Selasa,6 Sept 2016 16:28 WIB

Penulis: otomotifnet

Bedah Fitur Baru ECU Standalone aRacer RC Super

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Foto 1

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Foto 2

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Foto 3

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Foto 4

Jakarta - Digempur banyak ECU stand alone dengan beragam fitur terbaru seperti BRT Juken 2 atau API Tech dari Thailand, aRacer ternyata enggak tinggal diam. Beberapa fitur anyar disematkan pada ECU terbarunya, aRacer RC Super (gbr.1).

“Jika pada versi sebelumnya aRacer RC, yang terbaru menjadi RC Super. Yang terbaru ini paling lengkap baik versi standarnya maupun kelengkapannya,” buka Freddy A Gautama dari Ultraspeed Racing (USR) yang menjadi distributor resmi aRacer asal Taiwan di Indonesia. Yang paling baru, tampilan software-nya lebih user friendly. “Dilengkapi diagram 3D jadi lebih jelas membayangkan perubahan yang telah dilakukan,” bebernya.

Fitur aRacer RC Super Punya Fitur Baru
Gbr.1
Fitur aRacer RC Super Punya Fitur Baru
Gbr.2

“Kemudian, pakai versi terbaru ini juga bisa tuning pasokan bensin berdasarkan MAP (manifold absolut pressure) (gbr.2). Disesuaikan dengan kepadatan udara yang masuk berdasarkan load mesin,” tutur Freddy dari bengkelnya di Jl Daan Mogot, Jakbar. Keunggulan lainnya adalah bisa seting berdasarkan throttle position sensor (TPS) per gigi.

“Misalnya, gigi 1 sampai 4 tercatat air to fuel ratio (AFR) sudah ideal, tapi di gigi 5 kebasahan. Masih bisa seting debit bensin di gigi 5 saja tanpa mengubah setingan di gigi lainnya,” ucapnya Mau buat balap? aRacer RC juga dilengkapi dengan part tambahan, bernama racing modul. “Kalau sudah pasang racing modul, bisa aktifkan traction control (TC) dan GPS,” lanjut Freddy yang sedang kebanjiran order seting ECU motor-motor balap nasional.

Fitur aRacer RC Super Punya Fitur Baru
Gbr.3

Untuk mengaktifkan TC akan dipasang sensor di kedua roda, jika putaran roda belakang lebih cepat artinya ada selip. Reduce tenaga bisa diturunkan sesuai keinginan (gbr.3). Sedang GPS bisa dijadikan patokan lap timing sekaligus menjadi pelengkap input untuk data logger. Fitur quick shifter dan double injector yang sudah tersedia di versi sebelumnya tetap dipertahankan.

Kali ini, ada lagi penambahan pit limit dan pit limit light yang berfungsi untuk membatasi kecepatan motor di pit line sirkuit layaknya MotoGP (gbr.4). Untuk ECU terbarunya ini Freddy membanderol RC 1 Super Rp 6 juta untuk mesin satu silinder, sedang RC 2 Super yang diperuntukan buat mesin dua silinder dijual Rp 7 juta. “Bisa sekalian kita bantu untuk setingnya,” tutupnya. (Fariz / otomotifnet.com)

Fitur aRacer RC Super Punya Fitur Baru
Gbr.4

Ultraspeed Racing : 0817858080

EDITOR

Dimas Pradopo

Top