Sabtu,19 Maret 2016 17:36 WIB

Penulis: Otomotifnet

Ini Arti Asap Knalpot Mesin 4-tak, Beda Warna Beda Masalah!

Foto: Dok OTOMOTIF

Asep putih dari knalpot

Jakarta - Karena pelumasan pistonnya tidak lagi menggunakan oli yang dicampur ke bahan bakar, dalam kondisi normal mesin 4-tak tidak akan mengeluarkan asap dari lubang knalpot. Tapi kalau sampai keluar asap, artinya ada yang tidak beres! Apa saja kerusakan yang bisa terdeteksi? Baca sampai tuntas. • (otomotifnet.com)

Deteksi Kerusakan Mesin 4-Tak Melalui Lubang Knalpot  Beda Asap Beda Gejala

Sil klep bocor, bikin oli masuk ke ruang bakar

Asap Putih di Pagi Hari
Jika asap warna putih keluar malu-malu, hanya terlihat saat pertama kali motor menyala, harus mewaspadai kondisi sil klepnya. “Biasanya pagi hari, sudah pasti sil klep mengkerut atau retak karena panas mesin dalam jangka waktu yang lama. Sil tak lagi bisa menahan oli hingga akhirnya masuk ke ruang bakar,” ucap Fajar Jaya Sukmana dari bengkel FJR.

Asap Hitam
Berikutnya asap hitam yang keluar ketika motor dalam keadaan idle, “Keluar asap hitam yang pedas di mata dan hidung, berarti seting karburator terlalu boros. Perbandingan bensin dan udaranya tidak pas,” lanjut Fajar yang badannya singset ini.

Deteksi Kerusakan Mesin 4-Tak Melalui Lubang Knalpot  Beda Asap Beda Gejala
Waspada bok klep oblak, juga bikin oli menyelusup ke ruang bakar

Asap Putih saat Deselerasi
Jika asap putih yang keluar ketika menutup gas untuk mengurangi kecepatan atau deselerasi, yang jadi tertuduh adalah bos klep oblak. “Tapi ini jarang terjadi pada motor standar, kecuali yang sudah modifikasi klep, seperti motor balap,” buka Nurmansyah, pebengkel rumah di Rawamangun, Jaktim.

Deteksi Kerusakan Mesin 4-Tak Melalui Lubang Knalpot  Beda Asap Beda Gejala
Kalau boring baret atau ring piston oblak pasti keluar asap putih

Asap Putih Terus Keluar
Asap yang ini lebih nyebelin karena ngebul sepanjang mesin menyala. Ini berarti berarti gap ring pistonnya sudah oblak melebihi toleransi. “Bisa juga piston atau permukaan blok silinder baret,” beber pria asli Betawi ini.

Sehingga oli mesin dari area kruk as menyelusup ke ruang bakar. “Ini karena kualitas oli jelek atau malah tidak pernah ganti oli. Biasanya juga terdapat bercak oli di ujung knalpot,” jelasnya.

EDITOR

Dimas Pradopo

Top