Senin,8 Feb 2016 17:00 WIB

Penulis: Admin OTOMOTIFNET.COM

Test Ride Mocil GP Polini 910 Carena S H2O, Roda Depan Ngangkat Sendiri!

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Rem cakramnya gigit bingits bro!

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Dilengkapi engine cut off untuk mematikan mesin

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Radiator yang cukup besar untuk pendingin mesin

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Knalpot Polini berbahan aluminium melengking garing

  • Foto: Salim

    Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

  • Foto: Salim

    Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

  • Foto: Salim

    Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

  • Foto: Salim

    Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

  • Foto: Salim

    Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

  • Foto: Salim

    Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

  • Foto: Salim

    Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

  • Foto: Salim

    Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

  • Foto: Salim

    Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

  • Foto: Salim

    Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

  • Foto: Salim

    Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

  • Foto: Salim

    Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

Jika sudah sampai putaran tengah ke atas, jambakan ala Italia ini lumayan mengagetkan

Jakarta - Jika sebelumnya sudah jajal motor cilik (Mocil) GP buatan Tiongkok, kini saatnya menjajal Mocil GP yang punya sejarah panjang, bahkan cukup legendaris karena mampu menjadi trigger awal karir pembalap-pembalap top Italia. Yup, Polini sudah memproduksi Mocil GP sejak 1992, Valentino Rossi kecil pun akrab dengannya. Nah, mumpung lagi hipe, kita coba juga Mocil asal Italia ini, tipenya Polini 910 CARENA S H2O.

“Hati-hati ya bro, meski kecil tapi bukan mainan,” wanti Dennil Sagita CEO Scooter VIP, distributor Polini di Tanah Air. “Mocil ini memang sudah didesain khusus untuk balap, jadi jangan kaget dengan tenaganya. Di packaging-nya yang tertulis race use only,” ungkap pria berkepala pelontos ini. Siap bro! Unitnya langsung dibawa ke Pitstop Karting Zone, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara bergabung dengan temantemannya sesama Mocil. Ayo langsung gas motor yang dijual Rp 48 jutaan ini! • (otomotifnet.com)

Test Ride Polini 910 CARENA S H2O
Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

Performa
Mesinnya 2-tak hanya 36,69 cc tapi untuk bahasa pemasaran Polini menyebutnya 40 cc. Saat iseng membuka fairingnya, terlihat blok dan kepala silindernya terbuat dari aluminium dan menggunakan karburator mungil berventuri 14 mm, sudah pakai reed valve di intake-nya. Lagi-lagi kami kagum karena mesin sekecil ini sudah dijejali dengan radiator.

Pantas saja, meski kompresinya mencapai 16,2:1 tapi enggak overheat digeber puluhan lap di siang bolong. Malah tester-nya yang overheat alias dehidrasi, panas banget sob pakai wearpack hehee.. Pompa radiator digerakan roda belakang, lewat belt di samping rantai. Sedang reservoir tank-nya ada di bawah tangki bahan bakar.

Power diklaim tembus 6,2 dk, kecil ya? Tapi bobotnya cuma 18 kg saja! Power to weight ratio (PWR) jadi besar, mencapai 0,344 dk/kg. Bandingkan dengan All New Honda CB150R Streetfire, powernya 16,8 dk tapi bobotnya 136 kg, PWR-nya hanya 0,123 dk/kg. Nah loh!

Sedang karakter mesinnya teriak di putaran tengah ke atas, bawahnya malah terasa ‘ngok’ terlalu basah. Tapi jika sudah sampai putaran tengah ke atas, jambakan ala Italia ini lumayan mengagetkan! Lengkingan suara knalpotnya juga garing. “Di trek lurus roda depan terangkat sendiri padahal enggak diapa-apain. Solusinya, posisi badan merunduk sambil menekan kemudi biar enggak wheelie,” beber Mr.Testo. Sadeeeeees!

Test Ride Polini 910 CARENA S H2O
Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

Handling
Sebelumnya duduk dulu di joknya yang keras tapi keset karena ada alas berupa karet. Yang menarik, meski posisi footstep dan setang standar tapi ergonominya cukup nyaman. Dibesut rider dengan tinggi badan 168 cm, enggak perlu ubahan layaknya Mocil GP asal Tiongkok. Tangan tetap leluasa bergerak dan jarak footstep dari setang yang ideal membuat kaki bisa menekuk maksimal.

Perhatikan sasisnya, deltabox dari aluminium cuy! Begitu juga dengan arm pemegang roda belakangnya terbuat dari material yang sama, meski rigid tapi ada beberapa baut penghubung yang memudahkannya untuk bongkar pasang. Saat turun ke lintasan, langsung dikagetkan dengan stabilitas rangkanya. Getaran yang sampai ke tangan dan kaki lebih kecil meski aspal di trek karting ini tergolong bergelombang. Dipakai menikung juga rigid, tidak ada gejala limbung ataupun over dan understeer.

Karena sebelumnya pakai Mocil GP versi Tiongkok, yang ini benar-benar terasa istimewa. Oiya, satu lagi yang bikin kaget adalah remnya. Meski mungil rem cakram mekanis ini sangat pakem, bahkan awal-awal sempat terpleset gara-gara rem terlalu kuat. Setelah terbiasa, ternyata lebih asyik dominan menggunakan rem belakang, kira-kira perbandingannya, 60% belakang dan 40% rem depan.

Test Ride Polini 910 CARENA S H2O
Test Ride Polini 910 CARENA S H2O

Data Spesifikasi
Polini 910 CARENA S H2O
Mesin : Polini Reverse Engine 2-tak satu silinder berpendinginan cairan
Bore x stroke : 36 x 39
Kapasitas : 36,69cc
Rasio kopresi : 16,2 : 1
Karburator : SHA 14-14
Pengapian : Elektronik dengan discharge induktif
Bahan bakar : Bensin tanpa timbal dengan campuran oli sintetis 2%
Intake : Dengan reed valve pada crankcase
Penyalaan : Manual dengan menarik tali
Kopling : Kering dengan balancer
Rangka : Aluminium
Cakram depan : Ø 122 mm
Cakram belakang : Ø 122 mm
Ban depan : 90/65-6,5
Ban belakang : 110/50-6,5
Tangki : 1,8 Liter
Berat : 18 Kg
Panjang : 945 mm
Lebar : 240 mm
Tinggi jok : 385 mm

EDITOR

Dimas Pradopo

Top