Kamis,28 April 2016 11:09 WIB

Penulis: otomotifnet

Kalibrasi TPS Kawasaki Ninja 250 dan ER-6n, Bisa Pake Avometer

  • Foto: ketut/otomotifnet

    Foto 1

  • Foto: ketut/otomotifnet

    Foto 2

  • Foto: ketut/otomotifnet

    Foto 3

  • Foto: ketut/otomotifnet

    Foto 4

Denpasar - Setelah ganti knalpot racing tapi malas merogoh kantong untuk menebus piggyback atau ECU stand alone, pemilik Kawasaki Ninja 250 berteknologi injeksi dan ER-6n kerap main akal-akalan. Yang paling jamak dilakukan adalah menggeser main Throttle Position Sensor (TPS) untuk mengelabuhi injektor agar semprotan bensin ke ruang bakar makin banyak.

Saat ingin kembali kepada kondisi standar, banyak yang bingung. Posisi manakah dari TPS ini yang paling pas sesuai rekomendasi pabrik. Sebenarnya mudah saja, tinggal selaraskan dengan tanda berupa cat berwarna hijau (Gbr.1), lalu kencangkan.

Masalahnya... Yang sudah beberapa kali melakukan ubahan ini, cat hijau sebagai tanda kerap hilang. Nah loh?

“Tenang saja, ada cara simpel untuk kalibrasi ke posisi awal,” buka Ida Bagus Putu Budi Darma, Supervisor Service Kawasaki Duta Intika. “Tentunya bisa menggunakan Kawasaki Diagnostic Tools (KDT). Tapi untuk bengkel umum yang tidak ada KDC bisa mengandalkan avometer,” terangnya berbagi pengetahuan. Nah.. langsung praktik ya!

Pertama copot fairing hingga posisi main TPS terlihat. Ingat di Kawasaki ada dua soket serupa. Satunya secondary dan satunya main throttle. Kalo yang main throttle soketnya berwarna abu-abu (Gbr.2) ada di sebalah kanan.

Copot soket abu-abu di main throttle, lalu siapkan avometer di posisi untuk mengukur tahanan (Ohm). Sambungkan kabel positif dari avometer ke soket yang paling tengah atau yang tersambung dengan kabel hijau dan negatif avometer ke kabel kuning atau kalau soket terlepas di posisi kanan.

“Aturan resmi dari kawasaki adalah 4 - 6 ohm nilai tahanannya,” jelas Gustu sapaan akrabnya. Jika avometer menunjukkan angka kurang atau lebih dari itu, berarti TPS bermasalah dan harus diganti. Bagi yang sudah digeser dan tanda penyelaras hilang silahkan dipatok di angka tengah.

“Nah, untuk setelan standarnya biasanya kita posisikan di angka 4,7 – 5,3 ohm (Gbr.3),” jelas Helios Hedar, dari Pro Tuner yang memang biasa mengangani pacuan Kawasaki. “Itu angka medium di tengah-tengah,” imbuh Helios.

Jika kurang dari angka itu silahkan kendurkan baut penguncinya dan putar hingga angka tersebut didapat (Gbr.4). “Setelah itu silahkan kencangkan baut pengunci dan pasang kembali soket TPS-nya,” tutup Helios bengkelnya ada di Jl. Sidakarya, Denpasar, Bali.

Selesai! • (otomotifnet.com)

EDITOR

Dimas Pradopo

Jumat,23 Sept 2016 10:30 WIB

Toyota Sienta - Test Drive Review

Senin,19 Sept 2016 15:15 WIB

All New Honda BeAT ESP 2016 - Test Ride

Jumat,9 Sept 2016 13:30 WIB

KUN Bali & Banyuwangi 2016

Top