Sabtu,25 Juni 2016 07:08 WIB

Penulis: otomotifnet

Servis Besar Kawasaki Ninja 250R, Siapkan Kocek 700 Ribuan

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Agar tetap prima disarankan melakukan servis besar pada kisaran 60.000 km atau 5 tahun

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Kalau piston sampai baret seperti ini bisa bikin dompet pusing, biaya yang dikeluarkan pasti membengkak

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Ganti keteng berikut tensioner dan bantalannya, lebih baik sekaligus biar enggak cepat berisik lagi

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Ini dia paking kaca mata, mirip yah?

  • Foto: Fariz/otomotifnet

    Butuh 2 botol KGO Ultimate untuk memenuhi pelumasan mesin

Yang sering terjadi pada usia 3 tahun lebih, ternyata keteng kendur dan menimbulkan suara ngecrek, berisik!

Jakarta - Kawasaki Ninja 250R karbu populasinya banyak lho! Masih mudah ditemui sedang ‘ngeblar’ di jalanan dengan suara khas mesin dua silindernya. Tapi jangan cuma gaya-gayaan, pastikan mesinnya masih oke. Pasalnya, motor ini pertama rilis 2008 silam, wah sudah lama ya!

“Agar tetap prima disarankan melakukan servis besar pada kisaran 60.000 km atau 5 tahun,” buka Eddy Yulianto, kepala mekanik Kawasaki Super Sukses Motor (KSSM). Karena ini pemeriksaan paket lengkap, mesin harus turun.

Blok silinder yang sudah terlepas kemudian dicek keadaan liner, piston dan ring piston. Liner dan piston dipastikan tidak ada baret akibat gesekan karena pelumasan yang kurang baik. Sedangkan ring piston dicek gap-nya, “Gap ring piston top maksimal 0,6 mm, second 0,9 mm danoli 1,1 mm,” ucap Edoy sapaan akrabnya.

Pada bagian kepala silinder, ruang bakar sekalian dibersihkan. Ia juga mewanti untuk cek kebocoran pada klep.

“Sekiranya tidak ada kebocoran klep, gak perlu dibongkar dan sekir. Begitu juga dengan sil klep, tetap biarkan pakai yang lama. Kecuali ketika melakukan overhaul harus bongkar semua,” lanjut pria yang bengkelnya ada di bilangan Fatmawati, Jaksel ini.

Nah yang sering terjadi di usia 3 tahun lebih, ternyata keteng gampang kendur dan menimbulkan suara ngecrek, berisik.

“Biasanya minta ganti antara 20.000 sampai 30.000 km. Kalau sudah begini kita sarankan ganti satu paket yang berisi keteng, bantalan depan-belakang dan tensionernya. Kalo cuma ganti salah satu part tersebut dijamin sebentar saja berisik lagi,” wanti Edoy.

“Salah satu penyebab keteng kendor adalah aplikasi knalpot racing, tapi bukan knalpotnya yang menjadi masalah melainkan cara bawanya yang menjadi ugal-ugalan,” analisa Agung, salah satu mekanik KSSM.

Agung juga menjelaskan, meski umur pakai sudah cukup lama tapi beberapa Ninja 250 yang rajin servis berkala kondisinya akan tetap baik.

“Seperti karburatornya, selama rajin servis dan tidak banyak ubahan pasti awet. Tapi akan cepat bermasalah kalau sudah ganti jarum, jetting ulang apalagi sampai open filter,” paparnya.

Selesai pembersihan dan pengecekan, lanjut rakit kembali mesin dengan mengganti seluruh paking mulai dari paking kepala silinder, paking tengah, paking bawah, paking bak magnet, paking kopling, paking knalpot dan paking kacamata.

Jangan lupa beli juga 2 botol oli KGO Ultimate karena mesinnya butuh oli sebanyak 1,6 liter, kalau dibarengin penggantian filter oli menjadi 1,8 liter.

Keluar biayanya? Minimal jika tanpa penggantian komponen apapun, hanya biaya jasa, penggantian semua paking dan ganti oli siapkan dana Rp 726 ribuan. Enggak banyak lah, cek dulu ya! • (otomotifnet.com / Fariz)

Daftar Harga:
Servis besar: Rp 200.000
Bantalan keteng depan: Rp 76.000
Bantalan keteng belakang: Rp 190.000
Rantai keteng: Rp 417.000
Tensioner: Rp 540.000
Paking silinder head: Rp 147.000
Paking kacamata: @ Rp 36.000
Paking bak kopling: Rp 54.000
Paking bak magnet: Rp 49.000
Paking knalpot: @ Rp 22.000
Oli KGO Ultimate: @ Rp 80.000
Kawasaki Super Sukses Motor 021-7591242

EDITOR

Dimas Pradopo

Jumat,23 Sept 2016 10:30 WIB

Toyota Sienta - Test Drive Review

Senin,19 Sept 2016 15:15 WIB

All New Honda BeAT ESP 2016 - Test Ride

Jumat,9 Sept 2016 13:30 WIB

KUN Bali & Banyuwangi 2016

Top