Senin,21 Nov 2016 12:02 WIB

Penulis: otomotifnet

Panduan Servis Vespa Primavera, Perhatian Lebih Pada CVT

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Bersihkan semua bagian pada CVT, ongkos bongkarnya cuma Rp 60 ribu saja

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Filter udara wajib ganti tiap 10.000 km, tapi bisa lebih cepat

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Oli Agip direkomendasikan pabrikan untuk skutik ini

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Setiap servis perhatikan kondisi busi, bersihkan dan periksa gap-nya

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Filter udara wajib ganti tiap 10.000 km, tapi bisa lebih cepat

Jakarta - Sudah bukan hal baru kalau Vespa punya masalah ‘gredek’ ketika akselerasi awal. Penyebabnya ada pada Continously Variable Transmission (CVT) sebagai penerus daya dari mesin ke roda belakang. Kasus ini juga terjadi pada Vespa Primavera, tentu saja akan mengganggu kenyamanan berkendara.

”Untuk menghilangkan gejala getar harus melakukan servis CVT lebih sering, bagusnya berbarengan saat servis berkala tiap kelipatan 3.000 sampai 5.000 km tergantung pemakaian,” buka Purwono kepala mekanik di bengkel resmi, Vespa Premier, Kebayoran.

Seluruh bagian CVT akan dibersihkan dari debu sisa kampas kopling, juga debu dari udara luar yang terhisap. Debu ini yang biasanya akan membuat ‘gredek’ karena menumpuk di mangkok kampas kopling.

“Untuk mengurangi gejala ini beberapa sudah mencoba mengganti dengan menggunakan kampas kopling Piaggio MP3, tapi yang dipakai hanya sepatu koplingnya saja lalu platnya tetap pakai Primavera. Getarnya masih terasa sedikit tapi akan jauh lebih enak daripada standarnya,” ungkap Pur sapaannya.

Kampas MP3 ini buatan Italy sedangkan Primavera dari Vietnam. Harganya memang cukup lumayan yaitu Rp 880.000 dan Primavera hanya Rp 574.200, belum termasuk biaya proses modifikasi menggabungkan sepatu kopling MP3 ke plat kopling Primavera.  

“Selain kampas kopling, juga bisa disebabkan karena karet dumper kopling yang sudah peang, tapi kita jual 1 set dengan kopling tidak terpisah,” analisanya.

Di area CVT yang harus cepat ganti adalah v-belt, sudah pasti di kelipatan 10.000 km. “Gejalanya bukan ‘gredek’, tapi motor akan selip dan menggerung karena selip,” jelas pria ramah ini. Efek lainnya tentu saja membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros karena putaran mesin sudah teriak tapi belum motor jalan.

Untuk treatment servis lainnya sama seperti biasa. Penggantian oli mesinnya dilakukan tiap kelipatan 5.000 km, “Volume oli yang dibutuhkan 1,3 liter, jadi harus membeli 2 botol untuk mencapai volumenya. Oli yang direkomendasikan adalah oli Agip.

Penggatian filter oli mesinnya tiap kelipatan 10.000 km berbarengan juga dengan filter udara. “Tapi filter udara penggantian bisa lebih cepat kalau sering melewati cuaca yang berdebu atau lembab,” ujar Pur bengkelnya ada di bilangan Jl. Kebayoran Lama, Jaksel ini. (Fariz / otomotifnet.com)

PREMIER VESPA Kebayoran 021-5306601

Data Tabel harga:
Jasa servis ringan: Rp 72.000
Jasa servis CVT: Rp 60.000
V-belt: Rp 385.000
Filter udara: Rp 48.620
Filter oli: Rp 46.750
Oli mesin: @ Rp 79.500
Kampas kopling standar: Rp 574.200
Kampas kopling MP3: Rp 880.000

Data Tabel pemeriksaan:
Periksa kondisi busi
Periksa bantalan rem
Periksa kabel gas dan rem
Periksa tekanan dan keausan ban
Periksa kerja suspensi
Periksa volume minyak rem
Periksa sistem listrik dan aki
Periksa immobilizer & kunci kontak
Periksa tuas rem
Lumasi standar tengah
Lumasi transmisi
Atur jarak bebas gas tangan
Atur kelonggaran katup
Atur arah sorot lampu utama
Bersihkan dudukan roller
Diagnosis dengan alat PADS
Uji jalan kendaraan

 

EDITOR

Dimas Pradopo

Top