Selasa,8 Des 2015 08:00 WIB

Penulis: parwata

Panduan Servis Yamaha NMAX Tak Perlu repot Mengingat

  • Foto: fariz/otomotifnet

    Yang ini adalah v-belt trip yang akan menyala tiap kelipatan 25.000 km

  • Foto: fariz/otomotifnet

    Oil trip menunjukan jadwal penggantian oli yang akan berkedip setiap 4.000 km. Juga jadi panduan servis berkala

  • Foto: fariz/otomotifnet

    Bila kotor langsung ganti, filter udara tidak perlu dibersihkan

  • Foto: fariz/otomotifnet

    Ganti baru busi setiap 8.000 km, agar kabut bahan bakar dapat terbakar sempurna

  • Foto: fariz/otomotifnet

    Oli transmisi lebih jarang diganti. Tiap 12.000 km jangan sampai lupa ya!

Jakarta - Enggak perlu mengingat waktu servis skutik bongsor Yamaha NMAX. Pasalnya, khusus penggantian oli yang dibarengi dengan perawatan berkala sudah diingatkan lewat indikator di spidometer. Begitu juga dengan waktu penggantian v-belt CVT, bisa andalkan kedipan lampu peringatan. Saat awal keluar dealer, lampu akan langsung menyala di 1.000 km, artinya harus ganti oli pertama.

“Setelah penggantian oli pertama, nantinya indikator ini akan direset agar kembali menyala tiap 4.000 km sesuai jadwal servis NMAX,” buka Bachtiar Iyank kepala mekanik bengkel resmi Yamaha Prima Motor. Sedang untuk v-belt CVT, Ia menjelaskan jika lampu akan menyala tiap 25.000 km, yang berarti penggantian sabuk ini harus dilakukan tiap kelipatan tersebut.

Khusus untuk oli, direkomendasikan menggunakan Yamalube Super Matic yang dikemas 1 liter dalam tiap botol sesuai dengan kapasitas oli mesin NMAX. Oli ini juga sudah full-synthetic dan memiliki spek viskositas 10W-40/SL serta mengandung bahan Molybdenum. “Disarankan juga untuk melakukan penggantian oli transmisi setiap kelipatan 12.000 km,” beber pria yang bengkelnya ada di Jl Raya Pondok Gede, Pinang Ranti, Jaktim ini.

“Selain ganti oli jangan lupa cek kondisi busi. NMAX pakai NGK berkode CPR8EA-9, pastikan kerenggangannya terjaga di 0,8-0,9 mm. Jangan lupa untuk menggantinya secara berkala setiap kelipatan 8.000 km,” lanjut pria berperawakan sedang ini.

Untuk filter udara dengan element berlapis oli tak perlu dibersihkan apalagi sampai disemprot angin kompresor, kandungan oli pada filter yang berfungsi menyerap kotoran justru akan hilang. Jadi disarankan untuk langsung mengganti filter yang kotor tiap kelipatan 12.000 km.

Untuk sistem injeksi, selama tidak ada kerusakan yang ditandai dengan menyalanya lampu engine check atau malfuction indicator lamp (MIL) artinya tidak perlu diberi perhatian khusus. Begitu juga dengan kerenggangan klepnya, meski telah mengusung teknologi Variable Valve Actuator (VVA), prosesnya tak ubahnya setel klep motor Yamaha yang lain. Bachtiar menyarankan pengecekan celah klep dilakukan tiap 8.000 km. Sip! • (otomotifnet.com)

List Pemeriksaan Berkala
Suspensi depan & belakang
Cek fungsi kelistrikan & lampu
Periksa rem depan & belakang
Setel handle gas
Periksa roda
Periksa kelayakan ban
Periksa baut pengikat
Periksa busi & kompresi
Cek gerak bebas kemudi
Periksa tegangan & charge battery
Periksa & ganti oli mesin
Periksa tekanan ban
Periksa aliran oli & stel klep
Periksa & stel putaran mesin
Bersihkan saringan CVT
Periksa oli gearbox
Periksa system injeksi & cetak hasilnya
Periksa indicator warning light.

Daftar Harga
Kampas rem depan Rp 75.000
Kampas rem belakang Rp 55.000
Filter udara Rp 49.000
V-belt Rp 116.000
Oli gardan Rp 10.500
Oli Super Matic 1 L Rp 57.000
Busi Rp 13.500

Yamaha Prima Motor: (021) 80884123

 

Penulis : Fariz
Foto : Fariz

EDITOR

Otomotifnet

Top