Sabtu,26 Sept 2015 14:30 WIB

Penulis: pewete pewete

Bore-Up Kawasaki KLX 150, Jangan Asal-Asalan Bro!

Foto: OTO-TYO

Bore-Up Kawasaki KLX 150, Jangan Asal-Asalan Bro!


Jakarta - Meski jadi favorit pecinta adventure, Kawasaki KLX 150 kerap dikeluhkan soal tenaga. Solusinya, langkah bore-up untuk mengail tenaga lebih besar kerap dilakukan. Beragam merek paket bore-up untuk KLX 150 banyak tersedia di pasaran.

CLD misalnya, menawarkan paket dengan diameter piston 63 mm. Jika dipadu dengan stroke standar 54,4 mm, kapasitas ruang bakarnya jadi 169,5 cc atau dibulatkan anggap saja 170 cc. “Paketan blok 63 mm ini lengkap dengan blok, piston, ring piston, pin piston dan paking blok. Harganya Rp 1 juta,” papar Dodo juragan Dodo Racing, Ciledug, Tangerang yang menjajakan racing part ini.

Merek lain ada Moto 1, KTC, TDR hingga Kawahara. Merek paling terakhir disebut juga menawarkan diameter piston 63 mm dan kelengkapan yang sama seperti CLD. Bedanya piston yang ada di paket ini model jenong yang mampu mendongkrak kompresi. Bobby Susanto owner Arena Motor menjelaskan jika blok Kawahara ini dijual Rp 1 jutaan.

Selain itu paket plug and play, bore-up juga bisa dilakukan dengan ganti piston milik motor lain atau aftermarket. Syaratnya harus sama-sama memiliki pin piston 14 mm. “Namun langkah bore-up enggak bisa asal pasang harus diperhatikan durabilitasnya, butuh setingan pendukung lain yang harus diperhatikan,” wanti pria bertubuh subur ini.

Hal yang sama diamini Hamam dari Hamam Garage di Lebak Bulus, Jaksel “Jangan bore-up terlalu besar, karena adventure benar-benar mengedepankan daya tahan saat motor dipacu di jalanan yang ekstrem dan waktu yang panjang,” wantinya.

Solusinya, kedua tuner khusus trail ini sepakat untuk tidak mematok kompresi ruang bakar terlalu tinggi. Selain itu, sesuaikan juga dengan bahan bakar yang digunakan. Kompresi yang tinggi dalam ruang bakar bisa bikin campuran udara dan bahan bakar meledak sebelum busi mempercikkan api.

Hal ini bisa menimbulkan knocking (ngelitik) yang berujung pada makin tingginya suhu di ruang bakar. Jika kompresi masih pada di bawah 9:1 silahkan pakai Premium RON 88. Sedang bahan bakar dengan RON 92 seperti Pertamax, bisa cocok dengan mesin yang rasio kompresinya sebesar 9:1 sampai 10:1.

Selain itu, perhatikan pula asupan bahan bakar. Karena ruang pembakaran lebih besar, maka jumlah bahan bakar yang masuk harus lebih besar pula. Jangan sampai kekeringan. Sebaiknya timing buka tutup klep diatur ulang.

“Saya biasa gunakan noken as custom dengan durasi 280 derajat diikuti dengan jeting ulang karburator standarnya. Pilot jet naik 1 tingkat dan main jet 2 tingkat,” beber Bobby yang bengkelnya ada di Ciledug Tangerang.

Namun jika menginginkan hasil yang lebih maksimal, karburator bisa diganti dengan yang berventuri lebih besar. “Misalnya pakai karbu Yamaha RX-King, venturinya 26 mm dengan harga Rp 700 ribu, jelasnya. Selama rambu-rambu ini diperhatikan, Bobby meyakini bore up garapannya awet dipakai adventure. Yuk bore-up!  (motor.otomotifnet.com)

Arena motor : 08119932455
CLD racing : 081284039199

 

Noken as baiknya diganti yang racing agar suplai bahan bakar lancar. Seperti CLD speknya 280 derajat seharga Rp 350 ribu ini



Bore-up kit CLD pakai piston 63 mm mampu dongkrak kapasitas mesin jadi 170 cc


Per klep racing diandalkan untuk mencegah klep floating setelah ganti noken as


Meningkatkan tenaga bisa padukan dengan knalpot racing, produk CLD C2 ini dijual Rp 1,5 jutaan

EDITOR

Otomotifnet

Top