Kamis,15 Okt 2015 14:08 WIB

Penulis: pewete pewete

Test Ride SYM Attila Venus 125, Dimanja Banyak Fitur

Foto: OTO-SALIM

Test Ride SYM Attila Venus 125, Dimanja Banyak Fitur


Menariknya banyak fitur unggulan yang ditawarkan, seperti Smart Idle Stop System. Wah apa tuh?


Jakarta - SYM Attila Venus 125 resmi menjejakkan aspal pada Juni lalu, ditawarkan dengan harga Rp 23,8 juta OTR Jakarta. Cukup mahal ya? Maklum didatangkan secara utuh dari Taiwan. Menariknya banyak fitur unggulan yang ditawarkan, seperti Smart Idle Stop System. Penasaran kan apa dan bagaimana kerjanya?

Eits ada juga fitur lainnya yang tak kalah menarik? Mau tahu apa saja? Berikut ulasan lengkapnya dalam artikel test ride berikut, termasuk dengan data akselerasi dan konsumsi bensin tentunya. Let’s check it out! • (otomotifnet.com)

Desain
Tampangnya yang membulat dan dibekali roda lingkar kecil mengingatkan kita pada desain khas skutik Eropa, seperti Vespa LX. Kalau pabrikan Jepang ada Yamaha Grand Filano. Desainnya menyiratkan tampang imut namun tetap kental nuansa klasik.

Fitur & Teknologi
Seperti disinggung di awal, salah satu keunggulan yang ditawarkan SYM adalah fitur. Misal bagasi luas yang muat 2 helm open face. Untuk membuka jok bisa pakai anak kunci, dari kontak atau tombol dekat gas. Besarnya bagasi lantaran tangki ada di bawah dek dengan lubang pengisian di bawah setang kiri.


Spidometer perpaduan analog dan digital, info lengkap

Selain untuk membuka jok, anak kunci yang dilengkapi remot juga bisa dipakai untuk mencari posisi motor kala di parkiran, semacam fitur answer back system. Fitur lain ada Smart Idle Stop System, mirip Idle Stop System (ISS) Honda nih. Ketika berhenti sesaat, mesin otomatis mati dan lampu utama meredup.

Ketika gas dibuka maka starter langsung menyalakan mesin, tujuannya agar konsumsi bensin lebih irit. Prosesnya cukup cepat kendati tak sesingkat ISS. Fitur ini bisa dinon-aktifkan, tombolnya di dekat kontak.  Fitur berguna lain ada di spidometer perpaduan analog dan digital. Seperti ada voltmeter, sehingga tegangan aki dan pengisian selalu terpantau.


Ada fitur Smart Idle Stop System, biar lebih irit.Tombol pembuka bagasi ada juga di setang, lebih praktis

Lainnya ada fitur daytime running light dan rem LED. Fitur yang kurang disukai pengendara di sini juga ada, yaitu bunyi ‘nit-nit’ ketika menyalakan sein.  Jadi berisik! Dan yang disayangkan tak ada tempat botol, padahal di area bawah setang cukup lapang. Dari sisi teknologi, Attila Venus ini dibekali sistem pasokan bensin injeksi.

Riding & Position

Seperti halnya naik Vespa atau Grand Filano, duduk di atas jok Attila Venus pun identik, terasa tinggi sehingga kaki tester yang berpostur 173 cm pun sedikit jinjit. Bukan hanya karena alas duduk ini memang tinggi, namun juga lebar. Ketika sudah jalan, kesan tinggi juga tetap terasa. Enaknya deknya lebar dan rata sehingga kaki lebih bebas.



Sementara setangnya lumayan tinggi, sehingga berkendara cukup rileks. Dengan bobot mencapai 112 kg, bermanuver jadi mantap tanpa gejala oleng. Saking enaknya, ketika menikung ke kiri sering standar samping sampai menggesek aspal. Kelincahannya khas skutik, enak diajak selap-selip karena radius putar yang kecil. Sementara redaman suspensinya terbilang sedang, enggak keras dan enggak terlalu empuk.

Performa
Kendati dibekali mesin 4 langkah 125 cc, respon yang diberikan tergolong sangat smooth. Terlihat dari data pengetesan akselerasi, misal untuk mencapai kecepatan 80 km/jam butuh waktu 20,8 detik, lama banget! Maklum saja, jika melihat klaim tenaga maksimal ternyata hanya 8,2 dk/7.500 rpm dan torsi 8,6 Nm/6.500 rpm. Cocok untuk pengendara yang butuh skutik dengan akselerasi lembut nih.

Konsumsi Bensin
Rasio kompresi mencapai 11:1, makanya mesti diisi bensin minimal RON 92 seperti Pertamax. Herannya kendati pakai Pertamax, saat akselerasi masih terdengar bunyi ngelitik, sepertinya timing pengapian terlalu mundur nih. Ada baiknya naik pakai Pertamax Plus. Oh ya, kendati akselerasi lambat, ternyata konsumsi bensinnya cukup irit. Dipakai harian oleh tester berbobot 65 kg tiap liternya bisa dipakai untuk menempuh jarak 43,4 km.

Data Spesifikasi:
P x L x T: 1.805 x 665 x 1.145 mm
Ground clearance: 130 mm
Bobot: 112 kg
Kapasitas tangki: 5 liter
Bore x stroke: 52,4 x 57,8 mm
Kapasitas: 124,6 cc
Rasio kompresi: 11:1
Tipe mesin: 4 langkah berpendingin udara
Tenaga maksimal: 8,2 dk/7.500 rpm
Torsi maksimal: 8,6 Nm/6.500 rpm
Rem depan: cakram
Rem belakang: teromol
Suspensi depan: teleskopik
Suspensi belakang: monosok
Ban depan & belakang: 100/90-10

Data pengetesan:
0-60 km/j: 11,2 detik
0-80 km/j: 20,8 detik
0-100 km/j: -
0-100 m: 10 detik (56,4 km/j)
0-201 m: 15,7 detik (70,4 km/j)
0-402 m: 24,8 detik (86,4 km/j)
Top speed spido: 105 km/j
Top speed Racelogic: 95 km/j
Konsumsi bensin: 43,4 km/lt


Bagasi luas, muat 2 helm open face


Tombol dim yang jarang ditemui di skutik, ada pada motor ini




EDITOR

Otomotifnet

Top