Rabu,27 April 2016 17:38 WIB

Penulis: otomotifnet

Bohlam Headlamp Lepas? Kenali Penyebabnya

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Salah satu faktor penyebab bohlam lepas, posisi switch berada di tengah-tengah, akibatnya lampu jauh dan lampu dekat jadi menyala berbarengan. Bohlam jadi terlalu panas!

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Contoh kaki bohlam yang lepas dari dudukannya

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Kalau mau ganti, enggak mahal kok. Bohlam Honda BeAT misalnya, cuma Rp 35 ribuan

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Untuk motor baru Honda seperti BeAT, garansi kelistrikannya 1 tahun atau 10.000 km

Jakarta -  Ngeselin saat jalan malam eh, bohlam headlamp mati mendadak! “Coba dicek sakelarnya enggak mungkin off karena sudah mengusung fitur Auto Headlamp On (AHO), penasaran tengok lampunya, ternyata bohlamnya jatuh dan masuk ke dalam reflektor,” kaget Andrianto Budiman pemilik Honda BeAT lansiran 2014.

“Biasanya kalau lampu headlamp mati hanya tungsten filamennya yang putus, namun kali ini sampai bohlamnya lepas dari dudukannya,” herannya sambil menggerutu kesal dan menunjukan solderan di kaki bohlam yang lepas.

Ditanggapi oleh Endro Sutarno, Instruktur Teknik Astra Honda Training Center (AHTC), PT Astra Honda Motor (AHM), menurut pria ramah ini kondisi jalan berpotensi merusak bohlam. “Biasanya karena sering masuk lubang, getarannya menyebabkan solderan lepas,” jelas Endro. Selain itu, bisa karena switch lampu jauh dan lampu dekatnya berada di tengah-tengah.

“Posisi lampu jauh bukan, posisi lampu dekat juga bukan. Sehingga lampu jadi menyala dua-duanya yang menyebabkan bohlam jadi terlalu panas dan membuat bohlam lepas dari kakinya,” analisa Anang Djauhari, Service Advisor Wahana Honda Ciputat.

Nah untuk menghindari hal tersebut, disarankan untuk memperhatikan posisi switch lampu agar posisinya 100% berada di lampu jauh atau 100% lampu dekat. Lalu bagaimana jika keadaan ini terjadi pada motor baru?

“Jarang banget ya kalau motor baru, tapi kalau memang terjadi bisa langsung datangi jaringan dealer Honda untuk klaim garansi. Tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” jelas Endro. Oke Pak! • (otomotifnet.com)

EDITOR

Dimas Pradopo

Top