Jumat,25 Maret 2016 18:09 WIB

Penulis: Otomotifnet

Panduan Servis Honda Scoopy eSP, Tiap 4.000 km Ya!

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Kampas depan seharga Rp 50 ribuan belum termasuk jasa pasang ya!

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Pengecekan seluruh area CVT lakukan tiap kelipatan 8.000 km

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Pengecekan seluruh area CVT lakukan tiap kelipatan 8.000 km

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Ini tipe standar oli yang digunakan, kalau mau synthetic bisa pilih SPX2

Dalam buku servis tertulis penggatian oli tiap 4.000 km, tapi dengan keadaan jalan yang macet seperti Jakarta dianjurkan lebih cepat

Jakarta - Varian terbaru Honda Scoopy makin canggih, bukan cuma dijejali teknologi eSP (enhanced Smart Power) tapi juga sudah pakai Idling Stop System (ISS), mesin jadi bisa mati sendiri saat langsam lebih dari tiga detik dan kembali nyala hanya dengan putar selongsong gas.

Tentunya karena lebih irit, duit beli bensin bisa dialokasikan buat yang lain, salah satunya melakukan servis berkala! Kalau sampai telat mampir ke bengkel resmi tiap 4.000 km sih kebangetan hehe..

“Dalam buku servis tertulis kalau penggatian oli tiap 4.000 km, tapi dengan keadaan jalan yang macet seperti Jakarta lebih baik lakukan penggantian lebih cepat pada kelipatan 2.000 km,” buka Dwi Janti, front desk AHASS 13779 Jayadi Motor, bengkel resmi milik veteran balap nasional Ahmad Jayadi.

Pengecekan berlanjut ke kepala silinder dengan melihat kelayakan busi. Bersihkan dan pastikan gapnya sudah melewati batas toleransi, atur kembali dengan jarak 0,8-0,9 mm dan ganti tiap kelipatan 8.000 km. Selanjutnya dengan mengecek kerenggangan klep in dan ex dengan jarak 0,015 untuk in dan 0,20 untuk ex.

“Karena filter udaranya tipe kertas basah jadi tidak boleh dibersihkan apalagi disemprot menggunakan angin dari kompresor. Hanya dicek saja, jika terlampau kotor ganti setiap kelipatan 16.000 km atau bisa lebih cepat tergantung pemakaian,” lanjut wanita berhijab ini.

Selanjutnya membersihkan throttle body dan ruang bakar, ”Cukup dengan menyemprot throttle body menggunakan carbon cleaner, kerak di injektor dan ruang bakar akan keluar melalui knalpot,” jelas wanita ramah ini sambil mengingatkan untuk melakukan pengecekan fungsi rem. Jika kampas sudah menipis, segera ganti ya!

“Sedang untuk CVT sebaiknya tiap kelipatan 8.000 km. Bersihkan seluruh komponennya termasuk kampas kopling, roller hingga v-belt. Setelah dibersihkan juga dilihat kondisinya masih layak atau tidak. Seperti v-belt, umurnya 24.000 km namun bisa lebih cepat tergantung pemakaian,” sahut Andri salah satu mekanik di AHASS Jayadi Motor. • (otomotifnet.com)

Daftar Harga Honda Scoopy eSP
Jasa servis ringan             : Rp 49.000
Jasa servis lengkap          : Rp 65.000
Oli mesin MPX2               : Rp 39.500
Oli mesin: SPX2               : Rp 47.500
Oli garden                        : Rp 12.900
Busi                                 : Rp 13.000
Kampas depan                  : Rp 50.000
Kampas belakang             : Rp 46.500

Daftar Pengecekan Honda Scoopy eSP
Periksa saluran bahan bakar
Periksa cara kerja gas tangan
Bersihkan pernapasan bak mesin
Bersihkan saringan kasa oli mesin
Pelek dan Kaki-kaki
Periksa putaran stasioner mesin
Periksa minyak rem
Periksa keausan kampas rem
Periksa sistem rem
Periksa switch lampu
Periksa arah sinar lampu lampu depan
Periksa standar samping
Periksa suspensi
Periksa mur, baut, pengencang
Periksa roda/ban
Periksa bearing kepala kemudi

EDITOR

Dimas Pradopo

Top