Senin,10 Agust 2015 10:27 WIB

Penulis: Dimas Pradopo

Bore Up Modern Vespa, Pakai Piston Tiger Naik Sampai 166 cc

Foto: OTO-Aant

Bore Up Modern Vespa, Pakai Piston Tiger Naik Sampai 166 cc


Versi custom andalkan piston milik Honda Tiger

Jakarta - Performa Vespa bermesin 150 cc sebenarnya sudah cukup baik, terbilang responsif, beda dengan yang 125 cc apalagi generasi lama yang masih 2 klep. Namun tetap saja ada yang kurang puas, tak heran banyak yang melakukan upgrade performa.

Kalau mau lebih terjangkau, bisa coba yang ditawarkan Anom Triatno dari bengkel Anom Scooter, dengan versi custom. “Piston pakai Tiger, blok standarnya dengan atau tanpa ganti boringnya tergantung piston berapa yang dipasang,” terangnya.

Hanya saja versi ini khusus untuk mesin Vespa yang 2V ya, karena pakai pin sama-sama 15 mm. “Yang 3V bukan enggak mau, tapi belum pernah bikin, tapi prinsipnya sih bisa saja,” lanjut pria yang bermarkas di Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 40 Jaksel, enggak jauh dari Rumah Sakit Fatmawati.

Anom menerangkan, jika pakai piston Tiger oversize 50 atau diameter 64 mm, masih berani pakai liner bawaan motor hanya dikorter saja. Kapasitas naik jadi 156,3 cc. Ongkosnya sekitar Rp 750 ribu saja dengan pengerjaan 2-3 hari.

Sementara kalau mau lebih besar mesti ganti boring, misal pakai piston Tiger oversize 250 atau diameter 66 mm, isi silinder naik jadi 166,2 cc. Ongkosnya sekitar Rp 1 juta dengan waktu pengerjaan sama. Ongkos tersebut sudah termasuk porting & polish kepala silinder dan seting.

Anom menyarankan, agar tetap nyaman dipakai harian atau turing, rasio kompresi mesti jangan tinggi-tinggi, cukup seperti bawaan motor sekitar 10,1:1. “Makanya piston Tiger mesti dibubut dibikin cekung, atau blok diganjal paking,” terangnya.

“Satu lagi, untuk yang mesin injeksi, maka wajib tambah piggyback yang dibeli terpisah, seperti keluaran Polini atau Malossi, harganya sekitar Rp 2,5 sampai 3 juta. Kalau mesin karburator cukup naikin spuyer saja sekitar Rp 50 ribu,” tutup mantan mekanik Dan Motor ini.

Penyesuaian akhir, Dennil dan Anom sepakat ada baiknya knalpot juga dirombak, agar pembuangan sisa pembakaran lebih lega karena kapasitas mesin sudah meningkat. • (otomotifnet.com)

Anom Scooter 0815-8109-881

EDITOR

Dimas Pradopo

Top