Jumat,15 April 2016 14:20 WIB

Penulis: Otomotifnet

Panduan Servis Honda Spacy Helm In PGM-FI, Tiap 2.000 km Lebih Baik

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Perhatikan kondisi busi, jika sudah melewati umur pakai membuat performa mesin menurun

  • Foto: TYO/otomotifnet

    AHM Oil SPX2 full synthetic dipercaya bikin mesin lebih awet

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Kampas rem yang sudah menipis berbahaya untuk keselamatan, segera ganti ya!

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Jika malfunction indicator lamp berkedip dan ditemukan kerusakan pada sistem injeksi, segera perbaiki lalu reset ECM dengan jumper khusus ini

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Jangan lupa ganti oli transmisi tiap kelipatan 8.000 km

  • Foto: TYO/otomotifnet

    Panduan Servis Honda Spacy Helm In PGM-FI 2.000 km Lebih Baik Servis tiap 4.000 km dan bersihbersih CVT tiap 10.000 km

Jakarta - Sesuai namanya, Honda Spacy Helm In PGM-FI punya space luas di bawah joknya. Bentuknya memang gembung sudah helm in karena bagasinya lega, hasilnya bawa banyak barang lebih aman. Wajar jika kaum komuter banyak memilih skutik ini untuk memenuhi kebutuhan utilitas tinggi.

Tapi ingat, dipakai harian, Spacy yang mengusung mesin 108 cc ini harus diservis setiap 4.000 km. ”Menurut buku manual, servis dan ganti oli tiap kelipatan 4.000 km, tapi untuk penggantian olinya kami sarankan tiap kelipatan 2.000 km. Jalanan yang macet dapat membuat kualitas oli menurun, untuk itu ganti oli lebih cepat,” wanti Emin Darwis kepala mekanik AHASS 1766 Total Motor.

Selanjutnya cek kondisi busi, gap busi akan diatur kembali jika kerenggangan sudah melewati batas toleransi yaitu 0,8 mm. Jangan lupa juga untuk rutin mengganti busi tiap kelipatan 8.000 km agar pembakaran tetap optimal. Lalu membuka cover cylinder head untuk mengecek dan mengatur kembali kerenggangan klep, “Untuk Spacy kerenggangan klep diatur rata pada jarak 0,15 mm baik in dan ex nya,” ucap Emin panggilan akrabnya.

Filter udaranya tipe kertas berlumur oli sehingga sama sekali tidak boleh dibersihkan menggunakan bensin, apalagi disemprot dengan angin bertekanan dari kompresor. “Tiap servis berkala filter dibuka dan dilihat kelayakannya, meskipun umur pakainya bisa sampai 16.000 km tapi bisa lebih cepat juga sudah kotor. Kalau sampai telat mengganti efeknya mesin akan terasa loyo karena udara yang masuk tersumbat,” lanjut pria ramah dari bengkelnya di Duren Sawit, Jaktim.

Kemudian, Emin juga melakukan pembersihan throttle body dan ruang bakar menggunakan carbon cleaner. Caranya, saat posisi mesin menyala semprot carbon cleaner ke dalam throttle body sembari membuka gas. “Setelah itu asap knalpot akan menjadi hitam yang menandakan kerak karbon rontok dan keluar melalui lubang kenalpot,” tuturnya.

Sedang membersihkan CVT ada baiknya dilakukan tiap kelipatan 10.000 km. Prinsipnya mengusir tumpukan debu dan kotoran yang lain. Setelahnya beri gemuk atau grease pada bagian-bagian yang bergerak. Jika tidak ada masalah pada sistem injeksi yang bisa dilihat dari kedipan malfunction indicator lamp (MIL), “tahap akhir adalah mengatur langsam pada 1.500 rpm,” tutup pria asli Bogor ini. Siap jalan-jalan lagi deh! •(otomotifnet.com)

Daftar Harga
Jasa servis ringan : Rp 45.000
Jasa servis lengkap : Rp 6.000
Jasa servis CVT : Rp 30.000
Oli mesin MPX2 + pasang : Rp 44.000
Oli mesin SPX2 + pasang : Rp 50.000
Busi + pasang : Rp 25.000
Kampas depan + pasang : Rp 70.000
Kampas belakang + pasang : Rp 80.000

Daftar Pengecekan
Periksa saluran bahan bakar
Periksa cara kerja gas tangan
Bersihkan pernapasan bak mesin
Bersihkan saringan kasa oli mesin
Periksa putaran stasioner mesin
Periksa minyak rem
Periksa keausan kampas rem
Periksa sistem rem
Periksa switch lampu
Periksa arah sinar lampu lampu depan
Periksa standar samping
Periksa suspensi
Periksa mur, baut, pengencang
Periksa roda/ban
Periksa bearing kepala kemudi

AHASS 1766 Total Motor : 021-8622363

EDITOR

Dimas Pradopo

Top