Minggu,27 Maret 2016 14:54 WIB

Penulis: Otomotifnet

Ganti Paking Knalpot Z250SL, Ninja RR Mono dan KLX250 Pakai Punya RX King

  • Foto: ketut/otomotifnet

    Sebagai pembanding, yang kanan punya Kawasaki Z250SL, tipis dan mudah rusak setelah beberapa kali dibongkar-pasang

  • Foto: ketut/otomotifnet

    Punya Yamaha RX-King lebih tebal dan murah, cuma Rp 12 ribuan

  • Foto: ketut/otomotifnet

    Diameternya sama dengan leher knalpot motor sport Kawasaki satu silinder ini

  • Foto: ketut/otomotifnet

    Lepaskan knalpot dari kepala silinder dengan kunci pas 12 dan T 12

Denpasar - Nugroho, pemilik Kawasaki Z250SL dibiking bingung gara-gara knalpot racing yang dipasang pada motornya nembak-nembak saat tutup gas. Pria asal Malang ini awalnya mengira katup HSAS (High-performance Secondary Air System) untuk emisi bahan bakarnya berpengaruh, namun setelah disumbat tak ada bedanya.

Masih belum menyerah, janganjangan karena setingan bahan bakar terlalu kering. Suplai bahan bakar diatur ulang pakai ECU programable, hasilnya sama saja. Setelah benar-benar mengibarkan bendera putih, Hendro salah satu mekanik Pro Tuner di Jl. Sidakarya, Denpasar, Bali beri pencerahan.

“Coba cek kerapatan sambungan ujung knalpot dan lubang exhaust, jangan-jangan renggang,” beber pria berkulit gelap ini. Dan benar, ternyata setelah dibongkar ada kebocoran gasket standar bawaan motor. Materialnya memang tipis dan rawan rusak jika sering dibongkar pasang. Berarti sambungan enggak rapet dan flange knalpot miring!

Namun tenang, pria Jawa kelahiran Lampung ini punya trik jitu. “Ganti saja pakai paking knalpot punya Yamaha RX-King. Selain murah hanya sekitar Rp 12 ribuan, milik si jambret ini ternyata lebih tebal,” jelasnya. “Saat dikencangkan ketebalan paking ini juga akan menyesuaikan celah hingga rapat” yakin Hendro.

Menurut pria berperawakan tegap ini, cara yang Ia tawarkan tak hanya berlaku pada Z250SL, tapi motor lain yang punya basis mesin sama seperti Ninja RR Mono, KLX250S dan D-Tracker 250 juga bisa pasang karena konstruksi lubang buangnya sama. Cara gantinya pun mudah, silahkan lepaskan knalpot dari kepala silinder dengan kunci pas 12 dan T 12. Lalu pasang paking knalpot.

“Jika mengalami kesulitan pemasangan, bisa menggunakan lem untuk merekatkan paking knalpot ke kepala silinder, paking tidak jatuh saat hendak dikencangkan,” tutupnya. Mudah kan! • (otomotifnet.com)

EDITOR

Dimas Pradopo

Top