Selasa,4 Okt 2016 13:10 WIB

Penulis: otomotifnet

Panduan Servis Suzuki Address Tahun Kedua, Rajin Bersihkan Area CVT

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Panduan Servis Suzuki Address Tahun Kedua

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Kampas rem cepat habis, jangan sampai pelatnya menggerus disc brake

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Servis CVT, bersihkan secara menyeluruh sampai ke semua bagian

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Disarankan ganti oli mesin tiap kelipatan 2.500 km kalau ingin mesin tetap prima

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Roller tergerus karena jalurnya terhambat tumpukan debu kotoran, ini tidak akan terjadi kalau rajin servis CVT

Jakarta - Suzuki Address skutik rakitan Indonesia yang diekspor sampai ke Eropa ini punya desain gambot dan elegan. Meski gambot tapi tetap lincah, apalagi didukung mesin yang cukup responsif. Sudah injeksi dan memiliki ruang bakar 110 cc.

Suzuki Address sendiri mulai dikenalkan pada akhir 2014 yang berarti umurnya akan menginjak 2 tahun pada 2016 ini. Untuk itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar performanya tetap optimal.

“Perhatikan kondisi aki, umurnya kadang hanya 1,5 tahun saja tidak sampai 2 tahun. Karena kalau sampai aki drop motor tidak akan bisa nyala,” ucap Indrawan Subekti kepala mekanik Suzuki Sejahtera Motor Gemilang di bilangan Sunter, Jakut. Pastikan tegangannya masih dalam batas normal 12-13 Volt.

Jangan lupa tetap melakukan servis berkala dengan rajin melakukan penggantian oli mesin, “Di buku manual tercantum penggantian oli tiap 4.000 km, namun jika melihat kondisi Jakarta yang macet dan panas disarankan penggantian oli di kelipatan 2.500 km. Itu kalau mau mesinnya tetap prima,” lanjut pria ramah ini.

Part yang sudah aus di atas 10.000 km atau di tahun kedua adalah kampas rem dan komponen CVT meski v-belt sendiri tertulis 20.000 km pada manual book. “Kampas rem sudah pasti ganti, terutama yang depan, kalau yang belakang cenderung awet.

V-belt ganti di 15.000 km, bahkan ada yang baru berumur 10.000 km kampas koplingnya sudah habis dan kondisi v-belt retak–retak atau getas,” tuturnya. “Kemungkinan besar karena pemakaian. Selalu membawa beban berat atau boncengan.

Selebihnya seperti roller akan awet jika rajin membersihkan area CVT, karena salah satu penyebab roller tergerus dan peang adalah tumpukan debu kotoran yang berada pada jalur roller,” sahut Rafi salah satu mekanik di sana.

Selain setel klep dengan celah in 0,04 – 0,08 mm dan ex 0,12 – 0,16 sudah saatnya juga untuk melakukan servis besar. “Setel klep sebenarnya tidak perlu tiap kali servisJadi setel klep ketika mesin terdengar kasar saja,” jelasnya.

Lalu di 15.000 km disarankan untuk melakukan servis besar dengan mengganti paking blok silinder, kemudian membersihkan piston dan ruang bakar, lalu cek rantai keteng dan bantalannya. Gak perlu sekir klep kalau tidak ada kebocoran,” tutup Indrawan. Pastikan Address mu tetap sehat ya! • (Fariz / otomotifnet.com)

Daftar Harga:

Servis ringan: Rp 42.000
Servis besar: Rp 131.000
Sevis CVT: Rp 42.000
Oli mesin: Rp 36.500
Paking kop head: Rp 23.600
Busi: Rp 15.600
Paking silinder head: Rp 7.200
Rantai keteng: Rp 59.300
Tensioner rantai keteng: Rp 29.200
Bantalan rantai keteng: Rp 6.500
Filter udara: Rp 92.000
Filter oli: Rp 8.600
V-belt: Rp 112.500
Kampas ganda: Rp 250.000
Paking CVT: Rp 17.100
Kampas rem depan: Rp 55.000
Kampas rem belakang: Rp 50.000

Tabel Pengecekan:

Yang di cek saat servis:
Periksa saluran bahan bakar
Periksa cara kerja gas tangan
Bersihkan pernapasan bak mesin
Bersihkan saringan kasa oli mesin
Periksa putaran stasioner mesin
Periksa minyak rem
Periksa keausan kampas rem
Periksa sistem rem
Periksa switch lampu
Periksa arah sinar lampu lampu depan
Periksa standar samping
Periksa suspensi
Periksa mur, baut, pengencang
Periksa roda/ban
Periksa bearing kepala kemudi

Suzuki Sejahtera Motor Gemilang : 021 – 6520220

EDITOR

Dimas Pradopo

Top