Sabtu,22 Okt 2016 07:33 WIB

Penulis: otomotifnet

Panduan Servis Tahun Pertama Vespa Sprint & Primavera i-get, Siapkan Rp 819.000

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Panduan Servis Tahun Pertama Vespa Sprint & Primavera i-get

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Penggantian filter oli mesin dilakukan 2 kali selama 1 tahun

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Oli berlabel Agip ini butuh 2 botol untuk memenuhi volume yang dibutuhkan

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Penggantian v-belt dan bersih–bersih bagian CVT lakukan pada 10.000 km

  • Foto: Salim/otomotifnet

    Busi punya umur cukup lama, pada buku servis busi baru diganti pada 20.000 km

Jakarta - Pertengahan tahun ini PT Piaggio Indonesia (PID) baru saja mengenalkan Italian Green Experience Technology atau i-get yang disematkan pada mesin Vespa Sprint, Primavera, Piaggio Liberty 150 ABS S dan Piaggio Medley 150 ABS S.

Teknologi i-get diklaim membuat mesin jadi lebih hemat bahan bakar, ramah lingkungan tapi tetap memiliki performa yang baik. Oiya, transmisinya juga lebih halus lho!

Ruang bakarnya berubah, injeksinya juga dibenahi dengan sistem close loop yang kini menggunakan O2 sensor dari Bosch dan ada tambahan barometric sensor. Lalu bagaimana dengan perawatannya? Mari kita bahas untuk tahun pertama dulu ya.

Setahun pertama, dalam buku servis dipaparkan kewajiban tiga kali mondar–mandir untuk melakukan servis berkala, jangan lupa tidak ada kupon free jasa atau oli yang diberikan. Jadi semuanya harus bayar ya hehe..

Yang pertama dilakukan pada 1.000 km atau 1 bulan yaitu untuk ganti oli dan pengecekan filter oli mesin untuk melihat apakah ada sisa gram ketika perakitan mesin di pabrik.

“Volume oli yang dibutuhkan 1,3 liter, jadi harus membeli 2 botol untuk mencapai volumenya. Selanjutnya pengecekan kelonggaran klep dengan celah in 0,08 mm dan 0,10 untuk ex,” ucap Purwono, Kepala Mekanik di Premier Vespa, Kebayoran Lama, Jaksel.

Servis selanjutnya lakukan di  5.000 km atau 5 bulan tergantung mana yang lebih dulu dicapai, pada kilometer ini tidak ada part yang perlu diganti termasuk oli. Hanya ada tambahan melumasi standar tengah, periksa sistem kelistrikan dan aki, periksa volume minyak rem dan oli mesin, periksa ketebalan bantalan rem dan tekanan juga keausan ban.

Servis ketiga dilakukan pada kilometer 10.000 atau 10 bulan, bagian CVT sudah waktunya dibongkar untuk dilakukan pemeriksaan dan penggantian v-belt. Wah, v-belt sudah harus diganti ya!

“Filter udara pada tipe mesin i-get ini sudah viskos elemen oil jadi bisa menyerap lebih sempurna dan tidak bisa dibersihkan. Umur pakainya 12.000 -15.000 km tergantung kondisi yang dilewati, untuk varian yang lama umurnya hanya 8.000 – 10.000 km saja,” tutup pria kelahiran Banyumas, Jateng.

Jadi totalnya, setahun cuma butuh Rp 819.000 ribu sudah termasuk ganti v-belt. Murah kan! • (Fariz / otomotifnet.com)

Daftar Harga:

Servis pertama:
Jasa servis ringan: Rp 72.000
Filter oli mesin: Rp 46.750
Oli mesin: Rp 79.500/botol x 2
Total: Rp 277. 750

Servis kedua:
Jasa servis ringan: Rp 72.000
Total: Rp 72.000

Servis ketiga:
V-belt: V-belt: Rp 283.000
Filter oli mesin: Rp 46.750
Jasa bongkar CVT: Rp 60.000
Oli mesin: Rp 79.500 / botol
Total: Rp 469.250

Tabel Pemeriksaan:

Periksa kondisi busi
Periksa bantalan rem
Periksa kabel gas dan rem
Periksa tekanan dan keausan ban
Periksa kerja suspensi
Periksa volume minyak rem
Periksa sistem listrik dan aki
Periksa immobilizer & kunci kontak
Periksa tuas rem
Lumasi standar tengah
Lumasi transmisi
Atur jarak bebas gas tangan
Atur kelonggaran katup
Atur arah sorot lampu utama
Bersihkan dudukan roller
Diagnosis dengan alat (PADS)
Uji jalan kendaraan

EDITOR

Dimas Pradopo

Top