcycle Horn Set Sound + Dual Tone
 

TES KLAKSON HELLA

Hella Motorcycle Horn Set Sound + Dual Tone, sesuai namanya dalam satu kemasannya berisi 2 buah. Satu bernada rendah 380 Hz dan satu lagi tinggi 480 Hz. Makanya saat terpasang suara yang terdengar lebih nyaring dan merdu, ada nada rendah dan tinggi

Enggak sekedar mendengar suara yang memang lebih enak, performa klakson yang dijual berkisar Rp 90-100 ribu ini juga dites. Berapa db kah? Buat perbandingan tentu diukur dahulu standarnya. Oiya pengetesan pada Honda BeAT eSP. Pengukuran menggunakan aplikasi SPL Meter di smartphone Android.

Saat pakai klakson standar, diukur pada jarak sekitar 50 cm terbaca maksimal mencapai 104,2 db. Lanjut setelah ganti Hella Motorcycle Horn Set Sound + Dual Tone langsung melejit jadi 112,0 db ! Bedanya lumayan jauh ya?

Suaranya; driiiiinnn... driiiiinnn... merdu!

 

 

 

 

 

 

EDITOR

Dimas Pradopo

Top