Minggu,2 Agust 2015 12:30 WIB

Penulis: pewete pewete

Pengecekan Slang Rem, Cek Berkala Antisipasi Musibah

Foto: OTO-TEGUH

Pengecekan Slang Rem, Cek Berkala Antisipasi Musibah

Jakarta - Fungsi slang rem sangat vital, jika bocor atau rusak, minyak di dalamnya bisa gagal mendorong kampas rem yang berujung rem tidak pakem! Nahasnya, peranti ini jarang dirawat oleh sang pemilik, pasalnya memang jarang bermasalah.“Usia pakai slang rem enggak ada patokannya, baik waktu maupun jarak tempuh bukan jadi patokan slang rem harus diganti.

Biasanya diganti kalau sudah bermasalah seperti adanya rembesan minyak rem,” ujar Syafrudin, kepala bengkel Honda Clara II. Meski demikian, Ia menganjurkan agar sesekali dilakukan pengecekan. Apakah ada kebocoran minyak rem atau tidak, sehingga terhindar dari musibah atau hal-hal yang tidak diinginkan.

Adanya rembesan minyak rem indikasi slang rem bocor dan harus ganti baru
Hal senada juga diamini Yuli Santoso, kepala bengkel Suzuki Dewi Sartika. “Selain karena rembes, biasanya diganti kalau sudah retak-retak. Bila hal ini tidak segera diganti, dikhawatirkan lama-kelamaan slang rem bocor akibat tekanan minyak rem secara kontinyu saat proses pengereman,” papar pria yang ngepos di Jl. Dewi Sartika, Jaktim.

Yuli bilang ongkos tebus slang rem bervariasi, mulai dari Rp 150-200 ribu, tergantung jenis tunggangan. “Oh ya, agar pengereman tetap optimal, maksimal 2 tahun sekali minyak rem dikuras dan diganti baru. Karena dipastikan di dalamnya sudah terdapat uap air yang bikin pengereman kurang maksimal,” anjurnya.

Selain itu, kondisi alam dengan cuaca panas dan sering melintas di kemacetan, juga memicu slang rem lebih cepat retak maupun rusak. “Beda dengan kondisi di pedesaan yang iklimnya lebih bersahabat dan kinerja rem tidak terlalu berat karena enggak ada kemacetan,” imbuh Syafrudin.• (otomotifnet.com)


Slang rem retak-retak jangan dipaksakan terus, bisa berakibat fatal


Kuras dan ganti minyak rem, maksimal 2 tahun sekali


Slang rem baru baru dibanderol mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 200 r

EDITOR

Otomotifnet

Top