Kamis,28 Jan 2016 21:45 WIB

Penulis: parwata

Problem Laher Girboks Yamaha NMAX Aman, Dicover Garansi!

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Ketika oli girboks ditap, warnanya keruh dan penuh dengan serbuk logam

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Laher as kopling inilah tersangkanya, maka harus bongkar CVT

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Nah itu dia lahernya yang berbunyi, posisinya ada di dalam ruang girboks

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Sekilas laher berkode 6204 ini baik-baik saja, namun ternyata mengalami keausan

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Nah ini dia gantinya yang baru, agar suara aneh bisa hilang

Jakarta - Yan Arbi asal Kalideres Jakarta Barat heran dengan Yamaha NMAX miliknya yang baru dipakai 500 km, lantaran muncul suara aneh dari area belakang. “Suaranya krek-krek seperti laher rusak,” ujarnya.  Lantaran masih garansi, maka dibawalah motornya ke bengkel resmi. Ternyata problem ini enggak hanya milik Obik, sapaannya, namun ada juga NMAX lain yang mengalami problem serupa.

“Memang ada yang noise, tapi tertentu saja,” terang M. Abidin, GM Aftersales & Motorsport Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. Artinya hanya kasuistis, enggak semua mengalami.

Abidin, begitu beliau biasa disapa menambahkan noise laher ini masih belum diketahui penyebab pastinya. Sedang dari kondisi motor Obix terlihat jika oli girboks jadi keruh dan penuh dengan serbuk logam.

Sumber lain yang enggan terkenal mengungkapkan kemungkinan kesalahan berasal dari vendor laher. “Yang rusak laher as kopling yang ada di dalam girboks,” terang Boim, salah satu mekanik bengkel resmi Yamaha di Kebon Jeruk, Jakbar. 

Bearing atau laher ini punya kode part 93306- 204XR yang jika beli sendiri harganya Rp 28 ribu. Untuk mengganti laher ini, maka girboks harus dibongkar dengan sebelumnya melepas roda. Namun jika mengalami nasib serupa enggak perlu khawatir, karena masih dalam perlindungan garansi.

“Tinggal klaim saja, kan ada garansi mesin 3 tahun, dan semua gratis,” terang Abidin. Jadi jika ada suara aneh, maka bawa Yamaha NMAX ke bengkel resmi untuk dilakukan penanganan. Enggak usah khawatir! • (otomotifnet.com)

Penulis/Foto: Aant/Aant,Sigit

EDITOR

Dimas Pradopo

Top